Teori Konspirasi Yang Sudah Berhembus Sejak Pengumuman Hengkang, Lalu Diam-Diam Ternyata Diakui Oleh Si Korban: Apakah Ducati Memberangus Ridernya Dengan Membunuh Karakter Mereka...??
#SanMarinoGP part rencananya recording hari ini karena seharian kemarin gw ngirim podcast g tau kenapa jaringan ngadat pulak. Kita akan bahas bisik-bisik tetangga yang ternyata ada yang nguping karena microphone nyala. Dalam pembicaraan sebelum debrie f pers Pecco ketemu DiGia, sesama rider Italia pengguna Desmo GP26. DiGia menanyakan kenapa performanya kurang bagus padahal ini Misano. Apakah masalah ban atau part.
Pecco bilang dia pakai apa yang ditaroh team dimotornya entah itu part atau itu ban. Dan somehow dia g merasa ada perbedaan antara ban Soft atau ban Medium pada performanya. Jadi DiGia bilang klo gitu berarti setup, kenapa g pakai setup dia aja yang lebih normal aka basic. Mungkin maksudnya mencontoh setup DiGia. Ini yang paling penting, Pecco bilang "mereka tidak mengizinkan saya, jadi...." kata Pecco dengan reaksi tangan "entahlah". DiGia nampak mengerti lalu beranjak pergi dengan setengah tertawa sambil bilang "aduh, saya salah".
Ini mengingatkan kembali teori konspirasi soal Ducati tidak akan membiarkan ridernya hengkang dengan performa bagus pasca apa yang terjadi di tahun 2024. DiGia sendiri yang sempat bilang memilih ke KTM karena menjadi rider pabrikan akan membuatnya bebas membangun motor sesuai yang dia inginkan tanpa harus mengoptimalkan motor yang ada karena motor itu dibangun untuk orang lain. Seolah para rider Italia yang hengkang di berangus dan yang didukung sekarang adalah yang akan staydan yang bisa "menjaga". Logikanya toh DiGia lebih bagus dari Pecco ini membenarkan argumen bahwa DiGiameski di bawah kontrak pabrikan tetapi dia ada di bawah pengawasan VR46 sehingga skenario berangus jelas sulit dilakukan sedangkan Pecco terpapar langsung dengan orang-orang pabrikan. Papi Tardozzi sempat membantah ini. Tetapi membuat Pecco kebingungan di atas motor yang dulunya dia kenal disirkuit yang adalah tempat main dia sehari-hari jelas seolah ingin membunuh karakter Pecco.
Ntar kita bahas di podcast part 2 keknya upload besok dan buka gembok lusa.

agak membingunkan pada tahun 2024 martin jurdun tapi jika bertahan di ducati berarti harus dgn pramac sementara itu yg dari gresini langsung ke ducati lenovo dan menolak opsi ke pramac.
BalasHapusBagusnya sih kemarin itu 2025 biarin sionoh tetap di gresini dgn embel2 spek pabrik versi awal dan bezz atau enea bisa ke pramac sehingga martin di pabrikan ducati mungkin thn 2026 siculas join Lenovo.