HRC Honda mengumumkan Papi Peri Alberto Puig akan mundur dari posisinya mulai tahun depan. Dia akan menjadi penasihat/konsultan HRC untuk kejuaraan MotoGP dan WSBK. Dengan ini maka clear Papi Peri Brivio nampaknya yang akan menggantikan. Dan dengan trck record manager team Alpine di F1, dia mungkin akan lebih cocok dengan boss Tech3, Gunther Stainer untuk membantunya mengelola team MotoGP.
"Saya pertama kali menginjakkan kaki di paddock Kejuaraan Dunia pada tahun 1987 dan sejak itu saya telah menjadi pembalap, bekerja dengan pembalap muda, manajer pembalap, dan manajer team – selalu bersama Honda. Selama waktu ini, saya telah mengalami banyak momen, positif dan negatif, yang semuanya telah memberi saya pengetahuan berharga tentang cara bekerja dengan pembalap, orang-orang, dan berbagai situasi. Ini adalah kehidupan memimpin dari depan dan sekarang saya merasa keterampilan saya paling cocok untuk melihat gambaran keseluruhan. Saya berharap dapat menggunakan pengalaman saya dalam kesempatan baru ini untuk membantu Honda HRC, para pembalapnya, dan stafnya untuk berkembang dan menghadapi semua tantangan dan kesuksesan yang dihadirkan oleh balap" bunyi pernyataan Papi Peri Puig
Well, klo dari bahasanya penasihat/konsultan, itu sama aja disingkirkan secara halus. Ini mengingatkan gw sama posisinya Papi Peri Suppo waktu pabrikan Suzuki bubar dari MotoGP. Sama aja posisi non job sih itu. BTW, gw baru klar kirim file podcast #FrenxhGP part 2, admin akun komplen panjang banget akakakak.


tardozi kapan ya
BalasHapusTardozzi habis kontrak tahun ini.
HapusBisa bikin kontrak Luca Marini aman ngga ya mbakyu??
BalasHapusBisa jadi....???
HapusWah kira2 siapa yg akan dibawa papi peri brivio ke honda ? Bagusnya ambil kembali ogura pasti crew hrc/idemitsu pada senang hehe.
BalasHapusHonda bakal jadi seperti yamaha era bebebvale-paduka hohe.
Apa mungkin papa joan, papa nina dan papa lucas jadi opsi papi peri brivio.
Keknya Brivio disarankan oleh Puig sendiri untuk membujuk Tech3 Gunther Steiner. Karena Brivio lancar ngomong Inggris dan terbiasa dengan karakter Steiner. Tujuan mereka adalah seat untuk Alonso tanpa perlu melepas Luca. Tetapi di sisi lain Vinales juga tau dia g bisa ke Trackhouse dan berusaha perpanjang kontrak sama KTM, ingat dia juga pemegang saham soalnya.
Hapus