Paruh Musim Kedua 2026 Dimulai: 4 Aprilia Cup VS 6 Sitting Duckati...??




Harus diakui si #JurdunOTWPensi Marc Marquez yang hanya pulang dengan 1 poin menjadi cela terbesar Ducati di paruhkedua musim 2026 yang baru saja dimulai. Harus diakui ditengahdominasi Aprilia hanya dia harapan besar pabrikan Ducati menyelamatkan muka Ducati karena nyaris semua rider pabrikan itu dibuang tahun depan. Ducati sangat berusaha membuktikan bahwa keputusan mereka hanya mempertahankan Marc dan Fermin adalah pilihan tepat. Danuntuk itu, Pecco sudah duluan diberangus. Alex dan DiGia ada diluar jangkauan karena mereka adalah rider satelit tetapi Ducati terutama Davide Tardozzi sangat yakin Marc Marquez mampu menjaga harkat dan martabat mereka sebobrok apa pun masalah motor mereka pasca mengubah pengembangan demi seorang Marc Marquez. Tetapi di Sprint Race #BritishGP kemarin Ducati seolah jadi bahan yang mungkin kasar kalaumaudibilang olok-olokan.

Para Aprilia mendominasi sejak awal bahkan Marco Bez yang sempat keteteran dan belum 100% mampu finish podium dengan penuh emosinal berlinangair mata karena bahunya sakit dan dia memaksa performa mendekati 100%. Kalau Raul Fernandez tidak crash, Marc Marquez finish di luar poin. Itu juga untung-untungan si rookie Moreira g berhasil mengalahkan dia tepat di garis finish karena disalip oleh calon team mate #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta dan #JurdunTakDianggap Joan Mir serta rider VR46 yang selalu dihina dan dicela oleh para #ABR penyembahnya rider cool Morbidelli yang menyalip di lap terakhir ditambah dengan serbuan gagal Moreira membuat para penyembahnya kali ini menyerang Ducati terang-terangan. Tetapi yang menarik adalah apa penyebabnya: #BanGhoib...?

Kalau kalian baca alokasi ban yang gw posting di komunitas YouTube (karena blog masih didelete sama Google), atas masukan dan data tahun lalu Michelin akhirnya menurunkan ban Soft carcass khusus yang lebih keras tahun ini. Hal ini karena cuaca panas dan keausan ban tinggi di Silverstone tahun lalu. Tetapi faktanya nyaris semua Ducati kesulitan dengan ban Soft yang lebih keras ini. Hanya Alex Marquez dan Morbidelli yang membaik di akhir balapan dibanding para Ducati lainnya.Well ngomongin Morbidelli danLecouna, itu murni bukan salah Morbidelli karena dia ada di depan ketika Lecuona crash dan itu artinya dia yang punya line.

So, pada akhirnya kemarin seperti Aprilia Cup melawan sitting Duckati yang g bisa kemana-mana hanya pasrah melawan ban. #JurdunOTWPensi mengaku kecewa karena ban dia sudah aus sejak lap 4 dan yang dia bisa lakukan hanya bertahan dan menurut dia meski di balapan panjang dia memakai ban Medium (yang mana bisa jadi ban jatah) hasilnya g akan banyak berubah dan kemungkinan dia sulit finish di Top10. Gw membacanya sebagai psy war, memaksa Ducati fokus padanya dan membuat Michelin untuk memastikan dia dapat si ori. DiGia sebagai starter Ducati terbaik mengakui dia sadar ban itu akan aus tapi g menyangka seburuk itu. Alex Marquez mengakui keausan ban terjadi lebih dari yang dia perkirakan. #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia...?? Dia mah ya sudah susah ngerem sejak kemarin, alhasil dia bilang g punya apa-apa. Dia sangat lambat baik di track lurus maupun di tikungan, ditambah susah ngerem plus ban memang makin boros kalau ngerem g beres. Kata #JurdunMenclaMenle Snack Taro Quartararo, Aprilia lebih pandai mengelola panas pada ban sehingga suhu ban stabil entah mereka sedang battle atau sendirian. Lalu apakah Ducati memang benar-benar Duckati atau semata karena faktor ban khusus...??

Well, balapan panjang adalah waktunya para #BanGhoib nongol karena itu kompon Medium dengan carcass normal. Mungkin si culas kena undian Soft apes kemarin...?? Pirtinyiinyi, si ori sudah pasti ada di Papa Willow sebagai akamsi, entah itu diambil dari jatah para rookie atau dari jatah undian atau dari jatah si culas. Tapi dengan bersabdanya si culas soal Sprint Race dia, Michelin harus memastikan dia dapan ban terbaik untuk balapan panjang klo g mau dihujat para penyembah Marc Marquez. Klo gitu berarti ori mana yang akan dikasih ke dia...?? Apakah mengganggu jatah lain...?? Atau mengambil ori undian sehingga jatuhnya semua ori dijatah...?? Apakah setelah era Ducati Cup, sekarang kita memasuki era Aprilia Cup...?? Yang untungnya Aprilia hanya 4 motor jadi Ducati masih punya peluang nyempil karena jaman Ducati Cup yang 6-8 motor di track, nyaris g ada peluang pabrikan lain untuk nyempil. Langit itu adil...?? Well Aprilia hanya 4 motor loh, Ducati ada 6 motor yang sitting duck pasrah. Ingat, Ducati sudah turun kelas ke kelas B yang artinya mereka bisa kembali mengembangkan motor mereka kalau mau, mengingat jatah wildcard sudah kembali diizinkan untuk pabrikan kelas B. Jadi mestinya g ada alasan pengembangan mandeg gegara sistem konsesi.






Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar