Pecco Bagnaia Mengaku Salah Sudah Terdampar Di Q1 #ThaiGP: Saya Merubah Setup






Jadi satu-satunya GP26 yang terdampar di Q1 #ThaiGP jelas jadi bahan gunjingan journo. Dan sakingjadi gunjingannya, dia sampai menjadikan seorang journo yang suka bikin buku biografi rider (anak FP MotoGP pasti tau siapa journo #FBR yang sekarang jadi #ABR karena lagi bikin dan promo buku tuhan para #ABR) sebagai bahan bercanda "Ketika saya mengakhiri karier saya, dia akan menulis buku tentang sesi latihan ini (terdampar di Q1)" kata #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia sambil tersenyum kepada journo yang baru pada datang menempatkan recorder mereka di atas meja debrief Pecco.


"Itu kesalahan saya, saya terlalu terburu-buru dan tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Kami memutuskan untuk sedikit mengubah setup untuk pra-kualifikasi, tetapi kami salah arah dan, begitu saya melihat langit menjadi gelap, saya memutuskan untuk segera mengganti ban baru untuk mencetak waktu. Tetapi saya kesulitan dengan setup itu dan kemudian tidak ada waktu untuk mengubahnya. Itu kesalahan saya, saya perlu lebih tenang. Untuk hari pertama musim ini, seharusnya bisa lebih baik, tetapi saya mengacaukannya, motor ini memiliki potensi. Mungkin setahun yang lalu saya akan melakukan hal yang lebih buruk. Mari kita tinggalkan tahun 2025 di tempatnya, sejauh mungkin. Menurut saya, kita menemukan kondisi yang tidak menguntungkan, dan saya terjebak di dalamnya, sebagian besar karena kesalahan saya sendiri. Hal-hal seperti ini bisa terjadi" kata Pecco yang mengklaim itu salah dia bukan motornya.


“Motornya terasa cukup bagus pagi ini. Kondisinya sedikit berbeda dibandingkan saat test (#BuriramTest), mungkin karena hujan yang turun beberapa hari terakhir, tapi tidak apa-apa. Pagi ini saya senang dengan motornya, saya hanya sedikit kesulitan dengan keausan ban. Apakah saya kaan lolos ke Q2? Anda tidak pernah bisa yakin, tetapi potensinya ada. Potensi apa? Untuk menang (ngakak beneran ngakak). Jangan tulis itu, saya hanya bercanda. Aprilia dan Bezzecchi sangat kompetitif, mereka mendominasi. Saya pikir saat ini dalam hal kecepatan mereka memiliki keunggulan 3 atau 4 persepuluh detik dibandingkan yang lain" katanya tersenyum ceria.


"Motor saat ini sepertinya memungkinkan saya untuk mengerem lebih lambat dan menghentikan motor lebih cepat, jadi ini peningkatan yang bagus untuk saya. Stabilitasnya lebih baik. Saya hampir tidak pernah menggunakan (aero) 2025, dan yang 2024 adalah dasar yang bagus untuk saya. Saya akan menunggu untuk mencoba fairing baru, jika sudah bisa, dan kemudian saya akan memutuskan mana yang akan saya gunakan" tutupnya.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar