Para Rider Yang Dibungkam Soal #QatarGP: Pertemuan Rahasia Yang Rahasianya Akan Tetap Jadi Rahasia




Jadi gosip berhembus spoi-spoi, untuk pertama kalinya para rider lengkap ngumpul di Phillip Island untuk membahas hal yang biaanya mereka malas bahas bersama: Keselamatan. Tetapi lucunya pertemuan lengkap itu justru bukan diadakan di komisis keselamatan melainkan pertemuan ala kadarnya ketika mereka sedang lowong diluar jadwal yang entah bagaimana tetiba g ada yang sibuk di jam yang sama. Dan yang yang bisa bikin mereka sepakat ngumpul adalah Perang Iran. 

Jadi yang baca postingan kemarin, IRTA aka asosiasi team ssatelit setuju untuk tetap balapan di #QatarGP karena Qatar keukeuh akan menjamin keselamatan semuanya. Juga karena Bin Sulayem, ketua FIA yang adalah akamsi Timur Tengah juga keukeuh akan menggelar F1 seri Qatar dan Abu Dhabi sesuai jadwal. Misilihnyi idilih pabrikan terpecah, pabrikan Jepang yang kaya raya enggan ikut tapi 3 pabrikan Eropa setuju balapan di Qatar. Hal ini karena Qatar sudah menggelontorkan dana besar-besaran untuk mendukung F1 dan MotoGP. Jadi ibarat kata g tau terimakasih mah klo sampe g mau balapan di sana.

Tinggallah para rider yang jadi ujung tombak gladiator. Kemarin di pertemuan rahasia yang secara ajaib dihadiri lengkap, sebagian besar voting sepakat g mau balapan di Qatar. Even si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez yang di atas kertas akan diuntungkan karena Martin melewatkan balapan Qatar tahun lalu gegra crash menyebabkan cedera terparah dalam hidupnya, menolak karena dia merasa hidup cuma sekali dan nyawa hanya ada satu. Jadi keutusan rahasianya adalah para rider menolak balapan di Qatar. 

Rider kriwil Marco Bez mengatakan itu adalah pertemuan yang luar biasa karena g ada yang ribut gontok-gontokan, mungkin karena semua sadar itu menyangkut nyawa. Marc dan  Pecco mengambil cara aman dengan bilang mereka hanya bertemu biasa dan tidak bisa mengonetari hal yang tidak bisa dikomentari sehingga mereka hanya bisa mengatakan kalau pun harus balapan di sana, mereka minta tolong diperhatikan keselamatan semuanya termasuk penonton. Acosta lebih antusias dengan bilang g masalah balapan di sana karena kalau penyelenggara bilang bisa balapan di sana berarti dijamin aman dan selamat.

Alex Marquez bilang mereka g bisa ngomong banyak karena dari hari ke hari kondisi bisa berubah sehingga mana tau pas jelang digelar, keadaan justru membaik. Rider cool Morbidelli dengan sedikit bercanda bilang bahwa hal positif dari perang ini adalah membuat rider lebih bersatu. Pecco sebagai ketua geng yang baru mengatakan asosiasi rider sudah waktunya didirikan, karena itu akan sangat berguna untuk kondisi sepeti ini mengingat rider g bisa ngomong karena terikat kontrak dan sponsor. Tetapi dia menepis ide soal harusrider taau mantan rider yang jadi ketuanya, karena untuk kasus perang Iran, mereka butuh orang yang sangat mengerti soal keselamatan secara umum. Jadi hasil keputusan rahasia itu hanya akan tetap jadi rahasia yang tidakakan diutarakan secara lantang ke publik.


Well, kabar terakhirnya emang g terlalu bagus meski gosip Trump sempat melarang Israel memulai babakbaru perang Iran sekitar minggu lalu. Karena sampai hari ini, seluruh warga Amerika diminta untuk menjauhi fasilitas yang mungkin jadi sasaran serangan dengan Iran sudah meminta senat mereka untuk menyetujui penyelesaian proses pembuatan senjata nuklir yang gosinya sudah 60% pengayaan dan sudah digali kembali stocknya. Di sisi lain Suriah gosipnya juga bersiap nongol di Yemen. Jadi dengan kondisi dua negara bertetangga punya perangnya masing-masing, bujuk-membujuknya emang agak ribet. Mana tau jari kepleset malah senjata nuklir salah jadi ye kan...?? Gw g bisa nyalahin rider sih. Meski beberapa teman gw nyantai aje di Dubai sana ekekekek.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...