Setiap Generasi Ada Bintangnya, Dan Saat Ini Mereka Lah Yang Mengibarkan Bendera Italia






Marco Bezzecchi, Kimi Antonelli dan Jannik Sinner menjadi nama penghibur kesedihan bagi negara Italia yang kitinyi harus rela gagal lolos ke Piala Dunia. Ketiga orang itu mengibarkan bendera Italia saat ini hampir di minggu yang sama tim nasional sepakbola kebanggan mereka gagal lolos ke Piala Dunia. Ketiga orang itu sama-sama berada di usia awal 20an. Menunjukkan betpa kinyis-kinyisnya mereka dan dua di antaranya adalah sahabat karena Antonelli bisa dibilang sering nongol di Motoranch milik Valentino Rossi, yang adalah idolanya sekaligus guru MarcoBez. Jadilah kedua orang itu hangout kemarin di hari latihan reguler para VR46 Riders Academy. Tentu saja dengan sedikit perayaan karena mereka punya dua pemimpin klasemen balapan paling bergengsi dunia: F1 dan MotoGP. Meski belum pasti apakah mereka akan meraih gelar jurdun tahun ini, mensyukuri setiap momen adalah keharusan tanpa jumawa. 

Karena di ujung sana #KtpS mulai condong ke #JurdunMangkage Jorge Martin. Yang menurut mereka Aprilia harus full support mengingat mereka membayar gaji jurdun 2024 itu jauh lebih tinggi dari Bez. Di sisi lain mulai muncul pertanyaan apakah Liberty Media mulai meninggalkan ikan niu Dorna, si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez...?? RD yang tidak segan memberi penalti, performa yang lebih banyak denial (masih cepat, masih menang spront, padahal statistik klasemen ngomong), juga pendapat dia soal sirkuit Goiania sedikit diabaikan. Pasca wakil ketua geng Aleix Espargaro pensiun, posisi ketua geng dia kembali dominan. Tetapi tahun ini, DPRD Tingkat Pusat justru akan menjalankan saran #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia untuk mewajibkan uji sirkuit untuk semua track baru yang masuk kalender. Agak aneh ketika sebuah media #ABR justru memasang warning "klo ABR jangan baca" karena mengatakan dia merasa paddock MotoGP mulai meninggalkan ikan niu mereka. 

Kaisar Dovi memberi warning bahwa dengan waktu 5 bulan penyembuhan tanpa ada patah tulang, bahu Marc Marquez nampaknya lebih menguatirkan dari yang terlihat saat ini (terlepas fakta dia lebih suka bawa itu bahu crash daripada disembuhin), Di COTA di mana dia adalah "king", dia diperkirakan bisa membuat perbedaan tetapi dia gagal (malah insecure sendiri sampai melakukan kesalahan). Sementara gosip berhembus spoi-spoi Yamaha kasih SP untuk #JurdunMenclaMencle Snack Taro gegara bilang "Yamaha g tau apa-apa untuk menyelesaikan semua masalah dan saya jadi kek burung beo dibikin". Ramon Forcada bahkan menilai ego semua orang di Yamaha (termasuk ridernya) yang membuat proyek V4 g jelas ini bisa menjadi proyek tergagal MotoGP di 2026. Di sisi lain Honda dengan kerendahan hati menerima bahwa mereka salah (terlalu dengerin orang yang bikin pengembangan amburadul), menerima untuk diubah dan diatur menjadi lebih Eropa dan berusaha keras untuk memberi yang terbaik dengan cara masing-masing yang pada akhirnya tahun ini mereka sering terlihat cepat meski yang sering crash juga. 



Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Bukannya yamaha bisa lebih tegas dengan memutuskan kontrak rider mereka di saat musim masih berjalan seperti vinales ?
    Kalo ini sampe terjadi bisa berdampak pada mental SnackTaro untuk tahun depan

    BalasHapus
    Balasan
    1. G bisa karena Vinales itu kasus berat. Ngerusakin motor dengan sengaja meski dia bilang g sengaja. Makanya Snack Taro g mau ngurusin pengembangan lagi. Takut gila keknya.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...