Siapa Lebih Layak Dipenalti Di Sprint Race #SpanishGP...?? "Nyolong" Pit Lane Marc Marquez Atau Buang Sampah Alex Marquez...??




Soooo, mari kita bahas balapan Sprint #SpanishGP yang hectic, chaos, dramatis, bikin pusing dan bikin bingung itu. Setelah balapan Sprint Race kemarin hanya rider cool Morbidelli yang dikenai penalti 5 menit untuk FP1 seri berikutnya yang dia jalani (kalau dia ikut #FrenchGP maka dibayar di Le Mans) plus denda 1000 Euro karena terakhir kali dia mendapat penalti sejenis tahun lalu dendanya 500 Euro. Hal ini karena dia dianggap sudah menyadari motornya bermasalah sejak tikungan 9 tetapi alih-alih menepi dia malah masuk ke pit lane dengan motor berasap. Tapi kasus Pecco kemarin lolos penalti...??? Karena Morbidelli terbukti membuat oli motornya tercecer di track dan menyebabkan sesi kualifikasi ditunda untuk pemeriksaan keamanan track.

Si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez yang diributin menang dan hure-hure di balapan Sprint dengan cara culas justru lolos dari penalti. Klo lu tanya ke gw apakah dia memang layak lolos penalti, ya. Meski gw juga mengerti Zarco komplain berat karena dulu dia dilarang restart setelah mendorong motornya sepanjang track untuk masuk ke pit lane HANYA karena melewatkan 5 meter track setelah crash dan sempat masuk ke jalur service. Di sisi lain orang yang menurut gw PANTAS DIPENALTI adalah Alex Marquez.

Mari kita bahas yang terakhir dulu. Ada aturan yang sayangnya tidak tertulis setelah insiden Marc Marquez nyampah tear off di garis start dan dia makan buah karma dia sendiri dengan tergelincir saat start karena teaf off helm yang dia buang ternyata tercecer di bawah motornya sendiri. Karena itu dianggap membahayakan start, dikeluarkan aturan yang sayangnya tidak tertulis bahwa rider dilarang membuang tear off di lintasan lurus sebelum keluar ke track atau start. Dalam kasus Alex Marquez, dia membuang sampah tear off dia ketika keluar dari tikungan terakhir memasuki track lurus. Sampah itu nyangkut di fairing depan rider kriwil MarcoBez yang mana sejak sesi FP2 dia memang tampak ribut dengan Alex. Karena tear off itu tersangkut di depanmotor, jelas Bez tidak melihatnya dan ketikadia bersiap untuk start, tear off itu jatuh di bawah motornyadan itulah yang menyebabkan start dia buruk.

Untungnya g seberbahaya insiden tear off karma Marc Marquez. Tetapi ini bukan soal untung-untungan karena ban tergesek sampah tear off saat start bisa membahayakan kalau rider sulit mengendalikan motor di tengah motor-motor lain yang sedang full power saat start. Menurut gw RD Simon Crafar layak memberikan penalti pada Alex Marquez karena tindakan dia MEMBAHAYAKAN rider lain.  Sayangnya sejauh ini RD Simon Crafar tidak memberi penalti karena memang g ada aturan tertulis yang mana saat insiden tear off Marc Marquez, RD Stewards masih dipegang Freddie Spencer. Jadi gw bisa dibilang KEBERATAN si Alex Marquez lolos penalti.

Sekarang kita bahas hal paling bikin ribut kemarin. Johann Zarco menganggap kemenangan si culas Marc Marquez harus dibatalkan karena dia crash dan sudah melewati jalur masuk pit lane dan seharusnya dianggap tertinggal 1 lap saat finish. Gw rasa wajar dia komplain karena dia pernah crash dan saat motornya sudah memasuki jalur service, Red Flag dikibarkan sehingga dia memutuskan kembali ke track dan mendorong motornya sepanjang track untuk kembali ke pit lane dengan harapan bisa ikut restart. Sayangnya RD menyatakan dia tidak layak restart karena melewatkan HANYA 5 meter panjang track di tikungan ketika kembali ke track dari jalur service pasca crash yang mana tempat dia keluar adalah yang ditunjukkan oleh marshall dan dia menurutinya dan hasilnya dia malah melewatkan 5 meter panjng track dan tidak bisa restart setelah lelah mendorong motor sepanjang track.

Lalu bagaimana kasus Marc Marquez. Dia culas...?? Iya... Seperti biasa hahahahahah. Tapi apakah itu layak penalti sama seperti dia bikin chaos di COTA tahun lalu...?? Sayangnya meski gw g suka si culas ini, menurut gw dia g melanggar aturan kali ini. Mari kita runut. Dia crash di T13, tikungan terakhir yang kalau kalian lihat peta sirkuit, itu sudah melewati jalur masuk pit lane. Tetapi FAKTANYA dia belum melewati penanda lap (lap loop berada di bagian awal track lurus sejajar pintu masuk pit lane) sehingga dia dianggap masih berada di lap yang sama ketika masuk pit lane. 

Curangnya di mana...?? Dia menunggu sampai rider terakhir lap berjalan lewat lalu menyebrang dan memotong jalur masuk pit lane yang seharusnya dia masuk dari jalur pitlane in sebelum tikungan 13. Apakah salah...?? TIDAK. Aturannya adalah, rider boleh ganti motor kalau dia menyelesaikan lap dengan cara normal (tanpa memotong track) dan dia membawa atau mengendarai sendiri motornya memasuki PINTU MASUK pit lane, tidak ada aturan dia harus masuk lewat jalur masuk pit lane yang sudah ada atau boleh memotong. Yang penting dia LEWAT PINTU MASUK PIT LANE dan tidak melanggar track limit.

Apakah dia memotong lap atau track saat masuk ke pit lane...?? TIDAK. Dia crash di tikungan setelah melewati jalur masuk pit lane dan tidak pernah keluar dari track baik ke area service bahkan tidak melewati track limit yang ditandai dengan garis putih di green lane pit entry sebelah kiri dan Long Lap Penalty loop sebelah kanan (ada sensor track limit jadi pasti ketahuan). Dia crash di T13 tepat di jalur Long Lap Penalty. Jadi secara aturan dia sudah menyelesaikan seluruh track sebelum masuk ke jalur pit lane (sudah lewat) dan dia tidak pernah keluar track (kalian bisa liat dia g menyentuh green lane pit entry maupun luar track long lap) dia juga menyebrang ke pit lane setelah semua rider dalam lap itu lewat. Jadi secara aturan dan penanda lap, dia masih berada di lap yang sama dengan semua orang dan itu seperti dia mundur dari posisi 1 ke posisi terakhir di lap yang sama untuk masuk ke pit lane barengan Pecco meski memotong jalur masuk pit lane yang mana tidak ada aturan lu harus saklek masuk pit lane sesuai jalur yang ada selama tidak melanggar green area pit entry. Ini beda dengan jalur keluar pit lane yang wajib kudu harus menuruti jalur keluar untuk mencegah bahaya rider tidak perhatian asal memotong racing line rider lain yang sudah berada di track.

Jadi kesimpulan gw: Kemenangan si culas Marc Marquez itu legal meski culas tetapi sesuai aturan, dia tidak membahayakan siapa pun atau mengacaukan apa pun. Sementara untuk Alex Marquez, menurut gw dia harus dipenalti karena membahayakan rider lain dan nyampah sembarangan sebelum start.













Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Tear off ini sering kali terjadi dulu #SncakTaro sering melakukan ini dan papa pip yg selalu kena dampaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah ada aturan tidak tertulis dilarang nyampah tear off pas mau mulai balapan di grid. Makanya Alex g dipenalti karena dia buangnya bukandi grid. Tapi menurut gw itu tetap harus dipenalti karena terbukti membahayakan rider lain.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...