Puzzled Pecco Bagnaia, Motor Sama Dengan Alex Marquez Tapi Hasil Berbeda: Saya Sudah Melihat Datanya Dan Itu Seperti Motor Yang Berbeda
#IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia seperti harus menyelesaikan puzzle besar yang potongannya g pernah cocok untuk bisa lanjut menyelesaikan gambar yang seharusnya. Motonya dengan Alex Marquez setau dia adalah motor yang sama. Mesin Desmo GP25-1 dengan part aero, sasis dan lainnya sebagian besar adalah dari tahun 2024. Riding style mereka mirip sehingga masalahnya juga mirip tetapi sejak #SpanishGP Alex tampak mulai bisa menyelesaikan masalahnya sedikit demi sedikit. Ketika aada peningkatan, peningkatan itu konsisten. Sedangkan Pecco, satu peningkatan berarti kemunduran di kali berikutnya karena peningkatan itu tidak bekerja seperti sebelumnya. Ini sebenarnya sudah terjadi sejak Motegi tahun lalu. Ketika dia bisa membalikkan keadaaan lalu tiba-tiba semua performa hilang tanpa alasan yang jelas di Mandalika.
"Pagi ini kami berhasil membuat sedikit kemajuan, saya merasa sedikit lebih baik. Dari sesi latihan bebas kedua, saya mampu cukup cepat, meskipun tidak secepat Marc. Saya mampu mempertahankan catatan waktu antara 1 menit 46 detik dan 1 menit 47 detik; itu adalah kecepatan yang membuat saya nyaman, dan saya yakin bisa mempertahankannya di Sprint. Dalam kualifikasi, saya kehilangan beberapa persepuluh detik antara tikungan ketiga dan keempat, tetapi semuanya berjalan dengan baik. Saya tidak merasakan hal yang sama di Sprint dan, sayangnya, saya tertinggal. Sayang sekali karena saya cukup yakin bisa balapan lebih baik, bisa berada di tujuh besar, dan bertarung di grup Aldeguer. Kita perlu memahami apa yang terjadi; mungkin arah yang kita ambil sore ini bukanlah arah yang tepat . Saya tidak bisa mendapatkan traksi, saya kehilangan akselerasi dan bahkan kecepatan tertinggi, dan saya tidak bisa tetap dekat dengan para pembalap di depan saya untuk mencoba menyerang mereka" kata Pecco mengakui kebingungannya.
"Pagi ini kami cukup meningkatkan pengereman dan memasuki tikungan, tetapi saya masih kurang percaya diri dalam membelokkan motor dan grip ban belakang juga kurang. Itulah yang masih kurang, dan ketika suhu naik, saya merasakan masalah ini lebih parah. Itu mungkin menjadi penyebab kesulitan sore ini. Karena alasan inilah, kami akan mencoba untuk melangkah lebih maju lagi besok. Tidak, kami masih tidak mengerti bagaimana Alex Marquez bisa menemukan peningkatan. Bahkan sulit untuk membandingkan datanya karena ada begitu banyak perbedaan, terutama saat Anda menginjak gas. Rasanya seperti melihat dua motor yang berbeda. Saat ini, saya menerima posisi saya dan melakukan apa yang saya bisa. Saya tahu betul bahwa, ketika saya merasa nyaman dengan motor saya, potensi saya adalah untuk menang atau berada di tiga besar. Sekarang, siapa pun yang ada di depan saya, saya berusaha untuk mengalahkannya. Bagaimanapun, hari ini saya melakukan yang terbaik dan lebih penting untuk menyelesaikan balapan daripada terjatuh" tambahnya soal membandingkan data dengan Alex Marquez yang memang selalu bagus di Aragon.
“Kami pasti akan menganalisis data malam ini dan mencoba menemukan solusinya. Besok pagi saya akan mencoba sesuatu, meskipun kondisi lintasan pasti akan lebih baik di sesi pemanasan. Balapan akan sulit, dan memiliki lebih banyak kepercayaan diri pasti akan membantu. Sesi Sprint semakin penting (untukmengerti kondisi ban dan track), begitu pula dengan upaya untuk meningkatkan kecepatan. Saya sedikit kesulitan dengan penggerusan ban di sisi kanan dan tidak memiliki gri di sisi kiri, tetapi saya mencetak waktu terbaik saya di lap terakhir. Saya tidak cepat, tetapi saya terus meningkatkan performa. Tanpa masalah hari ini, saya bisa berada di tujuh besar besok, meskipun itu tidak akan mudah. Lengan saya..?? Hari ini saya minum obat penghilang rasa sakit, tetapi saya masih harus menjalani rehabilitasi" tutupnya yang kemrin sore sempat ketemu Johann Zarco yang datang menemui dia di debrief pers.
Zarco secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Pecco atas sikap humanis dia saat kecelakaan di #CatalanGP. Memang Pecco terlihat langsung mengecek kondisi Zarco ketika crash dia sampai stress sendiri melihat kondisi kaki Zarco dan untuk empati itu Zarco mengucapkan terimakasih. Pecco sempat bertanya kondisi lututnya dan Zarco bilang masih sedikit bengkak, untungnya tidak perlu operasi meski dia harus menunggu satu setengah bulan untuk memastikan hal itu dan memulai proses pemulihan. Ini sebenarnya entah semacam perbandingan ketika di Sachsenring beberapa tahun lalu si culas Marc Marquez menabrak dia yang baru keluat pit. Saking kerasnya ditabrak motor Zarco sampai terbelah dua, boro-boro nanyain Zarco, si culas itu malah lari ke paddock melanjutkan sesi dengan alasansudah ada marshallyang ngurusin Zarco. Dan para jurnalis penyembah Marquez malah sibuk menyalahkan layout Sachsenring daripada mengkritik sikap Marc.

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...