Gw rasa Papa Lucas sebenarnya mikir dia itu dapat undian ori kali yak. Begitu dia tau bannya bisa dibawa merangsek jauh ke depan dia ngegeber habis-habisan. Dia g tau klo itu ban KW1 yang ujungnya teteup aja aus meski Suzuki terkenal bisa hemat ban. Klo tahun lalu Ducati yang bersurat ke #BanGhoib tahun ini Suzuki keknya bakal bersurat ke #BanGhoib. Bukan perkara dapat ban apes yang 5 lap langsung aus macam Pecco tahun lalu tapi karena setelah ekspektasi tinggi banget g taunya ban tetiba aus dan dia melorot.
"Saya hancur, bukan karena performa atau fisik saya, karena saya melakukan yang terbaik. Ketika saya memimpin, saya sangat mulus, saya mengendalikan throttle, saya sangat mulus dengan slide belakang. Pada satu titik saya berjuang dengan ban jadi saya banyak melebar. Kami harus menganalisis data dengan orang-orang dari Michelin karena itu tidak normal. Saya memiliki banyak masalah pengaturan waktu di bawah dua menit. Saya mengemudi di 2'01, itu sangat aneh. Ini membuat frustrasi karena saya memulai dengan sangat baik. Ketika saya berada di urutan ketiga dan kemudian kedua, saya seperti, 'Alex, pengendaraanmu sangat mulus!' Saya menyalip Pecco dan membuat beberapa kesalahan di beberapa tikungan, saya melaju di 2'00"2, 2'00"4 tapi setelah itu ban cepat aus dan saya sedikit panik karena kesulitan menjaga posisi. Itulah masalahnya. Kami melihat data setelah balapan karena saya tidak mengerti mengapa tidak mungkin membalap di bawah dua menit. Secara umum, kami adalah orang-orang yang menjaga ban dan kami tiba dengan margin yang baik di akhir balapan, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi. Tapi masih finish posisi ketujuh, ada beberapa poin. Kami berkonsentrasi pada balapan berikutnya" kata Papa Lucas yang esmoni karena ekpektasi dia bakal bisa pertahankan posisi.
Berbeda dengan #JurdunTakDianggap Mir yang sadar diri dapat ban apes. Udah sejak beberapa lap sebelumnya kehabisan ban jadi ketika crash di ap terakhir yah dia legowo.
“Suhu track hari ini lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya dan saya pikir berada di grup berarti sedikit lebih panas dari ban depan daripada yang saya inginkan, saya pikir itu mungkin menyebabkan saya crash. Saya mencoba untuk mendapatkan udara segar di sekitar ban, tetapi pertarungannya sangat intens. Perasaan secara umum cukup bagus dan kecepatan saya tidak buruk, tetapi masih bisa ditingkatkan. Saya tahu saya kalah di beberapa sektor karena kurangnya grip, jadi kami akan terus bekerja dengan motor dan melihat ke Austria" katanya yang belum juga dapat signal bagus soal kontraknya dengan Honda. Performa buruk di Silverstone tampaknya juga akan jadi keraguan lain untuk petinggi #PabrikanDrakor.

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...