Team Indonesia Niti Racing Menyapu Bersih Kemenangan Di #BaggerWorldCup #ItalianGP Bersama Gutierrez dan Iannone: Mari Mengajak Stoner Agar Rossi Mungkin Ikut Juga
Seri kedua #BaggerWorldCup digelar kemairn di #ItalianGP dan team Indonesia Niti Racing menyapu bersih 2 race dengn kemenangan. Race pertama dimenangkan dengan dramatis oleh Oscar Gutierrez dan race kedua dimenangkan oleh rider oplas yang baru saja bergabung sekaligus rider ketiga di team, akamsi Andrea Iannone. Gw sempat nonton race pertama kirain race kedua bakal hari Minggu lhaaa habis Sprint Race ternyata jadi g sempat nonton. Dengan ini Klasemen sementara dipimpin oleh McDonald dengan Gutierrez berada di posisi 3. Iannone sendiri ada di peringkat 7 hanya dalam 1 seri setelah di race pertama kena penalti karena penyalip saat benrdera kuning berkibar lumayan lama pasca rider Indonesia Dimas Ekky crash. Rider oplas Iannone tampak sangat menyukai motornya. Karena meski bongsor, itu memang motor laki aka g ada elektronik dan aero yang bikin ribet. Plus menang di homerace di depan fans sendiri di seri pertama dia balapan tentu saja spesial. Yang cukup unik adalah dia nantangin maman pensiun mancing Casey Stoner untuk ikut balapan (kan ada team Aussie) karena ini adalah motor yang kriteria Stoner banget.
"Balapan itu sangat ketat karena semua orang melaju sangat cepat, seperti di setiap kategori dan setiap kompetisi. Semua orang ingin menang, dan jika saya ada di sana... Mereka berpikir 'kapan saya akan mendapatkan kesempatan lain?' Di sini saya merasa seperti di rumah sendiri. Saya ingin berterima kasih kepada Harley Davidson atas dukungan mereka, Niti, Fabrizio Cecchini, dan semua orang yang mewujudkan ini, dan saya juga ingin berterima kasih kepada diri saya sendiri karena tidak menyerah dalam perjuangan, karena memiliki keinginan dan semangat untuk balapan" katanya pasca hure-hure menang di Race 2.
"Motor ini indah. Kami tidak memiliki aerodinamika, tidak ada elektronik. Mungkin Casey Stoner akan kembali balapan. Saya akan bertanya padanya: Apakah Anda ingin kembali dan balapan bersama kami? Kami bersenang-senang, saya menunggu Anda! Dengan legenda seperti dia, mungkin Vale juga akan kembali. Saya rasa pembalap lain tidak terlalu tertarik, tetapi saya menyarankan itu. Kami akan melakukan satu balapan (satu seri) di Phillip Island, jadi Casey tidak perlu menempuh jarak yang begitu jauh" kata Ian saking pengen banget nantangin Stoner.
"Saya bahagia, itu luar biasa dan saya sangat bersenang-senang. Melihat betapa banyak orang yang mencintai saya membuat saya lebih bersemangat daripada mengendarai sepeda motor saya. Kami berada di paddock di tempat yang tinggi, kami lebih dekat dengan para penggemar, dan melihat semua orang ini datang khusus untuk saya, untuk memeluk saya, untuk mengatakan kepada saya agar tidak menyerah. Seorang gadis memberi saya mawar buatan tangan dan menuliskan catatan kecil yang menyentuh hati saya; itu luar biasa. Saya senang orang-orang melihat dalam diri saya kemampuan untuk tidak pernah menyerah. Kemampuan untuk bangkit kembali ketika jatuh, selalu tersenyum. Itulah yang dia tulis untuk saya, dan itu benar-benar menyentuh hati saya karena itu adalah kebenaran" tutupnya yang memang bisa dibilang hampir putus asa karena di WSBK dia didepak team lama dia, dia bikin team baru lha pendanaan mandeg, sempat ikut test CIV tapi g jelas, dia bahkan sempat ingin bergabung di team Bagger Italia tetapi ditolak dan team Indonesia, Niti Racing yang mengontraknya mulai seri kedua #ItalianGP Mugello karena seri pertama sudah digelar di COTA #USGP.
Kalau tujuan Harley Davidson adalah memperkenalkan motor laki ke Eropa dan Asia lewat MotoGP, adalah langkah tepat membuat rider seflamboyan Iannone yang selalu punya basis fans (karena dia juga influencer) bergabung dengan team Indonesia (sebijinya team Asia) untuk meraup promosi sebaik mungkin. Kalau Stoner sampai ngewild card juga bareng team Aussie dan gelar di Asia, kekya ini barang bakal populer mungkin menyamai Moto3 atau malah MotoGP.



Tapi ini lebih menuntut fisik
BalasHapusG kok. Klo lu pernah naik Harley itu cenderung ringan cuma klo crash emang jelek karena lebih berat dari MotoGP. MotoGP malah lebih menuntut fisik karena aero dll. Sedangkan Bagger malah enak buat nikung karena g ada aero. Ian aja waktu balapan gantiin DiGia kemarin ngeluh arm pump plus lengan sakit karena aeronya berat banget, sedangkan untuk Bagger dia malah suka karena g bikin fisik capek.
Hapus