Gosip Berhembus Pasca Hari Jumat #MotoGP di #QatarGP: DiGia Menduga Motornya Di Sabotase Demi Melancarkan Marc Marquez Hingga Acosta Yang Aneh Dengan Ban





Jadi niatnya mau curi tidur setengah jam setelah sesi Moto3 karena gw capek pulang nyangkul. Lhaaa ketiduran. Wkwkwkwkwk. Jadiiii kemarin sesi Pra-Kualifikasi dipimpin oleh DiGia dengan cetakan rekor lap baru. Tetapi itu bukan tanpa kritik dan cela. Sejak balapan Sprint di #MalaysianGP Sepang kemarin DiGia sudah mempertanyakan kenapa motornya terasa lelet di track lurus seolah top speed mentok padahal sudah digeber. Dan itu tetap ada ketika dia ditanya selesai race Sepang. Hari Jumat kemarin dia kembali membahs itu meski sudah mencetak rekor lap. Karena dia sudah membahas masalah ini sejak Sepang dan ternyata masalahnya masih awet, dia mulai mempertanyakan komitmen tetam untuk mendukungnya. Karena dia adalah rider di bawah kontrak pabrikan, mulai ada dugaan motornya disabotase agar g merecoki si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez yang berniat kunci jurdun di Qatar. Seperti yang kalian tau (sudah gw bahas di podcast live colongan member premium) bahwa DiGia ingin melakukan segala cara agar bisa finish sebaik mungkin di klasemen kejuaraan, itu artinya dia g kan ragu battl sama Marc klo itu perlu.

Pecco sendiri sudah mengetahui ini sejak tahun lalu dia dituding setengah gila oleh Papi Tardozzi jadi dia lebih kepada mengendarai motor yang diberikan oleh team karena terkadang - seperti dibahas di kamera tersembunyi yang viral - team g mengizinkan dia melakukan sesuatu atau memakai sesuatu. Dan karena dia kamerin ngomongnya sama DiGia, maka wajar klo sekarang DiGia juga mulai curiga. Pablo Nieto dan Uccio Salucci yang sejak Sepang sudah bilang g ngerti maksud DiGia apa dan sekarang ditanya lagi akhirnya membantah menyabotase motor DiGia untuk Ducati (bukan secara langsung membantu Marc tapi dilakukan atas perintah Ducati). Nieto bilang tentu saja mereka sekarang mengerti apa maksud DiGia karena di track lurus terakhir mereka kehilangan begitu banyak top speed dan power. Team VR46 sedang berusaha mencari tau kenapa masalah ini terjadi dan bilang bahwa mereka akan mendukung rider mereka memanfaatkan setiap peluang untuk menang. Well, Alex Marquez sebagai "pengawal" sang kakak harus absen karena operasi bahu, tetapi "pengawal" lain sudah kembali: Fermin Aldeguer sebagai pemegang team order sebenarnya. Kalau di #IndonesianGP Mandalika kemarin crash dia berhasil bikin yellow flag trap untuk Martin dan Bez serta Raul, kita lihat dia akan lakukan apa untuk sebiasanya menghambat lawan.

Ngomongin sabotase, Pedro Acosta jarang banget gagal lolos ke Q2, dan kali ini justru terjad. Rider yang suka bikin repot klan Marquez ini terdampat di P14 dan harus berkubang di Q1 dengan catatan lap yang bahkan lebih rendah dari Brad Binder dan Enea Bastianini. Yang menarik adalah dia bilang hari Jumat itu tidak bisa lebih buruk lagi karena dia bingung sama ban. Fakt bahwa dia lebih cept dengan ban Medium bekas dibanding dengan ban Soft baru saat time attack bikin dia bagong dan mengatakan sedang berusaha mencari solusi atas semua kesulitannya yang somehow kesulitan dia di kualifikasi akan membantu #JurdunOTWPensi Marc Marquez dari battle yang tidak perlu dengan Acosta dan bisa fokus pada para Aprilia saja. Itu inti dari semuanya sepertinya. Jadi meski Liberty Media nampaknya lebih menyukai Aprilia karena ridernya lebih kooperatif, kesaktian #BanGhoib digabung kekuatan order Ducati nampaknya masih tetap solid.

Ngomongin Aprilia, si kriwil Marco Bezzecchi akhirnya buka suara soal bercandaan dia ke #JurdunOTWPensi Marc Marquez soaldia akhirnya nongol di Qatar setelah ngeributin petisi yang bikin Bez, Ogura, dan Zarco jadi bulan-bulanan fans, journo dan media penyembah Marc Marquez. Dia bilang memang benar dia g menandatangani petisi karena hadir di Qatar adalah yang terbaik untuknya dan Aprilia secara klasemen, tetapi fakta bahwa dia juga kuatir dan memutuskan percaya pada MotoGP adalah penyebab dia g menandatangani petisi. Dia bilang, MotoGP g akan mengorbankan hidup sekian banyak orang di tanah antah berantah (literally bilang in the middle of nowhere) kalau mereka tau itu tidak aman. 

Ngomongin soal media, sebuah media #ABR entah bagaimana memaklumi sarkasme #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia soal keributannya dengan Papi Tardozzi yang justru menjadi bahan bagi media dan journo Spanyol merendahkan dia. Media itu bilang bahwa harus diakui sejak si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez bergabung di Ducati, pro porsi media terhadap Pecco semakin tidak seimbang terutama atas setiap kritik yang dia lontarkan atas motornya dan cara Pecco yang sekarang justru menjadikan itu bahan lelucon dan sarkas untuk tersenyum adalah cara yang bagus. Si culas Marc Marquez memang mengakui bahwa dia puny kekuatan media di belakangnya dan meski dia tidak mau mengakui bahwa dia menggunakan media untuk menjatuhkan lawannya (well itu karena media penyembah dia memang melakukan untuk mendukung dia), tapi Marc mengakui dia memang memanfaatkan media unuk keuntungannya. Gw sih bacanya adalah: Itu artinya lu bisa memanfaatkan media untuk keuntungan lu meski itu artinya merugikan lawan lu. "Pramac is not an option" adalah bukti nyata dia memanfaatkan media untuk keuntungan dia yang DENGAN SADAR DIA KETAHUI bahwa itu akan merugikan Jorge Martin. 

Ya udah jangan doa jelek minta sempoa, ntar sempoanya malah g nongol karena langit g suka diatur-atur ekekekek. Itu belum dia bayar soalnya ke Martin. Ekekekekek. 


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. dan lucunya adalah tiap kali si culas mau jurdun, motor pecco tiba2 jadi bagus
    sama persis kaya di motegi tahun lalu mbak

    BalasHapus
  2. Sebentar sedikit berbeda apa yg di bilang para #ABR jika bebebvale lebih punya kuasa di media untuk menjatuhkan lawannya apakah ini di plintir oleh #ktpS yg ternyata siculas juga bermain di media.

    BalasHapus
  3. Ga ada Alex, motornya Pecco dan Diggia dibikin cepat buat hadang Aprilia 😁

    BalasHapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...