Luca Marini Tentang Jorge Martin Yang Berubah Niat Ingin Tetap Tinggal Di Aprilia dan Kepergian Papi Peri Puig





Tidak bisa dikatakan hubungan antara Luca Marini dengan Papi Peri Puig berjalan dengan manis. Semua orang tau dia adalah daftar teratas Puig untuk didepak ketika tahun lalu Honda menawarkan kontrak untuk #JurdunMangkage Jorge Martin. Untungnya rider satu ini tenang dingin seperti es. Dia tau siapa yang mendukungnya: petinggi Jepang. Dan fakta bahwa dia adalah pilihan lebih baik bagi Honda untuk dipertahankan ketika #JurdunMenclaMencle Snack Taro menandatangani pra kotrak juga berubah ketika Papi Peri Honda itu ternyata menawarkan pra kontrak dengan rider #Moto2 KTP langka, David Alonso. Kemarin diumumkan bahwa Papi Peri yang bertahan 1 dekade di Honda itu (gw masih ingat drama pendepakan Pedrosa sebagai proyek pertamanya soalnya) akan mundur dari jabatannya dan akan menyandang posisi konsultan Honda. Yang ditanya, tentu saja Luca Marini.

“Saya meminta Honda untuk menunggu setidaknya sampai setelah pertemuan saya dengan media, agar saya bisa melewati masa sulit tanpa harus menjawab pertanyaan. Tapi ya, Anda sudah membaca semuanya sekarang! (ngekek). Ada beberapa hal yang lebih baik tidak saya katakan, tetapi saya ingin langsung mengatakan bahwa Alberto benar-benar orang yang hebat. Sangat menyenangkan bekerja dengannya dan saya senang dia dapat terus bekerja untuk Honda di masa depan. Saya pikir dia memiliki karakter yang hebat, dia benar-benar berprinsip. Dia adalah seseorang yang Anda sukai untuk diajak bicara, Anda senang berurusan dengannya. Mungkin dari luar tidak terlihat seperti itu, karena banyak orang memiliki pandangan tentang Alberto sebagai orang yang agak... Entah, “pemarah”, tetapi pada kenyataannya, pertama dan terutama, dia adalah seorang pembalap. Jadi dalam banyak hal dia benar-benar berbicara kepada Anda sebagai seseorang yang tahu, sebagai seseorang yang telah mengalami situasi tertentu secara langsung, dengan pengalamannya sendiri. Dan ini adalah hal yang fantastis. Kemudian dia adalah seseorang yang berbicara kepada Anda secara blak-blakan. Dan menurut pendapat saya, tidak banyak orang seperti dia di paddock ini. Jadi saya sangat senang untuk terus bekerja dengannya. Dan seperti yang telah Anda baca, dia akan tetap bersama Honda di masa depan, bukannya dia akan pergi, jadi saya senang untuk itu. Saya mendukungnya, karena menurut saya dia bisa membuat perbedaan dalam banyak hal" kata Luca Marini yang baru duduk langsung ditanya soal Puig. Di sisi lain Papi Peri Brivio kitinyi sudah di ambang pintu. 



“Ya, Puig adalah orang sangat menyadari realitas paket teknis yang kami miliki. Dia tahu bagaimana berbicara dengan Anda, sesama pembalap, untuk membantu Anda menemukan hasil terbaik yang bisa kita dapatkan dari momen ini, dari situasi yang kita hadapi. Tujuan tahundepan adalah bersaing. Ya, itu jelas tujuannya (bergabungnya Brivio). Mari kita lihat bagaimana hasilnya" tambahnya yang dengan ini masih belum diketahui bagaimana nasib perpanjangan kontraknya. Karena saat ini Puig masih memegang keputusan kontrak rider, bukan Brivio.

" Ada beberapa hal lain yang perlu diselesaikan sebelum situasi (kontrak) saya dapat diselesaikan. Tidak, ini bukan soal hal- hal teknis. Ini soal hal-hal lain. Tapi kita sedang berdiskusi sekarang, mari kita lihat bagaimana kelanjutannya. Sebenarnya, ini masih bulan Mei. Saya rasa semuanya baru akan beres pada bulan Juli-Agustus tahun ini. Soal ide untuk memberlakukan jendela transfer di MotoGP?  Bisa, bisa, tentu saja. Kesepakatan apa pun yang Anda buat sebelum jendela transfer dapat berakhir (batal) kapan saja, jadi itu bisa dilakukan. Namun, itu adalah sesuatu yang telah banyak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir. Jika belum diberlakukan, sepertinya tidak perlu dilakukan. Sejujurnya, itu tidak akan mengubah apa pun bagi saya" kata Marini. Yang ditanya soal kemungkinan Martin tetap di Aprilia.


“Saya tidak tahu. Sekarang dalam pernyataan terbarunya dia mengatakan ingin tetap tinggal, jadi saya tidak tahu apa yang akan terjadi" katany singkat. Buat yang bertanya kenapa tiba-tiba ide jendela transfer ini muncul, dengarlah podcast #FrenchGP part 2: Martin diminta entah meminta membatalkan pra kontrak dengan Yamaha dan ingin tetap di Aprilia, Jelas bukan Rivola yang meminta karena dia sudah pra kontrak dengan #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia yang entah bagaimana diminta untuk tetap tinggal di Ducati pasca #JurdunOTWPensi Marc Marquez kembali ke meja operasi meski Papi Tardozzi sangat percaya diri bahwa rider emasnya itu akan kembali ke 100% performa setelah sembuh dari operasinya. Dengan ide jendela transfer diberlakukan musim ini, semua kontrak yang disepakati sebelum jendela transfer otomatis bisa gugur. Itu kuncinya agar Martin lolos dari jeratan penalti Yamaha. Karena dia sudah tanda tangan kontrak masalahnya, bukan cuma pra-kontrak. Dan Acosta plus Marc Marquez juga sudah tanda tangan kontrak dengan Ducati meski Aprilia-Pecco sejauh ini baru pra-kontrak. Itu karena Papi Peri Rivola sangat berhati-hati soal legalitas kontrak. Aprilia banyak belajar dari kisruh kontrak tahun lalu jadi kalau belum mau diumumkan maka tidak ada kontrak.

Pertanyaanya, meski ada jendela transfer berlaku tahun ini dan semua kesepakatan sebelum jendela transfer gugur: Apakah Aprilia akan membatalkan pra-kontrak dengan Pecco dan menawarkan perpanjangan kontrak pada Martin...? Tentu saja harus didukung fakta dia kemungkinan besar berhasil meraih gelar juara dunia untuk Aprilia. Karena dengan ini, bursa rider dipastikan akan kacau dan dikocok ulang. Setelah gw pikir-pikir lagi, kenapa Martin lagi yang bikin kacau bursa rider...? Wkwkwkwkwk. Btw Enea Bastianini ditanya soal gosip kontrak sama Trackhouse Aprilia. Dia bilang "kalau bisa dapat kontrak pabrikan dengan motor yang bagus (kompetitif), kenapa tidak?". Artinya Gresini embang. 





Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Duh kalau Martin dipertahankan di aprilia..bagaimana nasib Pecco?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caturnya Martin: Sorong Pecco ke Yamaha... Meski itu artinya dia merelakan gaji 10 juta Yamaha ke Pecco.

      Hapus
  2. Kalo gini aprilia jatuhnya kaya gak punya harga diri, tahun lalu ngambek mau putus kontrak, giliran motor udah enak maunya stay wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gw rasa Aprilia juga g niat perpanjang kontraknya karena sejak Test Sepang dia udah ttd sama Yamaha.

      Hapus
  3. Lagi lagi kurang beruntung untuk pecco, jika siculas pensiun tahun ini apakah tetap g ada niat ducati pertahankan pecco ?
    Enea ke yamaha saja cuman motornya blm termasuk bagus hehe atau ke lcr honda gantiin zarco misal papi peri puig yg urus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. No. Pecco sudah ttd pra-kontrak sama Aprilia. Kedua pihk itu terkenal karakter bisa dipegang kata-katanya. Mana ttd pra-kotrak di depan bebeb Vale pulak.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...