Honda Yang Sekarang Jadi Pabrikan Rendah Hati: Mengizinkan Para Rider Team Pabrikan Menguji RC214V Meski Belum Pasti Akan Bersama Mereka (Marini OTW Perpanjangan...?)
Rookie Diogo Moreira, satu-satunya rider yang masih ada kontrak dan tanpa cedera di Honda resmi ditolak oleh petinggi Jepang untuk menguji RC214V 850cc di #BrnoTest nanti. Test yang digelar private tanpa media dan penonton itu justru akan diikuti oleh Honda dengan menurunkan test rider Takaaki Nakagami dan kedua rider team pabrikan #JurdunTakDianggap Joan Mir dan rider pengembang saat ini Luca Marini. Fakta bahwa Mir dipastikan akan hengkang tahun depan dan Luca yang masih belum jelas perpanjangan kontraknya membuat keputusan ini agak unik. Ketika Yamaha bertaruh hanya pada rookie tertua mereka #JurdunWSBK Toprak Razgatlioglu untuk mengikuti test itu, KTM hanya akan menurunkan paratest rider, Aprilia hanya menurunkan Marco Bezzecchi dan Ducati hanya menurunkan #JurunOTWPensi Marc Marquez dan Fermin Aldeguer dikarenakan mereka hanya akan mempercayakan rahasia pabrikan pada rider yang dipastikan tetap bersama mereka, Honda memilih jalan berbeda dengan lebih rendah hati.
Menurut mereka menurunkan Diogo Moreira yang masih rookie untuk menguji pengembangan RC2214V bukanlah keputusan bijaksana karena Moreira masih dalam tahap adaptasi dan belum bisa memberi umpan balik yang jelas dan detail terutama karena ini adalah proyek yang sepenuhnya baru. Johann Zarco mungkin bisa, tapi justru saat ini goip berhembus spoi-spoi ketidakpastian kapan dia kembali ke track justru mengancam kontraknya. Faktanya bahwa lututnya bahkan belum bisa dioperasi karena masih "masak" nenbuat waktu pemulihan pasca operasi sama sekali belum bisa diperkirakan. Inilah yang dikabarkan bisa menjadi seat Luca Marini untuk tukar guling dengan Moreira, menurut skenario para Spanyol dan anti-Rossi.
Tetapi fakta bahwa Moreira masih rookie dan Luca Marini adalah Honda terbaik di klasemen sekaligus rider pengembang, semoga gw salah bahwa petinggi Honda di Jepang ingin keduanya akan tetap berada di seat masing-masing tahun depan dengan seat Zarco bisa diganggu gugat oleh David Alonso yang sebenarnya kurang layak untuk naik ke MotoGP, mungkin lebih layak Gonzalez sebenarnya. Gosip bahwa petinggi Jepang memveto kontrak Alonso yang ditawarkan oleh Papi Peri Puig kitinyi memang benar. Honda dikabarkan bahkan akan bersedia membayar penalti (diancam penalti karena klausul gajinya gede) demi bisa memveto kontrak Alonso ke team pabrikan Honda. Dia mungkin bisa naik ke MotoGP asal di LCR Honda, menemani Moreira yang menurut gw memang benar masih perlu 1 tahun lagi di satelit sebelum tiba-tiba promosi ke team pabrikan. Karena kalau memang Marini diizinkan menguji motor 850cc, maka dia satu-satnya rider yang memegang "pembanding" untuk update motor tahun depan.
Memindahkan Marini ke LCR jelas memutus akses dia ke pengembangan motor karena part baru pasti akan duluan diberikan kepada rider team pabrikan dan mereka (terutama #JurdunMenclaMencle Quartararo) yang akan memutuskan arah pengembangan. Dengan fakta bahwa baik Moreira dan Quartararo sama-sama g ikut #BrnoTest. Rencana petinggi Jepang paling masuk akal adalah memperpanjang kontrak Luca di team pabrikan. Karena kalau dia sampai demosi ke team satelit LCR, dia akan lebih memilih ke Trackhouse karena sama-sama satelit tetapi di sana lebih seperti "rumah" dan Aprilia tahun ini terbukti adalah pabrikan terbaik di track. Kartu AS petinggi Jepang untuk mempertahankan kestabilan pengembangan motornya adalah hanya bisa jika mereka mempertahankan Luca Marini di seat team pabrikan. Toh sejauh ini dia adalah rider Honda terbaik di klasemen, dan fakta bahwa tahun lalu dia juga yang "mengeluarkan" Honda dari zona konsesi. Tapi yaaah tergantung Papi Peri Brivio juga sebagai next manager.
Papi Peri Brivio mengaku g lagi memegang keputusan line up rider Trackhouse tahun depan yang sekarang sepenuhnya ada di sang owner, Justin Marks. Itulah kenapa dia g bisa memastikan Manu Gonzalez akan bergabung dengan tem itu atau tidak karena sekarang itu suka-suka owner. Meski katanya dia diminta oleh Marks untuk membantu mempertimbangkan line-up rider dengan memberi ide pilihan rider, tetapi keputusan ada di tangan Marks. Di sisi lain Moreira diklaim oleh journo Spanyol anti-Rossi lebih layak ada di team pabrikan dibanding Luca Marini "berdasarkan" potensi, karena kalau berdasarkan bukti ya Marini lebih layak. Kitinyi Puig menjanjikan Moreira seat team pabrikan kalau bagus.
Well ngomongin janji ke team pabrikan, #JurdunMangkage Jorge Martin mengatakan dia pernah mendaptakan janji yang sama ketika masih rookie di Pramac, 2 tahun berlalu dan ternyata Ducati mengatakan "lu g bakal ke team pabrikan. Kami g mau lu, kamu mau rider lain" karena faktanya Enea Bastianini dianggap lebih layak. Jadi Ducati menawarkan perpanjangan kontrak di Pramac dengan motor pabrikan (spec A). 2 Tahun berlalu dan dia OTW jurdun, Ducati justru mangkir lagi bahkan ketika sudah ada kesepakatan verbal, dengan membuang dia dan memilih si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez yang berhasil menciptakan kisruh dengan bilang "Pramac bukanlah opsi". Dan wawancara itu ditutup oleh Martin dengan pernyataan "seperti itulah cara pabrikan mengacaukan kontrak. Tidak ada jaminan sama sekali".
Yah dari sitluha kita memuali hitung-hitungan sempoa santan instan start dari nol. Sisa dikunyahin kuaci siapa yang ditagih langsung, siapa yang dianyepin malah jadinya berbunga-bunga. Ekekekekek. Kuaci...???

Apakah puig ingin jadikan alonso kelinci percobaan seperti snack taro waktu masih di moto2 ke Yamaha satelit trus jurdun?
BalasHapusSebenarnya g masalah asalah ke satelit. Klo mau langsung ke team pabrikan ala Alex Marquez yaaaaa, Alex Marquez aja perlu jadi jurdun dan kolusi fam Marquez baru bisa tembus langsung team pabrikan, ya kali ini jadi jurdun aja boro-boro kok langsung ke team pabrikan.
Hapus