Duo Aprilia Kebanggaan Papi Peri Rivola: Dari Musuh Buyut Moto3 Jadi Team Mate Terkuat MotoGP Musim Ini (Sejauh Ini)




Pabrikan Aprilia sedang hhure-hure banget... Sudah lama sejak terakhir kali mereka memasangkan duo rider mereka di podium teratas. Ditambah lagi Bez mengambil alih posisi pemimpin klasemen sementara diikuti sang team mate #JurdunMangkage Jorge Martin yang akhirnya setelah dihantam cedera bertubi-tubi tahun lalu, dan dengan nurutnya menahan diri untuk g latihan di atas motor sebelum bahunya sembuh total juga menghindari crash yang tidak perlu, akhirnya bisa bertengger di podium meski sempat tercecer. Duo rider ini adalah musuh buyut di #Moto3 dulu yang hampir adu jotos ala Rossi-Biaggi saking saling anti. Tahun pertama mereka di Aprilia g bisa dibilang bagus dengan Martin harus membayar santan instan yang bisa dibilang lebih banyak dari seharusnya dan motor hasil kembangan Bez terasa kurang pas. Tetapi tahun ini kelebihan santan instan yang dia bayar tahun lalu dibayarkan kembali, Martin kembali ke podium di balapan kedua musim ini, sumringah dengan perbaikan hubungan dengan Bez yang lebih pada mari saling membantu dengan berbagi data dan tips.

Semoga gw salah podium Sprint #BrazilianGP Martin kemarin adalah karena Bez memang melakukan kesalahan dan enggan memaksa memperbaikinya. Dan di balapan panjang Bez memutuskan untuk melakukannya tanpa kesalahan dan toh Martin tetap berhasil bertengger di podium meski harus ribut menghadapi si culas Marc Marquez dan Acosta. Jangan lupa Ai Ogura yang start dan tercecer dari belakang akhirnya berhasil menyalip Desmo GP26 Alex Marquez di beberapa lap terakhir. Dominasi Aprilia mungkin terlalu dini untuk dikatakan karena kata #ABR ini baru 2 race.

"Hari Minggu yang sempurna, tetapi bukan akhir pekan yang sempurna. Namun secara keseluruhan, saya harus mengatakan bahwa saya bahkan lebih bahagia, karena jika saya melihat masalah yang kami hadapi pada hari Jumat dengan Marco dan kemajuan yang kami buat dengan bekerja sama dengan tenang dan metode yang tepat, melihat data Jorge, begitulah seharusnya: Anda tidak boleh panik ketika berada dalam situasi sulit, Anda harus percaya pada pekerjaan yang Anda lakukan terlepas dari posisi start Anda. Sejujurnya, ketika saya melihat track sebelum datang ke sini, saya berpikir, 'Ini adalah track di mana Apriliabisa tampil baik.' Pada Jumat malam, ada sedikit kekecewaan. Setelah menonton balapan hari ini, saya benar. Saya kurang lebih dapat melihat di mana kami dapat tampil baik, tetapi ini baru dua balapan. Kami sudah memulainya dengan baik, tetapi kita lihat saja nanti. Minggu depan, kami akan pergi ke salah satu dari banyak track di seluruh dunia yang merupakan rumah bagi Marc (Marquez). Kami tidak terbiasa memimpin, jadi kita lihat saja nanti. Namun, cara terbaik untuk melakukannya adalah tetap tenang, tetap rendah hati, dan bekerja seperti yang kami tahu" kata Papi Peri Rivola soal performa duo rider kebanggannya.

 “Memiliki empat pembalap cepat dengan empat motor cepat sangat membantu. Itulah mengapa saya bersikeras di masa lalu, ketika saya melihat delapan Ducati dengan pembalap yang kuat. Itu adalah keuntungan, dan sekarang kami memiliki empat pembalap dengan motor yang bagus, kami melihat bahwa kami dapat meningkatkan performa lebih dan lebih lagi di setiap sesi . Bagi saya, ini sangat memuaskan mengingat semua kerja keras yang dilakukan di Noale dan yang dilakukan di sini setiap hari. Jika Anda begadang suatu malam, Anda akan melihat mobil-mobil terparkir dan orang-orang tidur lebih larut daripada yang lain, dan itu membuahkan hasil" katanya yang tidak terkejut dengan performa Martin. Well Aprilia mengontrak Martin sebagai Juara Dunia MotoGP 2024 dengan klausul performa yang bikin pusing tahun lalu. Tahun ini RS-GP menjadi motor dominan di track sehingga performa Martin bukanlah hal mengejutkan kalau Martin naik podium bahkan dalam waktu singkat setelah cedera.

"Saya tidak ingin mengatakan ini mengejutkan, karena dia adalah Juara Dunia dua kali dan pembalap yang secara alami sangat cepat, tetapi ini adalah akhir pekan yang sangat menarik. Dia finish di podium dua kali dengan gaya yang luar biasa, dan jika kami tidak terjatuh di kualifikasi, mungkin kami bisa memulai di depan, dan mungkin Sprint bisa berjalan berbeda. Jorge semakin berkembang. Apa yang dia lakukan di Thailand dan akhir pekan ini sangat mengesankan, dan saya yakin apa yang dia lakukan di balapan berikutnya juga akan sama mengesankannya. Dia sangat cepat, jadi saya tidak terkejut dengan ini. Saya hanya sangat senang bahwa kami percaya apa pun mungkin dan kami berhasil melakukannya" katany yang enggan jumawa karena sekarang Aprilia memimpin klasemen pabrikan bersamaan duo ridernya memimpin klasemen sementara. Singkatnya adalah chasing the Bez, chasing the Aprilia.


"Saya rasa peran kami masih sama: dua akhir pekan balapan tidak mengubah status Aprilia. Mereka (kemenangan) memang mengubah klasemen, tetapi masih ada 40 balapan lagi dan semuanya bisa berubah. Tugas kami adalah tetap fokus setiap hari, dan saya yakin jika kami melakukan itu di akhir musim, Anda bisa datang dan mengatakan bahwa kami memiliki peluang bagus sekarang, dan saya akan mengatakan itu benar. Tapi pertama-tama, saya ingin sampai di sana dulu. Jadi, mari tetap tenang, tetap rendah hati, dan tetap bersikap sederhana. Kami hanya ingin menikmati momen ini: besok kami akan bangun pagi untuk menuju Austin, sepenuhnya fokus pada akhir pekan dan menyadari bahwa kami bukanlah yang terkuat di sana. Kemudian kami akan pergi ke Jerez, di mana semua orang memiliki banyak data, dan setelah dua balapan ini, mungkin kami akan bisa mendapatkan gambaran. Ini masih terlalu dini" katanya yang mengkritik keputusan RD (graham Webber) yang mengubah dan menurunkan jumlah lap dari 31 menjadi 23 lap tepat sebelum Warm Up. Papi Tardozzi bahkan terlihat ngamuk dan semua rider sempat bingung lalu memutuskan tetap pada pilihan ban mereka. Menurut gw cara pengumuman tepat sebelum Warm Up adalah untuk mencegah Marc bikin chaos karena g bisa koordinasi chaos engan team, karena kalau diumumkan jauh sebelum Warm Up ketika sebagian besar kru masih di track maka besar kemungkinan dia akan ganti ban ke pit lane dan start akan chaos lagi. Tetapi pengumuman tepat 2 menit sebelum Warm Up ketika para kru sudah meninggalkan track jelas tidak menyenangkan para manager team.


"Jelas saya tidak senang, karena saya rasa tidak dapat diterima untuk tidak memahami apa yang terjadi ketika Anda akan start. Setelah mencetak dua gol, saya jelas tidak bisa mengeluh, tetapi jika saya melihat dari perspektif lain, kita perlu memahami apakah ada masalah dan bagaimana mengatasi situasi tersebut. Pada akhirnya, kita semua tahu di menit-menit terakhir, kita semua berada di kapal yang sama, dan semuanya berjalan baik bagi kita, tetapi kita perlu memikirkannya dengan cermat. Apakah penundaan singkat (delay untuk ganti ban) akan menjadi solusi yang lebih baik? Saya tidak ingin membicarakannya melalui wartawan, karena saya pikir itu harus dilakukan dalam pertemuan yang sebenarnya" katanya lagi yang tumben g ember bocor sama journo lagi. Papi Peri Gigi suka sebel sama dia karena sering ember bocor topik pertemuam MSMA.



Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...