Pol Espargaro, Dari Cedera Parah Hingga Jadi Test Rider Terbaik Di Track Bicara Soal Vinales: Bila Anda Cedera, Tidak Ada Akhir Yang Baik
Test rider KTM Pol Espergaro didapuk menggantikan Maverick Vinales yang kembali absen karena bahunya yang cedera panjang kembali bermasalah. Dia sendiri menggantikan Vinales mulai seri #BritishGP Silverstone entah sampai kapan tetapi dia menegaskan berharap Vinales segera pulih karena dia sendiri sudah cukup sibuk dengan persiapan motor KTM RC16 850cc yang untungnya dibantu oleh rider pensiun imut Dani Pedrosa. Dia sendiri punya perjalanan karir yang mirip dengan Vinales. Cedera sangat parah di test Portimao, tulang belakang patah di 5 tempat sampai satu ruas harus dikeluarkan saking remuk, tulang rahang patah parah dan dada remuk sampai bikin paru-paru memar. Butuh waktu lebih dari 6 bulan untuk dia secara luar biasa kembali ke track dan finish di balapan come back dia karena dia juga harus menahan sakit.
Pada akhirnya dengan kontrak masih tersisa 1 tahun lagi, dia disingkirkan oleh KTM menjadi test rider demi bisa memberi seat bagi rookie #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta yang perlu drama luar biasa sebelum Dorna mau memberinya seat di MotoGP karena waktu itu #JurdunOTWPensi Marc Marquez sebagai ikan niu MotoGP juga sedang di tubir jurang keretakan dengan Honda. KTM mendepak rider sebelum habis kontrak adalah hal lumrah saking seringnya mereka melepeh rider tetapi pada akhirnya Pol memaklumi kondisi Vinales karena itulah yang terjadi padanya. Dia menikmati pekerjaannya sebagai test rider dan faktanya tahun lalu dia adalah test rider terbaik di track karena selalu pulang dengan hasil mumpuni meski hanya sebagai test rider.
“Kembali balapan itu menyenangkan, karena saya suka balapan. Tapi setiap kali saya kembali, itu karena ada yang cedera dan itu bukan hal yang baik. Sesuatu mulai terjadi minggu lalu. Saya menerima beberapa panggilan telepon dari Pit (Beirer), Aki (Ajo) dan semua boss (buset segitu heboh) dan pada akhirnya kami mengerti bahwa Maverick belum siap untuk datang ke Silverstone dan mereka meminta saya untuk balapan. Kemarin saya sibuk melakukan uji coba di Mugello dengan motor 850 dan ban dari pemasok lain. Kemudian, pukul dua pagi, saya tiba di Inggris dan pagi ini saya datang ke sini. Semuanya agak menegangkan, tetapi penting untuk melakukan segala yang mungkin dan saya senang berada di sini" kata test rider yang juga merangkap host MotoGP di TV #KtpS itu.
“Saya sudah berbicara dengan Maverick. Saya pernah berada di posisinya dan saya kembali balapan meskipun tahu kondisi saya tidak 100%. Di masa lalu, saya pernah mengalami hal yang persis sama seperti yang terjadi padanya: Saya kembali balapan saat kondisi fisik saya masih sangat lemah dan saya mencoba untuk tampil maksimal meskipun saya tahu saya tidak mampu dan keadaan tidak berjalan dengan baik. Kami para pembalap selalu berusaha melakukan yang terbaik dan saya rasa Maverick juga berusaha. Saya baik-baik saja. Saya tidak bisa menggerakkan tangan saya sepenuhnya, tetapi saya menguji motor 850cc, yang jelas lebih lambat daripada 1000cc, dan saya merasa nyaman. Saya rasa itu (menggantikan Vinales) tidak akan menjadi masalah" katanya yang memang juga baru saja cedera tangan (skavoid klo g salah dan itu memang lama sembuh). Jadi dia sendiri mengakui belum 100% tetapi mengerti posisinya sama dengan Vinales tetapi progres penyembuhan bahu Vinales tidak sebaik cedera tangannya.
"Ini situasi yang rumit. Jika Anda tidak balapan, tidak ada yang melihat Anda dan Anda berisiko tidak mendapatkan seat (untuk tahun depan). Tetapi jika Anda kembali terlalu cepat kembali dan masih cedera, Anda mendapatkan hasil yang buruk dan mereka tidak akan menerima Anda karena itu. Tidak ada akhir yang bahagia. Ini tidak seperti dalam olahraga team seperti sepak bola, di mana rekan satu team Anda dapat menggantikan Anda jika Anda tidak bermain bagus dan memberi Anda lebih banyak waktu untuk pulih. Di sana, Anda tidak diawasi oleh semua orang seperti di sini, di mana jika Anda absen, citra Anda, yang berkembang dari hari ke hari, akan hilang. Karena alasan ini, saya akan mengerti jika Maverick tinggal di rumah, mengutamakan kesehatannya, dan saya mengerti mengapa dia kembali balapan. Namun, yang saya yakini adalah bahwa dia jauh lebih kuat daripada yang mampu dia tunjukkan dalam balapan terakhir. Dia telah banyak berjuang sejak cedera tahun lalu, dan penampilannya di lintasan jauh dari apa yang mampu dia lakukan" katanya mengakui bahwa perkerjaannya jadi makin menumpuk karena dia jugaunya target pengujian motor 850cc yang membuat dia harus bergerak cepat dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya agar waktu untuk menguji motor bisa tetap dilakukan ketika dia menjadi rider pengganti di balapan MotoGP yang jelas berbeda motor. berbeda mesin dan berbeda ban.
“Ini jelas merupakan situasi yang rumit bagi kami. Kami sepenuhnya fokus pada proyek 850. Pada dasarnya saya belum mengendarai motor 1000cc dengan ban Michelin sejak Februari. Saya melakukan uji coba di Sepang, dan kemudian kami pada dasarnya berhenti mengembangkan motor tersebut. Kami telah melakukan beberapa peningkatan kecil berkat kerja team selama akhir pekan balapan atau selama uji coba hari Senin, tetapi pekerjaan saya sekarang hampir sepenuhnya fokus pada proyek 850. Kami mencoba memahami apakah Maverick dapat kembali, kapan, dan dalam kondisi seperti apa. Ini akan membantu kami lebih memahami bagaimana mengatur kondisi kami untuk masa depan. Untuk saat ini, kami menunggu, dan saya hanya akan fokus pada Silverstone. Untuk balapan berikutnya, kita lihat saja nanti. Kami berharap Maverick dapat kembali sesegera mungkin" kata Pol yang jelas terlihat tidak mau lama-lama menggantikan Vinales karena dia punya prioritas pekerjaan. Di titik ini gw rasa paddock kembali memikirkan opsi rider pengganti tahun depan. Tetapi itu juga kembali jadi masalah biaya di mana seperti kata Guenther Steiner: Anda tidak mendapat untuk lebih banyak dari menghemat biaya karena keuntungan sebenarnyadihasilkan dari penjualan.
Jadi ibarat kata MotoGP ingin menerapkan prinsipnya adalah pelit pangkal kaya sedangkan di F1 menurut Steiner prinsipnya adalah menjual pangkal kaya. Well itu beda mainset memang terutama dari segi pengambilan resiko. Sama klo trader cari duit dari deviden dengan cari duit dari tik-tokan saham. Itu tingkat resiko beda tapi tingkat laba juga beda. Hahahahah... Kuaci...??

Mungkin papa nina bslum siap menerima kenyataan jika suatu saat nanti harus pensiun dari motogp
BalasHapusSebenarnya dia tau karir dia merosot klo mau dihitung dari hasil. Tetapi karena dia merasa dia berbakat (gw tuh bingung orang bilang dia berbakat itu dari mana cobak...??) dia merasa karirnya mesti lebih panjang karena banyak rider yang g berbakat menurut dia yang masih bertengger di MotoGP (nyindir Binder atau Luca apa yak) apalagi dia yang menurutnya berbakat.
Hapus