Ramai-Ramai Menolak Adelaide Sebagai Sirkuit MotoGP 2027: Dari Legenda Akamsi Casey Stoner, Pak RT Aleix Espargaro Sampai Valentino Rossi
Pengumuman Bend Motorsport Park di Adelaide sebagai pengganti Phillip Island #AustralianGP tahun 2027 mendapat penolakan besar dari khalayak MotoGP. Semuanya berpendapat meski Phillip Island bisa dikanatakan makin hari makin berbehaya, tapi street circuit Adelaide justru adalah solusi sebaliknya bagi mereka karena dipastikan tidak aman.
Legenda akamsi mamang pensiun mancing Casey Stoner menyayangkan langkah MotoGP yang meninggalkan salah satu sirkuit paling bersejarah dan paling cantik di kalender MotoGP itu. Hal yang sama juga terlontar dari legenda sepanjang masa MotoGP, ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi yang merasa ada terlalu banyak sejarah yang seolah semudah itu dilupakan oleh MotoGP yang langsung pengumuman sirkuit Adelaide hanya beberapa hari setelah pemerintah Victoria menolak usulan penggunaan Albert Park di Melbourne sebagai pengganti Phillip Island. Inti dari semua itu adalah MotoGP SUDAH TIDAK MAU PAKAI Phillip Island sampai terburu-buru pengumuman dengan Adelaide.
Pak RT MotoGP yang sekarang sudah pensi dan jadi test rider Honda, Aleix Espargaro sudah bisa diduga mengkritisi keputusan ini tanpa MotoGP melakukan uji sirkuit dan homologasi. Ini adalah protes yang sama ketika sirkuit Buddh, Indi dipaksakan menggelar balapan tanpa homologasi dan uji sirkuit. Ujungnya sirkuit hanya bisa menggelar sekali balapan lalu menghilang dari kalender MotoGP. Kondisi keamanan street circuit Adelaide adalah alasan yang lebih buruk dibanding ketika dia menolak sirkuit Buddh. Ketika Philip Island dianggap bebahaya karena kurangnya run off (termasuk binatang-binatang liar yang suka nyelonong ke track), justru MotoGP malah memutuskan dan mengumumkan pindah ke sirkuit yang tidak ada run off sama sekali, untuk saat ini.
Aleix mengatakan dia bukannya mengkritisi keputusan yang dia anggap terburu-buru. Tetapi alangkah baiknya bila dilakukan uji sirkuit langsung oleh para rider MotoGP (seperti Mandalika kemarin yang berakhir kena ultimatum yang dia pimpin sendiri) untuk menguji keamanan track terutama bila "dijanjikan" akan disediakan run off yang mumpuni melalui renovasi. Misilihnyi itu barang terletak nyaris di tengah kota dengan kondisi track sudah terbangun di tengah pemukiman dan taman. Pembuatan run off dan gravel tentu akan membongkar tatanan yang sudah terlanjur ada. Well, Aleix enggan mencampuri itu karena keributan ala penduduk VS pemerintah ala Mandalika Lombok kemungkinan akan terjadi. Tetapi kembali lagi dia bilang: "Tidak akan ada rider MotoGP yang mau balapan di kondisi track tidak aman seperti itu".
Para pengamat aka journo makin ke sini makin heran karena MotoGP makin mengesampingkan keselamatan. Alih-alih mengembalikan WUP untuk kelas Moto3 dan Moto2 pasca insiden #MalaysianGP dan memperbaiki kondisi Sprint Race yang bikin angka cedera main tinggi, malah menjadikan para pembalap tumbal "hiburan". Well, klo itu soal "kuaci" apa sih yang dipeduliin MotoGP...?? Klo si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez g bersabda apa-apa dan sampai ada briking nius insiden sirkuit terjadi lagi, ini hanya akan jadi angin spoi-spoi buat telinga MotoGP Sport (sudah bukan Dorna ekekekek). Karena ini perkara K.U.A.C.I... Seperti yang gw bilang di podcast, pilihan Park-Park-n ini bukan g masuk akal karena 2027 cc mesin dikurangi. Tapi yang bukan berarti sirkuitnya boleh tanpa run off juga.

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...