#DutchGP DiGia VS Marc Marquez 2026 Deja Vu Marc Marquez VS Valentino Rossi 2015: Karma Is A B!tch...??






Hanya fans dan journo bangkotan yang sangat hapal dengan apa yang terjadi di last chicane antara DiGia VS si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez di #DutchGP kemarin. #ABR sibuk memuji kitinyi si culas sengaja mau mengalah di belakang DiGia bahkan minta penalti DiGia ditambah karena menyenggol Marc sementara Fumi sibuk mempertanyakan kenapa Marc g kena penalti 2025 ketika DiGia kena penalti.

Singkatnya DiGia bahkan mungkin g terlalu ingat apa yang terjadi di Assen 2025 karena dia masih kecil banget. Jadi dia bilang itu cuma kebetulan karena di situ adalah tikungan terbaik untuk menyalip Marc mengingat di tikungan lain dia selalu berhasil menutup line. Sementara Marc yang langsung ditodong journo bangkotan yang sebenarnya dulu banget dia itu #ABR (gw sampe ribut sama belio tahun 2018 perkara pengembangan motor Honda) menanggapi sambil nyengir dan bilang itu hanya insiden balapan biasa dan hanya kebetulan.

Jadi mari kita bahas penaltinya. Marc dan bebeb Vale sama-sama tidak dipenalti karena meski shortcut tapi mereka kehilangan 1 detik di gravel. Bedanya DiGia dipenalti karena juga shortcut dan g kehilangan 1 detik dan berakhir tetap di depan Marc. Sementara Marc 2015 juga shortcut tetapi waktu itu g ada track limit green area dan dibandingkan dengan motor jaman now, tahun itu motornya lebih lelet. Jadi meski bebeb Vale kehilangan 1 detik di gravel, dia tetap ada di depan Marc di garis finish. Soal kenapa DiGia penalti LLP karena shortcut dan bukan gegara sapu jagad. Itu karena dia juga keluar dari track sama seperti Marc jadi g diuntungkan oleh kesalahan "mengeluarkan rider lain dari track" karena sama-sama keluar. Selain itu penalti untuk kesalahan ini cuma turun 1 posisi. Klo shortcut itu penaltinya lebih berat yaitu LLP jadi ya emang udah bener penaltinya.



DiGia sendiri sadar dia melakukan kesalahan shortcut, cuma dia saking sibuk mikir sampe lupa penaltinya apa bahkan sempat mikir mungkin drop 1 posisi. Pas nongol pemberitahuan di dashboard baru dia ingat penaltinya ternyata LLP. Dia pada dasarnya g merasa salah soal nyenggol Marc karena dia juga keluar track dan dapat LLP. Kenapa...?? Karena dia masuk tikungan duluan. Sama seperti bebeb Vale 2015 yang masuk tikungan duluan. Bedanya DiGia mempertahankan line di dalam dan lebih cepat sementara Marc 2015 masuk dari dalam dan menyenggol bebeb Vale keluar track meski telat masuk tikungan. Sejarah selalu terulang kitinyi. Tapi somehow langit membutuhkan 11 tahun untuk mengulang. Karma is a b!tch...!! Orang sono bilang.





Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Mana kena karmanya oleh tim VR46 lagi. Vale pasti senyum tipis nih 🤭

    BalasHapus
  2. Sepertinya ada typo tulisan pada tahun mbakyu hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...