Lorenzo Baldassarri Soal Marc Marquez Yang Finish P12 Di WDW 2026 Ducati 100th Anniversary Dari Grasak-Grusuk Sapu Jagad Bulega Di WDW 2024: Dia Semakin Tua Jadi Semakin Cerdas
Lorenzo Baldassarri podium 3 di Race of Champions WDW 2026 Ducati 100th Anniversary mengatakan betapa si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez berubah sejak WDW 2024 di mana dia sapu jagad Bulega di lap terakhir yang mengundang kemarahan Ducatisti karena "terlalu serius". Sekarang dia puas finish di P12 yang mana bahkan mantan rider MotoGP asal Malaysia Hafizh Syahrin finish di depan dia. Team mate dia di Ducati pabrikan bahkan finish jauh lebih di depan di P5 (sama-sama dari belakang) juga para VR46. WDW Race of Champions kali ini kehilangan beberapa rider bintang. Iker Lecuona absen karena menemani istrinya melahirkan, yang untungnya Pecco bisa hadir sirkuit Mugello masih di negara Italia. Duo Gresini absen karena Fermin Aldeguer patah tulang belakang dan Alex Marquez masih dalam pemulihan. Jadinya balapan ini seolah yang penting ikut aja. WDW 2024 Pecco meraih podium. Sekarang dia bahkan terkesan ogah buru-buru dan saking g konsen (ninggalin anak soalnya) sempat potong chicane berujung penalti. Untungnya dia start lumayan bagusdan berhasil naik posisi finish ke P5. Para Ducatisti menikmati WDW terakhir mereka bersama Pecco dan meneriakkan nama Pecco di Lap of Honour.
"Pada titik ini dalam kariernya, saya pikir Marquez telah melangkah maju. Sebelumnya, dia ingin memenangkan segalanya, untuk kompetitif di mana-mana. Itu adalah salah satu kekuatan utamanya, tetapi setelah bertahun-tahun, saya pikir sekarang dia ingin mengambil lebih sedikit risiko. Dia lebih banyak menggunakan akal sehatnya, juga karena usianya semakin bertambah. Dia berjuang untuk gelar juara dunia MotoGP ke-10, dan untuk melakukan itu, pendekatan ini penting. Jika Anda selalu menyerang habis-habisan, Anda memang lebih cepat, tetapi pada akhirnya, Anda telah mengambil lebih banyak risiko" kata Baldassarri menilai karena banyak yang merasa si culas itu bukannya cerdas tapi males aja ngegeber motor.
Harus diakui Race of Champions 2024 lebih seru karena banyak battle dan saking seriusnya battle si culas Marc sapu jagad Bulega di lap terakhir demi podium 3 dengan Iannone jadi bintang battle. Tahun ini gw sempat nonton dan sorry to say emang kurang battle. Bulega menang setelah start dari POle dengan gap lebih dari 1 detik di depan Alberto Surra yang finish hampir detik di depan Baldassarri. Para Ducatisti pada akhirnya harus melepas para rider Italia lagi kebanggaan mereka di WDW tahun ini. Pecco, Digia, Morbidelli akan meninggalkan Ducati. Gosip berhembus spoi-spoi posisi Bulega akan diisi oleh Miguel Oliveira alih-alih Morbidelli. Jika gosip ini benar, satu lagi kebohongan Ducati pada VR46 demi memberi seat pada Bulega.


Jika Morbi batal ke Aruba wsbk, apakah Uccio akan menyesali keputusannya tetap di Ducati yaa? Emang dpat motor pabrikan dan dukungan penuh, tapi jika tdk bisa menjadi diri/tim sendiri yg sesuai kemauan (disetir org lain), apakah itu membahagiakan? 🤔
BalasHapus