Rangkuman #MotoGP #ThaiGP Sebelum Gw Recording Podcast Part 1: Dominasi Aprilia Dibalik Dari Masalah Ban Hingga Masalah Dilarang Ngomong



Keknya gw bisa langsung recordng podcast #ThaiGP part 1 nanti sore atau malam karena Yamaha aking bapuknya sampai melarang seluruh ridernya ngomong di debrief media demi mencegah rider jujur soal apa yang terjadi pada proyek M1 V4 pabrikan itu dan dilihat dari hasil balapan tentu saja kata-kata yang akan keluar bukanlah kata-katau bagus unruk M1 V4. Adanya Papi Peri Pavesio yang nongol di debrief media dan pada akhirnya journo terpaksa ganti pertanyaan. Jadi Pavesio pada dasarnya mengakui proyyek ini baru merangkak dan merangkaknya adalah merangkak gunung tinggi. Presiden Yamaha Jepang nongol di Buriram dan Pavesio membantah bahwa pabrikan Jepang (bagian produksi) memutuskan hubungan dengan Yamaha Eropa (bagian pengembangan MotoGP) sebaliknya bilang bahwa CEO Yamaha Motor datang untuk memberi dukungan pada proyek ini. Dia juga mengakui motor V4 yang datang berbeda spesifikasi dengan saat test yang kata Meregalli di #BuriramTest kemarin telat datang makanya para Yamaha cuma pakai 1 motor di hari terakhir. Yang sayangnya karena bekum ditest dan langsung dipakai di akhir pekan balapan, hasilnya yah begitulah. Ketika test para rider concern sama part, sekarang malah balik lagi concern sama mesin karena paket yang ada malah amburadul dengan mesin baru. Dia juga keukeuh proyek V4 ini harus tetap berjalan karena diperlukanuntuk dasar bagi pengembangan M1 V4 850cc.

Di sisi lain Honda senang sama mesinnya tapi sebel sama bannya. Marini dan Zarco terpaksa harus main kalem karena harus menjaga ban karena Mir membuktikan #BanGhoib nongol dengan tetiba bocor parah. Jadi bandia itu kehilangan tekanan secara tiba-tiba aka ban bocor yang saking tiba-tibanya motor dia g memberi tanda ban bocor tapi langsung berhenti berfungsi karena peringatan bahaya jadi terpaksa kembali ke paddock dan retired. 

Ducati...?? Juga bermasalah dengan ban, kecuali Morbidelli yang motornya adalah GPFranco (GP 2025, sasis 2024, aero 2025) yang memang keteteran untuk kualifikasi dan Sprint tetapi bisa merayap naik di balapan panjang. Pecco harus menjaga ban sepanjang balapan itu pun 8 lap tersisa sudah habis jadi sudah g bisa melawan ketika Morbi menyalipnya di tikungan terakhir. Dia dengan jujur mengakui Ducati bukan lagi motor tercepat di track karena Buriram adalah track yang sangat mendukung Ducati selama ini. Gw rasa pilihan Ducati mendepak dia ke Aprilia pada akhirnya adalah "perlindungan" langit untuk dia. DiGia bilang klo g harus hemat ban dia mungkin bisa bersaing untuk podium (bluffing seperti biasa). Si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez yaaah ban meleduk. Dia bilang ban belakang sering tergelincir di tikugan 4 jadi dia selalu memaksa motornya naik ke kerb baik selama test pra musim Buriram maupun akhir pekan #ThaiGP. Sudah ratusan kali dia memakai cara itu di T4 dan pas balapan malah velg dia rusak berujung ban meleduk. Dia bilang untungnya pas lagi lambat karena klo g ya bakal celaka. Dia juga bilang lebih daripada ban, dia lebih concern pada kondisi tubuhnya karena dia masih belum tau limit 100% tubuhnya. Dia berharap masalah Ducati hanya track per track bukan masalah pada motor meski selama ini Buriram selalu akur sama Ducati kecuali tahun ini.

KTM. Selain Acosta yang nampak bersenang-senang dengan motornya, adalah Binder yang mengaku harus menghemat ban sepanjang balapan makanya baru bisa menyerang balik Pecco di beberapa lap terakhir. Para Tech3...? Jangan tanya, ngedumel panjang pendek karena merasa motor mereka "berbeda" dengan para pabrikan. Ada kemungkinan para Tech3 mendapat paket hasil pengembangan Vinales sedangkan para pabrikan memakai paket hasil pengembangan Acosta karena keduanya memang dikabarkan ribut soal arah pengembangan di test pra-musim. Enea mengaku RC16 dia g bisa tembus Gigi 5 karena harus langsung tutup gas.

Aprilia...?? Gw harus akui Sterlacchini membuat motor yang lebih baik dari Papi Peri Gigi tahun ini. Corner Speed RS-GP26 jelas terlihat saat duel Marc, Acosta, Martin. Keunggulan yang sulit didapatkan oleh mesin V4 tetapi ada di Aprilia. Aero baru ala F1 yang seolah "disembunyikan" selama test pramusim dan baru dipakai selama akhir pekan balapan jelas sangat membantu. Tetapi tanpa aero baru itu pun Ai Ogura juga melesat meski pakai aero ekor pra musim. Rivola sumringah, para rider sumringah. Keputusan pra kontrak Martin dengan Yamaha demi kuaci mungkin akan disesalinya kalau Aprilia sudah menutup pintu malah menyambut #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia. Dan dengan kondisi pengembangan kacau Ducati yang sudah disembunyikan sejak tahun lalu (tahun ini mesinnya sama), Papi Tardozzi mengakui sesuatu terjadi dan Ducati tidak bisa lagi menunda, menyepelekan atau menyembunyikan masalah.

Sooo... Ntar malam gw rencana recording podcast part 1, semoga media yang satu itu dapat bocoran nyuri wawancara Snack Taro. Di sisi lain meski jeda race agak panjang sebelum Brazil nampaknya para rider akan memperpanjang libur di Thailand atau ke Indo atau langsung ke Brazil karena rute mereka balik ke Eropa kebanyakan lewat Timur Tengah yang lagi perang.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Pecco di inteview bias banget mbak ngomong "kondisinya berbeda dengan saat test" ini entah antara kondisi track, ban atau to the point motornya berbeda lagi sama test ya? terus juga infonya itu si culas minta power ducati ditambahin dan dituruti ducati, ada hubungannya nggak ya sama kondisi pecco masih kesulitan buat adaptasi sama motornya?

    BalasHapus
  2. Soal neng vina jd pengembang tech3, mereka kayak kurang flashback Viñales tuh ga bs kembangin motor cuma jago pas tes doang. maaf kalau salah

    BalasHapus
  3. G kebayang jika performa ducati masa depan semakin berkurang dikarenakan oleh ego dan bunga yg harus di lunasi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...