Jadi setelah rapat alot antar para pemilik team satelit maupu team pabrikan dengan MotoGP Entertainment akhirnya perjanjian concordia ala F1 yang diminta oleh Papi Peri Rivola resmi ditolak. Tetapi dengan kesepakatan baru. Hal ini karena Liberti Media menyatakan komitmennya untuk mengucurkan dana investasi puluhan juta Euro per tahun untuk pengembangan olahragaMotoGP termasuk dengan perombakan struktur manajemen MotoGP baru-baru ini.
Jadi akhirnya disepakati bahwa seluruhteam termasuk team pabrikan akan mendapatkan subsidi 9 juta Euro per tahun untuk dua slot rider di masing-masing team plus fasilitas promosi untuk team dan pabrikan berupa media promosi (dokumenter dll). Tetapi untuk kepemilikan slot atau bahkan jatah kepemilikan saham MotoGP Entertainment sepenuhnya ditolak oleh MotoGP dan Liberty Media. Jadi semua team yang sekarang akan mendapatkan dana besar tidak bisa seenaknya menjual slot seat dan team mereka kepada pihak lain.
Team yang tidak mampu lagi membiayai balapan mereka harus memberikan kembali slot mereka kepada Dorna yang menjadi "induk" sebelum dijual atau dialihkan ke investor/team lain, sementara permintaan kepemilikan saham mentah-mentah ditolak oleh Liberty Media karena menganggap itu membuat pengambilan keputusan menjadi lebih rumit untuk ukuran MotoGP, karena rider masih memiliki hak memberikan pendapat. Selain itu kenaikan subsidi tahunan kepada seluruh team adalah untuk mendorong agar pabrikan memberikan motor yang setara kepada team satelit, sehingga menghilangkan hirarki team pabrikan dan team satelit. Semua ini berlaku mulai tahun depan di era baru 850cc. Jadi mari kita lihat apakah ini bisa membuat MotoGP berkembang lebih baik dan lebih dikenal oleh anak-anak muda di pasar-pasar tertentu yang diincar MotoGP. Kuaci...??

Seperti kasus team rnf dan team tech3 ?
BalasHapus