Setelah superioritas jumawa padahal cuma beruntung gegara Bez crash di #SanMarinoGP sampai repot-repot sebar rekaman ilegal demi membentuk image si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez di Italia (keknya tiap seri Misano media Spanyol cari ribut mulu sama Italia), pada akhirnya Ducati harus kembali ke mode sitting Duckati. Tidak ada podium, Ducati terbaik adalah P5 di Red Bull Ring #AustrianGPdi mana berdasarkan sejarah pabrikan inisering bagus di sana ketika KTM sang tuan rumah biasanya susah payah bersaing.
The Shark #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta akhirnya mencetak kemenangan setelah dia menjadi pemegang rekor rider dengan podium terbanyak tanpa kemenangan sepanjang sejarah MotoGP saking bapuknya tu motor. Tahun ini harus bongkar mesin karena tetiba mogok di Barcelona dan bikin Alex Marquez patah bahu, di Misano lepas segel 500rpm yang ternyata g berguna. Di Red Bull Ring mereka nongol dengan winglet spatbor yang nampaknya terbukti bisa membuat para KTM terutama Acosta mengerem dengan cara yang kata #JurdunMangkage Jorge Martin "kek orang gila" saking pakemnya. Semua orang merasakan kesenangan atas kemenangan Acosta. He deserve it. Bakat adalah ketika lu konsisten mencetak poin terbaik di atas motor yang bertahun-tahun bapuk bahkan awal tahun ini jadi si jago mogok ditambah hinaan dari fans Spanyol sendiri karena Aldeguer mencetak kemenangan duluan padahal karena motornya memang lebih baik. Usaha tidak menghianati hasil, membawa pulang kemenangan untuk pabrikan dan sponsor yang membesarkannya di rumah mereka sendiri: Red Bull Ring, Austria. Kita lihat apakah di #JapaneseGP Motegidia akan nongol dengan rambut orange karena itu janji dia tahun lalu klo menang.
G bisa dipungkiri kemungkinan dia dapat ori. Sudah gw bilang ori dan KW1 akan diundi duluan di antara para rider akamsi termasuk rider di bawah sponsor. Jadi kemungkinan Acosta dipatok ori semua, apakah adil...?? Well si culas sudah menikmati fasilitas itu beberapa kali sejak tahun lalu jadi kalau sekarang Acosta yang dapat, itu adil. Pun para KTM lain menikmati undian KW1dan orinya dengan Binder dan Enea yang perbaiki posisi gila-gilaan, kecuali Pol Espargaro yang membapuk. Konsekueninya si empunya ori harus pakai KW1 tetapi tetap pasrah dengan gempuran para Aprilia yang hanya perlu modal KW2 untuk bisa bersaing. Di Sp;rint Race kemarin Marc tampak jelas g senang dengan duo Aprilia yang sibuk selebrasi, bahkan bercanda dengan saling hina ala teman tongkrongan dan di balapan panjang mereka berdua tetap aja kek teman tongkrongan bercanda g jelas di belakang podium.
Para Ducati (kecuali Fermin keknya) punya masalah yang sama: Pengereman untuk ban khusus Austria yang sebenarnya carcassnya sama persis dengan tahun lalu. Semuanya sepakat rem blong. Si culas #JurdunOTWPensi melebar di T1 karena gagal ngerem dan dia memutuskan untuk g memaksa daripada crash dan mengorbankan poin klasemen. Alex Marquez crash gegara gagal ngerem g ada grip. DiGia mengatakan hal yang sama juga Morbidelli. #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia tentu saja itu adalah masalah klasiknya tetapi yang membuatnya lega adalah sesulit-sulitnya ngerem dan sekurang-kurangnya grip, dia berhasil tetap nempel di belakang Marc dan Fermin. Well mungkin karena mereka "akhirnya" punya masalah dengan rem sama seperti dia. Tetapi dengan kondisi mereka pakai KW1 dan KW2 melawan Aprilia yang juga memakai KW2 menunjukkan level pabrikan itu di sirkuit yang dulunya ramah Ducati: sitting duck di tangan para Aprilia terutama si pac-man Ai Ogura yang sekali comeback langsung pakai mode Pac-Man. Kartu as Aprilia ini adalah kunci pabrikan itu untuk mendominasi klasemen aakhir musim.
Apakah Aprilia perlu team order mulai sekarang setelah Martinberhasil mengungguli Marc di klasemen...?? Well klo pun ada team order maka itu jelas bukan mengutamakan #JurdunMangkage Jorge Martin meski beban jurdun ada di tangannya (sesuai gaji). Siapa pun boleh menang, bahkan pabrikan lain sekali pun boleh menang, tetapi harus ada sebanyak mungkin Aprilia yang finish di depan si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez. Dan di #AustrianGP kemarin adalah team order paling tepat Aprilia. Mau Martin, Bezzecchi, Ogura atau Fernandez yang menang atau bahkan Acosta yang menang yang penting ada sebanyak mungkin Aprilia finish di depan Marc agar Aprilia bisa menguasai klasemen teratas siapa pun yang jurdun di antara para Aprilia itu. Pirtinyiinyi idilih apakah Ducati akan berlakukan team order...?? Dengan kondisi hanya Marc dan Fermin yang stay di Ducati tahun depan mungkin hanya Fermin yang bisa dan untuk itu Ducati harus mengutamakan support mereka. Oke Alex Marquez mungkin bisa dikasih team order tetapi itu oleh sang kakak seperti biasa mode "mustahil untuk menyerang" sebagai alasan. Untuk DiGia dan Pecco, well untuk Pecco itu bisa "diatur" oleh team meski Peccog mau tapi DiGia agak beda cerita. Mungkin bisa karena status dia sekarang di bawah kontrak pabrikan jadi ya mari kita lihat karena DiGia pun mulai ngeluhin motornya agak aneh.
Di sisi lain para Yamaha dan Honda berkutat di liga konsesi. Sekali lagi Honda mengungguli Yamaha telak dengan #PangeranNegaraApi Takaaki Nakagami turun gunung untuk menunjukkan dia tetap adalah pangeran negara api di usia 34 tahun masih tetap bisa finish di depan para Honda lain bahkan lebih bagus dari Toprak yang digadang-gadang berbakat dalam adaptasi ketika di BWM Superbike. Ini menunjukkan peningkatan performa Honda yang memang kembali ke zona konsesi murni karena #JurdunTakDianggap Joan Mir kerjanya crash melulu ketika Zarco absen panjang cedera sehingga praktis hanya Luca Marini yang jadi pencetak poin. Dengan ini ya wajar #JurdunMenclaMencle Quartararo bermimpi menantikan dia mengendarai Honda, karena dia g bisa apa-apa dengan Yamaha M1V4 yang g ada grip di Red Bull Ring. Dia sudah memperkirakannya jadi dia sudah dalam mode "dumb" daripada ribut lagi sama pabrikan gegara salah ngomong ye kan.
Recording Part 1 ntar malam keknya dan itu panjang karena Ducakti masuk part 1 mengingat ini pabrikan paling banyak rider.

Itu aslinya kualitas si culas, masih dpt Kw1 aja cm bisa P5, selama ini dimanja dgn ori trs,,ducati dah kayak kebakaran jenggot ngerubungi anak mas mereka habis race.. selama ini keluhan Pecco ga pernah dianggap
BalasHapusPosisi Aprilia di austria sudah tepat 123 berada depan siculas tinggal gantian siapa yg punya potensi menang semisal siculas maksa masuk maka ogura mungkin yg lawan.
BalasHapus