Fabiano Sterlacchini, Buangan KTM Yang Dituding "Malas" Diklaim Raul Fernandez Sebagai Kunci Aprilia Jadi Motor Terbaik Di Track: Sejak Dia Bergabung Semua Berubah (KTM..?? How You See This..??)
Raul Fernandez akhirnya kembali ke puncak tertinggi podium setelah tahun lalu merayakan kemenangan pertamanya di MotoGP bersama Aprilia Trackhouse di Australia. Kemenangan kedua di karir MotoGP dicetak bersama team yang sama yang mana beberapa hari lalu mengumumkan akan tetap bersamanya hingga 2 tahun ke depan. Rider kesayangan Justin Marks ini merayakan kemenangannya bersama sang owner Trackhouse di atas podium (klo kalian sadar waktu Ai menang, Papi Peri Brivio yang naik). Setelah crash kemarin dan tersingkir dari Aprilia cup rebutan podium, kali ini dia menjawab dengan telak di saatyang sama giliran sang team mate yang crash dan tersingkir dari Aprilia Cup seri Silverstone.
"Balapan berjalan jauh lebih baik dari yang saya harapkan. Dari tikungan pertama, saya langsung mulai mengendalikan situasi, lalu saya melihat Jorge semakin mendekat dan saya pikir saya akan kembali memacu motor dengan keras. Saya rasa kami melakukan pekerjaan yang hebat; saya pikir ini balapan yang sempurna. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi! Masalah keausan ban...?? Sesi pemanasan (WUP) benar-benar membantu saya memahami batas sebenarnya dari ban belakang dan cara menggunakannya. Kemarin saya sangat marah pada diri sendiri karena saya terlalu memaksakan diri. Hari ini saya lebih memahami apa yang bisa saya lakukan dengan ban tersebut. Saya menyadari bahwa saya bisa menggunakan tapak ban 58,5 mm dan kemudian beralih ke tapak ban yang lebih rendah yaitu 59 mm. Saya pikir dengan memahami cara terbaik untuk menggunakan ban, saya juga bisa berhenti khawatir tentang grip ban dalam balapan jarak jauh" katanya yang akhirnya ditanya kunci peningkatan pesat Aprilia dalam 2 tahun terakhir mengingat dia adalah "rider senior" aka rider terlama Aprilia saat ini karenadia bergabung sejak team RNF baru brojol, yang saking cekaknya keuangan dia bilang part baru yang dia dapatkan hanya ban. Dia melalui keributan pembubaran RNF lalu menjadi rider kesayangan Justin Marks yang bahkan jumlah balapan ke berapa, ulang tahun ke berapa akan dirayakan langsung oleh owner team itu.
Tetapi kunci utama dia dan team satelit ini berhasil mencetak kemenangan bersama Aprilia adalah Fabiano Sterlacchini. Direktur teknis Aprilia, mantan manager teknis Ducati yang dibuang oleh KTM dengan tuduhan "malas dan homesick" oleh Pit Beirer. Di Aprilia justru Sterlacchini bersinar bersama mesin yang dia bangun, bahkan hingga team satelit pun mampu mengalahkan Ducati, ketika KTM merangkak hanya mengharapkan seorang Pedro Acosta.
"Sejak Fabiano Sterlacchini tiba di Aprilia, situasinya sedikit berbeda. Dia mulai mengerjakan detail-detail kecil, dia mengerjakan masalah-masalah kecil yang saya alami sejak awal ketika saya tiba di Aprilia, untuk menemukan solusinya. Kemudian Bezzecchi melakukan pekerjaan yang hebat musim lalu, dia membuat perubahan kecil lainnya pada motor yang membuatnya semakin mudah dikendalikan. Saya ingat bahwa dua tahun lalu, sangat sulit untuk mengelola keausan ban. Fabiano membuat perbedaan dalam detail-detail kecil ini. Ketika saya frustrasi seperti kemarin, team selalu memberi saya sesuatu untuk mengubah frustrasi itu menjadi energi positif, untuk menjadi lebih cepat. Kemarin, misalnya, saya terus berpikir sampai akhir tentang menggunakan ban medium, jadi saya memulai tanpa keyakinan bahwa saya telah membuat pilihan yang tepat. Mungkin saya frustrasi tentang hal ini di Sprint, dan mungkin itulah mengapa saya jatuh. Hari ini, Davide Brivio selalu memberi tahu saya sesuatu yang memungkinkan saya untuk memanfaatkan kejadian seperti ini untuk memberikan yang terbaik di atas motor" tutupnya yang dengan kemenangannya, seluruh rider Aprilia resmi sudah mencetak kemenangan musim 2026.
Tanda untuk melihat motor terbaik di track...?? Bukan siapa rider yang mendominasi dengan luar biasa tetapi berapa banyak rider yang bisa menang di atasnya. Semakin banyak rider yang bisa menang di atasnya, itu tanda motornya rider friendly dan pabrikan memperlakukan semua ridernya dengan baik. Dna dari bahasanya Raul, Bez yang membuat pengembangan motor Sterlacchini ini berhasil bagi semua orang. Ducati wajib bersyukur pabrikan ini hanya punya 4 rider, jadi kalau ada yang crash masih ada peluang untuk merebut podium seperti kemarin. By the way, impian All Aprilia Top4 Rivola belum terwujud juga yak...??

Raul juga termasuk buangan oleh ktm yg masih aman di motogp sementara yg lainnya pada hengkang bahkan agusto yg cukup muda masih jadi test rider.
BalasHapusDia ini kesayangan Justin Marks memang bahkan sejak Trackhouse berdiri. Gw ingat dia start ke-75 di COTA dibawain kue sama Marks langsung kek lagi ultah.
HapusPenisirin ipikih raul sudah joint the club amerika ?
HapusKayaknya cuma di sirkuit tertentu aja Aprilia bisa menguasai seluruh podium. Biasanya selalu ada pembalap dari ducati yg nyempil diantara podium itu
BalasHapusIya untungnya pembalap Aprilia cuma 4 jadi ada peluang Ducati nyempil klo ada rider Aprilia yang kesulitan. Beda dengan Ducati cup kemarin. Perlu minimal 3 rider kesulitan baru ada Aprilia nyempil. Makanya pengembangan Ducati keliatan banget buruknya mulai tahun laku karena dengan 6 rider di track, Bez bisa nyempil.
Hapus