"Hari ini menandai tiga bulan sejak saya menjalani fusi tulang belakang antara L5 dan S1 serta penggantian cakram antara L4 dan L5. Semuanya dimulai dengan kecelakaan pada tahun 2003, ketika saya jatuh dengan kepala terbentur ke tumpukan jerami. Benturan tersebut menekan tulang belakang saya, dan meskipun saya berhasil mengatasinya sebaik mungkin selama lebih dari 20 tahun, dua tahun terakhir —dan terutama enam bulan terakhir— menjadi tak tertahankan. Sampai pada titik di mana operasi adalah satu-satunya pilihan yang realistis. Proses pemulihan ini memang mengalami pasang surut, tetapi secara keseluruhan, punggung saya tidak pernah terasa lebih baik selama yang saya ingat. Yang paling mengejutkan saya adalah menyadari bahwa, bahkan ketika saya mengira punggung saya 'baik-baik saja', sebenarnya saya masih hidup dengan rasa sakit yang terus-menerus. Baru sekarang saya merasakan bagaimana rasanya benar-benar bebas dari sakit punggung. Saya sangat berterima kasih kepada ahli bedah saya dan seluruh tim medis yang merawat saya selama perjalanan ini. Terima kasih telah mengembalikan kualitas hidup saya" tulisnya.
Well klo dipikir-pikir penyakit mantan rider yang ikonik dengan "ambisimu melebihi bakatmu" ini banyak juga yak. Karir pendek, kena sindrom, ternyata juga punya masalah tulang belakang. Dalam wawancara terbarunya dia ssempat ditanya apakah mau berbagi ilmu degan para rider muda seperti yang dilakukan sesama legenda Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, dia bilang g bakal kasih ilmunya dengan mudah dan murah.Well, sempoa emang g pernah salah itung.

Owalah baru tau mang stoner juga pelit ilmu ke rider lain terus datang ke paddock ducati jumpa pecco buat apaan dah
BalasHapusNah itu....
Hapus