Kumpulan Gosip Pasca #AragonGP: Dari Yang Ban Tidak Ada Grip Di Mana-Mana, Hingga Yang Grip Malah Makin Bagus Di Akhir Balapan





Soooo dari semua suka-duka #AragonGP, #BanGhoib kembali menjadi sorotan bahkan bagi para Ducati dan Aprilia. Hanya sebagian kecil yang berhasil memperbaiki posisi karena semakin cepat di akhir balapan. Kondisi cuaca panas ditambah track aliran kiri membuat rider harus ektra keras untuk mengimbangi. Si culas Marc Marquez yang belum terkalahkan di Aragon sempat latihan dengan Panigale V2 di track itu sekitar 5 hari sebelum gelaran dimulai, mengetahui dengan jelas di mana dia bisa mengerem lebih lambat di banding rider lain saat balapan ditambah lagi entah bagaimana dia berhasil menhemat ban dengan luar biasa sehingga semakin mendekati akhir balapan dia berhasil mencatatkan waktu lap makin cepat. Diogo Moreira berhasil menjadi Honda terbaik. Enea Bastianini entah karma baik apa lagi-lagi berhasil finish dengan naik 8 posisi disusul Fermin Aldeguer yang berhasil naik 5 posisi. Alex Rina finish dengan naik 6 posisi tetapi lebih karena rider di depannya pada crash dan Zarco bayar hutang DLLP. 

Di sisi lain para rider yang susah payah menghemat ban pada akhirnya harus menyerah di bagian akhir balapan yang lebih beruntung dari para rider yang baru sepertiga balapan sudah kehilangan grip. Yang paling malang adalah para rider yang sejak start tidak memiliki grip sehingga untuk bisa bertahan hingga finish. mereka harus memperlambat motor demi mengurangi resiko crash. Yang lain ya crash aja duluan karena memaksakan diri. Pada akhirnya #BanGhoib dipertanyakan. Tetapi seperti biasa, karena ini ban khusus dengan sisi kiri lebih keras yang mana bahkan carcass pun belum ditentuutakn ketika pengumuman alokasi, siapa yang bisa komplain untuk layak didengarkan...?? Ketika yang biasanya menang memang menang seperti biasa.

Martin mengaku memang g punya grip dan dia mensyukuri posisi finishnya karena memang selalu sulit bagus di Aragon. Bez merasa dia udah maksimal dan melakukan yang terbaik karena mencoba mempertahankan posisi dari Marc dan ujungnya kesedot slipstream justru membuat dia disalip oleh Acosta setelah lepas dari slipstream. Enea mengaku meski naik 8 posisi tetap sulit melakukan seperti yang dilakukan Acosta karena dia beda DNA sama motornya, Acosta malah g menyesal karena setelah KTM bongkar mesin dia bisa memaksimalhakn motor dan menurut dia itulah maksimal motornya jadi meski dia lagi-lagi gagal menang toh dia bersyukur akhirnya motornya g bikin dia kesal lagi. 

Para Honda mensyukuri seluruh ridernya finish poin dengan si rookie jadi Honda terbaik dan Zarco yang tetap finish poin meski bayar utang double long lap penalty. Alex Marquez yang tampail bagus tahun lalu bersama sang kakak justru g bisa ngapa-ngapain karena kehabisan ban. Dia bilang Ducati lain (baca: kakaknya dan Aldeguer) bisa mengehmat ban sementara dia tidak. DiGia mengakui dia justru merasa terpuruk dalam dua seri terakhir justru ketika dia sudah diumumkan bakal hengkang ke KTM. Yamaha di sisi lain harus menyerah dengan apa adanya yang penting finish karena memaksakan diri ya berakhir crah seperti Toprak. Hanya Jack Miller yang tetap bilang memaksimalkan apa yang dia punya meski dia juga bilang grip g terlalu bagu di beberapa area.


Podcast part 1 rencananya recording nanti malam dan besok diedit sama admin akun.





Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar