Ucapan Perpisahan #IkanNiuDiLuarRencana Pecco Bagniaia Kepada Ducati Menandai Berakhirnya Era Papi Ciabatti: Mimpi dan Kenyataan Yang Terindah Yang Pernah Ada
Dengan pengumuman bergabungnya #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta oleh Ducati untuk menjadi team mate si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez mulai tahun depan hingga 2028, #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia resmi terdepak. Kepergia Papi Ciabatti adalah masa di mana dia mulai kesulitan di Ducati. Dengan ini para rider hasil kaderan Ciabatti yang dipungut dari Moto2 dan dibesarkan di Ducati sudah pergi seluruhnya dari pabrikan itu. Pecco menuliskan kata-kata perpisahannya pada Ducati, berpamitan sebelum kemungkinan hari ini dia mengumumkan kontrak dengan Aprilia.
“Kamu adalah mimpi saya dan kamu menjadi kenyataan terindah yang pernah ada. Ketika saya tiba di MotoGP bersama Ducati, saya pikir saya telah mencapai sesuatu yang tak terlukiskan, tetapi kamu membuat saya semakin percaya. 8 tahun, 31 kemenangan, 63 podium, 28 pole position, dua kali runner-up kejuaraan dunia dan dua gelar juara dunia, inilah kisah yang telah kita tulis dan hanya milik kita. Kita tumbuh bersama, kita melewati setiap situasi bersama tanpa pernah menyerah, kita selalu saling mendorong untuk memberikan yang terbaik. Dan kamu, yang merupakan salah satu bagian terbaik dari diri saya, memberi saya momen-momen paling mengasyikkan dalam karier saya, kamu membuat saya menjadi pembalap yang lebih baik, pria yang bahagia, dan betapa menyenangkan waktu yang kita habiskan bersama. Musim lalu sulit untuk akur, kita lebih sering berselisih daripada yang kita inginkan dan sesuatu mulai berubah. Saya merasa perlu untuk memulai lagi dengan tantangan baru, tetapi saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah kita lalui. Kamu adalah bagian dari diri saya, kamu akan selalu menjadi bagian dari diri saya" tulis Pecco yang mengingatkan gw masa di mana Davide Tardozzi menuduh Pecco setengah gila di seri #SanMarinoGP Misano tahun lalu. Itu adalah perlakuan paling buruk team itu ke Pecco menurut gw.
Fans Spanyol dan #ABR anti Rossi boleh merendahkan Pecco tapi ketika itu adalah Tardozzi. It's personal dan wajar Uccio membela Pecco di Mandalika (yang lalu dituduh berbohong oleh Tardozzi). Papi Peri Ciabatti yang dibuang oleh Claudio Domenicali ke MX memberikan ucapan perpisahan kepada rider kesayangan dan kebanggaannya itu. Rider yang membawa kembali gelar jurdun pulang ke Borgo Panigale setelah 13 tahun hilang: "Terima kasih untuk semuanya, Pecco! Dan semoga sukses. Peluk erat".


cara ducati mengumumkan acosta dengan ada kata "game is over" jadi seolah2 disrespectfull banget ke pecco, dan lucunya dari semua petinggi ducati, yg paling pertama mengucapkan salam perpisahan justru ciabatti yg udah gak di motogp lagi, keliatan emang dia yg paling sayang sama pecco daripada 3 petinggi yg di paddock itu
BalasHapusAda banyak keributan sebenarnya tahun lalu. Terutama antara Pecco dan Tardozzi. Dan masalahnya Domenicali terjepit antara kepentingan Audi, keuangan pabrikan dan hubungannya dengan Tardozzi (Martin gagal masuk kemarin juga karena dia bilang langsung ke Domenicali g mau sama Martin). Pecco memang pilihan Ciabatti di era Gigi belum jadi siapa-siapa. Orang yang membuktikan bahwa Gigi seorang jenuis adalah Pecco dan performanya.
HapusWalaupun sudah tahu pisah dengan Ducati tetap rasanya ga percaya, sedih juga, semoga ke depannya Pecco lebih sukses dan jurdun lagi
BalasHapusOrang baik karmanya baik. Keep it in mind. Meski yah ada yang baru dilunasi langit di kehidupan berikutnya (lewat keturunan dll).
HapusBerarti Ducati punya santan instan ke Pecco kah?
BalasHapusAda lah. Terutama Tardozzi. Gw piniirin sempoa dia bijimana model.
HapusIpikih yg menyingkirkan papi peri ciabatti dan pecco adalah orang yg sama ?
BalasHapusIya. Orang yang sama yang menyingkirkan Martin.
Hapus