Liberty Media, Kaderisasi, Dan KTP Langka MotoGP: Ketika Para Rider SPANYOL Menguasai Hampir Seluruh Kelas Dengan Rider Italia Di Ambang Kepunahan







Foto satu-satunya saat semua rider full time hadir di track tahun 2025 menunjukkan betapa olahraga ini makin beresiko dalam hal teknologi demi membunuh kebosanan penonton yang #ABR mencoba mencari pembenaran dengan membawa-bawa era Valentino Rossi di mana skill menguasai sebagian besar balapan dibanding teknologi motor. Line up 2026 terbentuk di bawah tangan dingin Liberty Media yang ingin olahraga ini semakin mendunia. Tetapi dengan dominasi si culas #MalinKundangPerebutHakPrang Marc Marquez yang dielu-elukan dan dipuja-puji para penyembahnya demi bisa menyingkirkan jejak Valentino Rossi yang sangat sulit terhapus, ada para rider Spanyol muda yang begitu kesulitan mendapatkan seat promosi ke #MotoGP. 

Yep itu karena nyaris setengah line up rider kelas MotoGP dikuasai oleh Para Spanyol...!!! 9 orang rider Spanyol, nyaris setengah grid yang hanya 22 itu. 6 orang rider Italia yang akan "dipaksa berkorban" oleh Liberty Media karene hanya mengorbankan Spanyol akan mengundang kritik para penyembah Spanyol terutama #ABR yang jelas Anti Rossi. Beruntung tahun ini KTP para rider sedikit berwarna dengan bergabungnya Toprak dengan #KtpT dan Moreira dengan #KtpB menemani Oguran dengan #KtpJ, Binder dengan #KtpSA dan Miller dengan #KtpAU. Perancis wajib bersyukur karena punya 2 rider dengan #KtpF di tengah himpitan para #KtpS dan #KtpI. Klau melihat line up kelas MotoGP wajar kalau Liberty Media ingin KTP lebih merata terutama KTP luar Eropa dan somehow alasan Manu Gonzalez sulit ke MotoGP adalah masih bercokolnya para rider Spanyol di kelas itu. 

Ironisnya, para penyembah Marc Marquez ingin Liberty Media mengorbankan para rider Italia demi para rider Spanyol mereka. Terutama para rider Italia didikan VR46. Mereka menganggap secara skill para rider Spanyol ini lebih layak promosi ke MotoGP tetapi dengan MEMBERANGUS Italia terutama klan Rossi. Ide setengah disetujui dan setengah diragukan oleh Liberty Media. Fakta bahwa di kelas #Moto2 yang berlimpah grid itu, rider Italia hanya 3 orang dengan rider Spanyol yang jomplang: 14 orang...!!! Well untungnya ada 1 atau 2 rider dari KTP negara lain. Tetapi fakta bahwa pengkaderan Italia dan negara non Spanyol sama sekali tidak disupport oleh Dorna dan Liberty Media malah membiarkan Spanyol mendominasi pengkaderan di kelas Moto2 dan Moto3 dengan KTP negara lain memilih jalan yang lebih luas dan lapang di sisi lain regenerasi Italia di ambang kepunahan. Yang dengar podcast suk-suka Part 1 sekarang pasti ngerti kenapa gw bilang insentif Liberty Media bagi team yang punya rider performa bagus Non Spanyol dan Italia. Karena sejatinya ini skenario sama sekali tidak adil bagi Italia yang memang sudah di ambang punah sejak era VR46 Riders Academy di Moto2 dan Moto3.

Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar