#JurdunOTWPensi Marc Marquez Yang Mendapat Fit To Ride Under Supervision: Dokter Mengatakan Kepada Saya Bahwa Ini Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Saya Kembali Ke Atas Motor (Ada Yang Dengar Podcast #FrenchGP..??)
#JurdunOTWPensi Marc Marquez berada di #ItalianGP Mugello untuk kembali ngetrack akhir pekan ini. Di tengah kontroversi pengamat yang mengatakan dia mengambil resiko terlalu banyak dan terburu-buru, dia mendapat Fit To Ride dari dokter klinik dengan pengawasan selama FP1. Ketika baru tiba dia mengatakan hanya ingin merasakan seperti apa tubuhnya bisa memberi sensasi saat berkendara. Rider Pensiun Artis Jorge Lorenzo justru curiga nominasi A Star Has Fallen itu bermbisi mengejar jurun ke-10 karena reonsesi mengalahkan ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi. Well gw sudah bilang di analisa kemarin, agak aneh dia tetiba pengen nongol tepat setelah Papi Tardozzi bilang Italia sangat terpengaruh dengan efek Valentino Rosi. Di debrief kemarin dia akhirnya bilang dokter dia juga yang menyarankan dia kembali mengendarai motor, yep dengan kondisi belum 100%. Kalian pasti ingat w bahas di podcast #FrenchGP soal malpraktik...?? Semoga gw salah dia justru jadi bahan penelitian dokternya ekekekek. Semoga gw salah loh yak.
“Jika saya di sini, itu karena saya pikir saya mampu menyelesaikan akhir pekan ini. Tentu saja tidak dengan intensitas penuh, saya harus memulai lagi langkah demi langkah. Kaki saya tidak masalah (dia nongol dengan sepatu khusus), hanya beberapa hal kecil, tidak ada yang akan membatasi saya, tetapi bahu kanan saya butuh waktu karena paku itu menyentuh saraf yang menyebabkan otot terputus. Akan butuh waktu, tetapi dokter mengatakan kepada saya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk kembali mengendarai motor, tetapi dengan mentalitas yang tepat. Balapan adalah balapan, Anda bisa jatuh dan ada risikonya, saya akan melihat selama akhir pekan bagaimana saya bisa beradaptasi. Saya ingin mengatakan bahwa saya siap untuk kembali, tetapi saya belum berada di saat yang tepat untuk memikirkannya. Kembalinya saya adalah untuk masa depan saya, untuk kembali merasa baik, untuk merasa bahwa saya dapat mengendarai motor MotoGP di level tertinggi" katanya menjelaskan bahwa tidak ada target untuk titel jurdun tahun ini karena dia sadar di balapan pertama dia kesulitan (dia ribut sama Acosta pulak).
"Di balapan pertama itu tidak mungkin, saya berhasil melakukannya entah bagaimana tetapi saya tidak konsisten. Saya tahu bahwa jika saya dapat membangun kembali tubuh saya, jika lengan kanan ini bekerja kurang lebih dengan baik, kecepatan akan datang. Tetapi saat ini saya hanya berpikir untuk tidak menciptakan situasi di mana saya bisa cedera, meskipun itu selalu bisa terjadi. Saya harus mewaspadai kondisi saya. Saya ragu bagaimana semuanya akan berjalan. Setelah GP Indonesia saya menjalani operasi, sekarang operasi lagi, dan setelah operasi Anda bisa mengalami keterbatasan, suatu kompromi. Namun, saya tetap positif dan saya menghadapinya dengan ambisi dan ketekunan yang sama seperti yang saya miliki selama pemulihan saya. Selama empat tahun terakhir, saya mampu menyesuaikan gaya berkendara saya dengan kondisi tubuh saya. Cara saya berkendara di tahun 2019 dan cara saya berkendara di tahun 2025 benar-benar berbeda. Namun, Anda perlu mencapai level minimum untuk dapat bersaing di MotoGP, dan saya sedang berupaya mencapainya" tutupnya yang somehow setuju dengan #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia yang ngedumel soal Komisi Keselamatan. Dia bilang rider harus bersatu karena restart 44 kali pun tidak akan mengurangi resiko.
Pirtinyiin gw kenapa dia bawa mesti 44 kali. Kenapa bukan 10 atau 40 atau 4...??? Kenapa 44...?? Eniwei itu bukan angka bagus buat beberapa kaum, 4 aja udah g enak bunyinya apalagi 44. Well semoga gw salah karena gw sering salah. Kuaci...?? Eh nastar sekarang mah... Ekekekekek...

Memang dasar pembalap caper
BalasHapusNgomongin soal keselamatan yang lagi rame, tanggapanmu gimana, mbakyu soal snack Taro yang kemarin malah ngomong gini di depan media: "I won't go to the Safety Commission; there's nothing to discuss." Kesannya kok ego dia ini tinggi banget ya
BalasHapusYa hak dia g pergi sih. Banter kurang 1 suara klo voting.
Hapus