#IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia: Pindah Ke Team Satelit...?? Saya Adalah Top Rider Dengan Ambisi (Tetap) Berada Di Top Line







#IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia akhirnya kemarin di tanya soal masa depannya. Yang dengar podcast terbaru #SepangShakeDown pasti tau soal gosipan di Mandalika. Meski beberapa pengamat melihatbahwa Pecco sudah kembali ke performanya yang biasa di #SepangTest (g harus mendominasi tapi juga g berkutat di belakang), tetapi dengan gosip bahwa Acosta OTW tanda tangan dengan Ducati untuk jadi rider team pabrikan mendepaknya jelas menjadi bahan pertanyaan. Termasuk soal Yamaha dan Aprilia.

"Saya masih berdiskusi. Jelas bahwa musim seperti yang lalu dapat menempatkan Anda di posisi yang salah, tetapi saya masih berdiskusi. Saya memiliki banyak peluang dan kita harus memutuskan. Ya begitulah. Kita hidup di dunia yang super cepat, jadi Anda harus cepat. Jorge Lorenzo mengatakan sesuatu yang benar: Anda dikenang karena balapan terakhir. Itu benar dan normal jika memang demikian. Memang benar bahwa dalam 3 atau 4 tahun terakhir kontrak telah diputuskan jauh lebih awal, tetapi begitulah adanya dan saya pikir itu benar. Mengenai team satelit (akan dibuang ke VR46). Saya rasa saya adalah pembalap terdepan (top rider), jadi ambisi saya harus selalu mengarahkan saya untuk berada di garis depan (top line, ini theme song gw buat dia emang). Ada begitu banyak peluang. Untungnya, hal-hal baik yang telah saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir tentu membantu saat ini, tetapi tanpa tekanan atau terburu-buru, saya akan membuat keputusan yang menurut saya tepat" kata Pecco yang secara halusmenyiratkan tidak berniat turun kasta ke team satelit. Dia lalu membahas #SepangTest di mana dia finish di P5 setelah time attack.

"Secara keseluruhan saya senang. Saya pikir kami melakukan pengujian yang baik, dalam hal komponen dan performa. Satu-satunya hal (yang salah) adalah time attack, yang mungkin kami lakukan terlalu cepat. Namun secara keseluruhan, saya senang. Dalam beberapa tahun terakhir, dalam pengujian, saya mencoba melakukan time attack yang luar biasa, tetapi kemudian saya menyadari bahwa menjadi secepat itu dalam pengujian tidak selalu merupakan hal terbaik. Memang benar itu penting dan saya gagal mencetak catatan waktu yang bagus, tetapi kami akan punya waktu di Thailand untuk mencoba dan meningkatkan sedikit. Ttetapi kondisi track benar-benar luar biasa: semakin banyak putaran yang Anda lakukan, semakin cepat Anda melaju. Tahun lalu saya memenangkan Sprint dengan catatan waktu yang jauh lebih lambat: Hari ini simulasinya sangat cepat, tetapi itu karena ban tidak terlalu cepat aus dan gripnya sangat bagus. Oleh karena itu, catatan waktunya akurat, tetapi tidak realistis untuk balapan. Kita harus menunggu. Kemudian, Alex Marquez juga sangat cepat. Jadi, saya senang simulasi saya berjalan dengan baik, karena tahun lalu saya sangat cepat di time attack, tetapi saya kesulitan untuk konsisten dalam simulasi Sprint, dan bagi saya lebih penting untuk mencatat waktu yang konsisten dalam uji coba daripada mencetak waktu super cepat . Karena pada akhirnya, konsistensi adalah kunci untuk lolos ke balapan utama. Jadi, saya puas" kata Pecco tenang sambil tersenyum.

Well, meski Domenicalli mengatakan pasti akan memperpanjang #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez, tetapi kemarin Grassilli mengatakan memperpanjang kontrak Marc agak ribet. Dia bilang sedang memperbaiki beberapa aspek yang Ducati abaikan saat mengontrak Marc Marquez pertama kali (karena buru-bur perkara Audi sudah nongol di kantor Domenicalli saat seri Mugello). Kitinyi Ducati mengusahakan menyelesaikannya diseri #ThaiGP. Sedangkan Alex Marquez mengatakan mungkin akan mengumumkan kontraknya sebelum seri #ThaiGP yang kuat perkiraan adalah perpanjangan dengan Ducati Gresini. Sedang untuk Pecco sendiri, sudah gw bilang, 2 jurdun dia dan jasa dia mengembalikan gelar jurdun ke paddock Ducati menjadi faktor pemberat Ducati sulit melepasnya dan dia sendiri juga menolak opsi dibuang ke VR46 demi rider baru Ducati dari pabrikan lain. Para #ABR pendukung klan Marquez bilang: Kalau Marc aja mesti merangkak dari team satelit meski punya 8 jurdun dan Alex sebagai runner up 2025 masih tetap bercokol di satelit tahun 2027, ada hak apa Acosta langsung jadi rider team pabrikan Ducati...?? Yaaa masuk akal juga sih. Kuaci...???


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Bukannya kata para #ABR ada hak dari redbull yg dukung mereka berdua untuk jadi satu team mbakyu, apakah pecco ke ktm ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Stratanya RedBull: Marc Marquez(out), Pedro Acosta, Jorge Martin, Brad Binder (pangeran dia itu) baru Alex Marquez. Pecco g bisa ke KTM klo RedBull masih di sana. Sulit dia ninggalin Monster.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...