Dibiarkan Karena Menguntungkan Marc Marquez. Kali Ini Setelah Dia Kunci Gelar Juara Dunia, Baru Dilarang (Pecco Sempat Dirugikan Di Akhir Musim): Aturan Rejoin Sesi Setelah Crash



Penyembah Marc Marquez aka #ABR selalu memuja muji si culas Marc Marquez karena selalu rejoin balapan setelah crash. Seorang journo yang KITINYI dekat dengan Gresini bilang "ITU DEMI SPONSOR". Aslinya itu hanya pembenaran atas tindakan membahayakan karena rejoin balapan dengan motor hancur jelas membahayakan rider lain dan kondisi track. Malah dia mengkritik banyak rider lain yang memutuskan untuk tidak rejoin karena dianggap tidak "membantu (WTF) sponsor". RD selama ini membiarkan, baru setelah si culas #MalinKundangPerebutHakOrang itu kunci jurdun di Motegi, mulailah berlaku aturan yang belum resmi tetapi sudah "diorder" kepada para marshall: rider yang crash, meski baru lap pertama dilarang rejoin kecuali motornya dihidupkan di belakang fence sirkuit. 

Inilah yang menyebabkan Pecco yang crash di lap awal balapan Minggu akhirnya tidak bisa melanjutkan balapan meski motornya cenderung baik-baik saja. Dia bilang meski motornya baik-baik saja, dia tidak bisa rejoin balapan kalau motor dia tidak dihidupkan dan di cek oleh marshall di jalur service di luar pembatas sirkuit. Jadi meskipun motor itu bisa hidup kembali, motornya harus dibawa melewati gravel ke luar track, dicek lalu dihidupkan lalu dia kembali mengarungi gravel untuk rejoin balapan dan dipastikan dia tertinggal minimaal 1 lap dan itu percuma. Pada akhirnya aturan itu resmi berlaku untuk musim 2026 untuk balapan MotoGP dan Superbike.

Setelah kecelakaan atau masalah teknis, motor yang mengalami kerusakan harus dibawa ke belakang pembatas ke jalan servis, di mana motor tersebut boleh dihidupkan kembali dan pembalap boleh kembali ke track. Di MotoGP, pembalap boleh melanjutkan sesi setelah kecelakaan, tetapi hanya dengan menghidupkan kembali motor mereka di belakang pembatas track. Di Superbike, selama sesi latihan dan Superpole, pembalap masih boleh kembali ke pit melalui track, sedangkan dalam balapan mereka boleh melanjutkan balapan tanpa berhenti di pit. Jika sepeda motor masih bisa menyala, pembalap boleh kembali bergabung, tetapi petugas lintasan boleh melarang hal ini jika mereka mendeteksi kerusakan berbahaya, seperti kebocoran cairan. Hanya pembalap yang bisa melakukan perbaikan atau penyesuaian setelah kecelakaan, selalu di belakang pembatas track, dengan bantuan petugas lintasan yang bertugas di area tersebut yang diperbolehkan kembai bergabung.

"Setelah kecelakaan atau masalah teknis, setiap sepeda motor yang tidak berfungsi di lintasan atau di area pengaman harus segera dipindahkan ke belakang garis perlindungan pertama oleh petugas lintasan. Sepeda motor tidak boleh dihidupkan kembali di lintasan atau di area pengaman. Sepeda motor harus dipindahkan ke jalan servis (atau ke lokasi yang aman dan terjamin jika tidak ada jalan servis), di mana bantuan dapat diberikan untuk menghidupkan kembali sepeda motor. FIM mengakui bahwa aturan ini mungkin pada awalnya menimbulkan beberapa kesulitan, tetapi menekankan bahwa alasan utamanya adalah untuk meminimalkan paparan bahaya bagi petugas lintasan. Aturan ini akan berlaku untuk semua kejuaraan balap sirkuit FIM, termasuk Endurance" bunyi pernyataan FIM.

Jadi para penyembah Marc Marquez. Kalian sekarang sadar apa yang kalian puja-puji dari junjungan kalian itu adalah contoh buruk, salah dan merusak serta membahayakan. Dan untuk yang bangga akan hal itu termasuk dia sendiri, semoga itu g termasuk hitungan sempoa dan semoga gw salah. Kuaci....???

Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar