Dream Come True Magical Mugello Sang Calon Papa #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia Hure-Hure Podium Di Depan Para Fans #ItalianGP: Kehilangan Podium Akan Jadi Bencana Emosional




Mugello adalah rumah Ducati sejak Valentino Rossi pensiun. Tetapi lebih tepatnya adalah rumah bagi fans #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia. Dia 3 kali menang di track itu, tatto track Mugello ada di tubuhnya. Setelah sempat memimpin balapan #ItalianGP, pada akhirnya dia harus menyerah pada par Aprilia pabrikan. Berusaha keras mempertahankan gap dari Ai Ogura yang datang dari barisan belakang seperti Pac-Man, pada akhirnya dia berhasil mempertahankan posisi setelah Ogura memanfaatkan slip streaming sebelum finish.

“Ketika saya memulai lap terakhir hanya dengan keunggulan 1,4 detik atas Ogura, saya berpikir: dia akan menyusul, karena di akhir balapan dia selalu fantastis. Saya mulai mendengar suara motornya di Tikungan 12 (lubayangin stressnya dia hahah) dan saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus mengerem selambat mungkin agar tidak memberinya ruang; jika dia mencoba menyalip saya, dia akan terlalu jauh. Itu sedikit strategi yang berisiko, tetapi berhasil. Kehilangan podium di tikungan terakhir, setelah balapan seperti itu, akan menjadi bencana emosional” kata Pecco yang pada akhirnya g terlalu peduli soal Balapan Sprint yang g jelas itu. Nampaknya dia ketiban ori sebagai rider akamsi. Yang toh ori g ngaruh juga teteup dengan Desmo GP26 melawan KW1 dan KW2 RS-GP26 Aprilia. Tapi setidaknya ori bisa membantunya di track Mugello lebih baik dari tahun lalu yang udah motor bobrok bukan riding style dia, dapat ban apes pulak.

“Hari ini motor saya seperti pesawat ruang angkasa, akan sulit untuk menyalip saya di lintasan lurus. Memang benar saya kurang traksi di tikungan terakhir, saya hanya berharap bisa keluar sebaik mungkin dan menghindari lubang agar motor tidak terangkat roda depannya: itu sudah cukup untuk naik podium. Saya juga harus berterima kasih kepada motor saya (senyum). Hari ini saya memberikan yang terbaik sejak awal, saya berusaha untuk tidak terlalu membebani ban belakang, tetapi mulai pertengahan balapan saya mulai kesulitan. Saya tahu Bezzecchi berada di dekat saya dan akan menyerang, saya harus tenang jika tidak, saya tidak akan memiliki kesempatan untuk naik podium. Saya sudah melakukan yang terbaik" katanya tidak menyangkal bahw Ducati ketinggalan dibanding Aprilia bahkan di rumah sendiri.


“Jelas bahwa kami sedang kesulitan. Saya kekurangan cengkeraman ban belakang bahkan dibandingkan dengan Ducati lainnya, dan kami mencoba untuk mengambil arah yang berbeda. Bagi saya, selama dua musim terakhir motor mulai memiliki keseimbangan yang berbeda, dan kami mencoba untuk mengembalikannya ke posisi yang saya sukai. Hasilnya mulai terlihat, kami berkembang sedikit demi sedikit, dan saya pikir di masa depan saya akan mampu melawan Aprilia, yang saat ini sedikit lebih cepat. Yang kurang adalah grip ban belakang. Sepertinya Aprilia bisa memasuki tikungan lebih cepat karena berbelok lebih baik, tetapi itu adalah konsekuensi dari grip ban belakang (yang bagus). Balapan selanjutnya akan diadakan di Balaton Park, di mana tracknya memiliki grip yang baik, mungkin kita akan memiliki lebih sedikit masalah. Kemudian ada Brno dan Assen, saya pikir kita juga bisa kompetitif di sana" tambahnya yang menikmati hure-hure bersama para fans dia yang membanjiri podium dengan warna merah dan bendera angkanya.

"Sungguh luar biasa betapa mudahnya merasakan semangat para penggemar di sini. Saat mereka berada di podium, saya ingin tetap di sana. Saya juga menyukai bagaimana kami bertepuk tangan untuk Martin; biasanya orang Italia agak keras (anti) terhadap pembalap lain (terutama Spanyol), tetapi hari ini tidak seperti itu. Saya menikmati setiap momen akhir pekan ini, dan melihat lautan orang di bawah podium adalah salah satu perasaan terhebat bagi seorang pembalap. Podium Mugello adalah yang terbaik di dunia. Apakah mimpi buruk sudah berakhir? Saya sangat berharap begitu (sambil menyilangkan jari) Sejak awal musim, kami bekerja dengan mentalitas yang berbeda dan saya memberikan segalanya, di rumah, saat latihan, di sini, untuk kembali ke level yang biasa saya capai. Ducati bekerja berbeda dari sebelumnya dan kami mencoba membuatnya berjalan 100%, kami hampir mencapai level itu. Saya tahu track ini sangat cocok dengan gaya berkendara saya, tetapi saya ingin hasil ini menjadi titik awal. Jika kami terus seperti ini, saya berjanji akan kembali berjuang untuk meraih kemenangan. Hari ini sangat emosional, meskipun saya tidak menang, karena saya merasa kami benar-benar pantas mendapatkan hasil ini. Ini bukan seperti kemenangan, tapi mirip. Ditambah lagi, saya dinobatkan sebagai 'Rider Of The Race'... Setidaknya itu sebuah kemenangan" katanya sambil ngekek. Pada akhirnya dia membahas soal akan menjadi papa. Sebenarnya ini kabar sudah ada sejak dia g muncul pas Paskah di MotoRanch. Ada media yang menulis lalu langsung di take down karena dia mengancam somasi atas privasi.




"Saya hanya akan membicarakan ini sekali saja, karena saya percaya bahwa kehidupan pribadi harus dihormati. Saya marah ketika seseorang menulis artikel tentang hal itu, tetapi saya harus berterima kasih kepada banyak jurnalis di sini yang sudah lama mengetahuinya dan bersikap hormat. Selain itu, saya sangat bahagia; ini adalah salah satu hal terbaik yang pernah terjadi pada saya, bahkan menikahi Domizia pun demikian, dan ini adalah hadiah lainnya. Saya rasa saya tidak akan kehilangan sepeser pun, mungkin saya akan mendapatkan sedikit karena dia akan merecoki saya (ngekek karena harus ngurus anak dan cari duit) . Dia akan menjadi anak dengan banyak paman (para anak akademi), dan jika suatu hari nanti saya sedikit lelah, saya akan mempercayakannya kepada Bez" tutupnya ngakak berat. Well keduanya akan jadi team mate tahun depan (Yamaha udah fix g bisa ditawar soal batal kontrak dengan Martin agar perpanjang di Aprilia), jadi anaknya Pecco sisa dipindah ke paddock sebelah klo bapaknya pusing. Wkwkwkwk. Btw itu klo Pecco pindah ke Aprilia bawa fans dia dari Mugello ke Misano, yang isi Mugello tahun depan siapa...?? Lha Ducati tahun depan isinya Spanyol semua. Kecuali Bulega bawa fans...??


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Tahun lalu party adek-kakak dan tahun ini mereka berdua malah jomplang bgt.

    BalasHapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...