Ketika DiGia Buang Bom Soal Penyebab Dia Crash Di Brazil dan COTA: Arah Pengembangan Bergeser Ke Arah Marc Marquez
Selama balapan di duaseri Amrika, DiGia mengalami dua kali crash gede di luar sapu jagad si culas Marc Marquez di Sprint Race #USGP, satu di Brasil dan yang lainnya di Texas. Ternyata dia mengalami retak tulang yang dia abaikan karena retakan minor meski masih agak sakit.
"Kami telah melakukan beberapa test, dan ada retakan kecil, tetapi tidak serius. Ini sebagian besar merupakan konsekuensi dari rasa sakit yang menumpuk. Sejauh ini saya telah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, tetapi saya rasa itu tidak akan diperlukan" katanya cukup yakin libur panjang jeda race sudah memulihkan cederanya sedikit. Ketika ditanya apa penyebab dia crash, dia memberi jawaban cukup mengejutkan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, tampaknya arah pengembangan sedikit bergeser ke arah Marc Marquez, sementara Francesco Bagnaia dan saya sedikit kesulitan untuk menemukan kepercayaan diri, terutama di depan. Berbicara untuk diri saya sendiri, gaya saya berlawanan dengan gaya Marc. Ducati selalu sangat kuat di area pengereman dan saya pikir kami kehilangan sesuatu dengan mengubah orientasi motor. Saya terlibat dalam pengembangan, meskipun saya bergerak berlawanan arah dengan Marc. Para insinyur telah membawa beberapa solusi, tetapi sulit untuk memperkenalkan perubahan besar selama akhir pekan balapan. Test hari Senin (#JerezTest) akan sangat penting bagi semua orang untuk meningkatkan performa" kata Fabio Di Giannantonio.
Well, DiGia menjatuhkan bom yang sangat enggan diakuiu oleh Ducati dan para media penyembah Marc Marquez. Bahwa kesulitan yang terjadi belakangan ini pada para rider motor pabrikan selain Marc Marquez adalah karena Ducati MEMILIH mengembangkan motor untuk Marc Marquez. Meski itu artinya harus "menipu" Pecco Bagnaia tahun lalu dengan mengatakan bahwa itu adalah Desmo GP24 yang di update.

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...