#ItalianGP kemarin adalah tempat banyak wish dikabulkan. Magical Mugello, memang memberi keajaiban untuk beberapa rider mewujudkan impiannya. Salah satunya rookie Diogo Moreira. Dia memang lumayan bagus selama akhir pekan dan ceritanya sebelum Sprint Race kemarin dia ngomong sama si culas #JurdunOTWPensi Marc Marquez bahwa dia pengen nyalip Marc di balapan supaya ada photo op aka puya foto bareng pas lagi balapan berdua. Marc menanggapinya dengan tertawa dan bilang silahkan mencoba mumpung dia belum 100%. Pada akhirnya dia berhasil mewujudkannya dengan menyalip Marc di balapan Sprint. Foto berdua di momen ketika dia menyalip Marc langsun di cetak dan dia pamer di Fan Parade hari Minggu pagi. Marc bertanya apakah perlu ditandatangan dan Moreira dengn senang hati menerimanya dan bilang bakal digntung dikamar. Cerita itu diakhiri dengan ciuman ringan dan setelahnya Marc bilang "go to hell" sambil ngakak. Dia finish P10 sebagai Honda terbaik ketika para Yamaha seluruhnya main gaple di belakang di track tercepat di kalender ini terlihat pabrikan mana yang cepat dan mana yang kek siput.
“Apakah saya akan menyebut ini akhir pekan terlengkap saya di kelas utama? Tidak diragukan lagi. Pada akhirnya, saya berhasil masuk Q2; kemarin saya melakukan beberapa lap dekat dengan podium, dan hari ini saya finish di 10 besar, pertama di antara para pembalap Honda. Kemudian, saya juga mendapatkan foto bertanda tangan dan ciuman (dari Marc Marquez, red.)" kata rookie Honda itu sumringah minta ampun.
"Dengan tiga lap tersisa, saya berada di belakang Binder dan Mir, dan di lap terakhir, saya mencoba menyalip mereka, dan berhasil: saya melewati Mir di Tikungan 1 dan Binder di tikungan terakhir (ini keren sebenarnya). Saya finish di depan kelompok yang ada, dan saya sangat senang. Hari ini saya menjalani balapan dengan lebih tenang. Sejujurnya, kemarin saya melihat diri saya di depan dan memutuskan untuk berusaha semaksimal mungkin untuk melihat sejauh mana saya bisa melaju, ” jelasnya" tambahnya yang gw ubeg-ubeg footage tu manuver tikungan terakhir g dapat juga padahal kata yang nonton di sana itu keren banget (mirip Ai ke Pecco).
"Balapan hari ini panjang, jadi saya menjalaninya dengan lebih tenang dan hasilnya lebih baik, karena saya memiliki kecepatan lebih tinggi daripada mereka di tahap akhir, dan itulah mengapa saya mampu menyalip mereka. Saya lebih memperhatikan ban di tahap akhir, dan saya juga merasa sangat baik secara fisik. Saya belajar banyak dengan tetap berada di belakang mereka dan mengikuti mereka yang berada di depan saya. Jika saya terus seperti ini setiap akhir pekan, saya pikir kita akan meningkat " Saya tidak ingin mengambil lebih dari yang mampu saya tangani. Lebih baik melakukan semuanya perlahan, dan itulah yang kami lakukan: kami mengambil langkah kecil ke depan setiap akhir pekan. Kami tahu motor ini belum mampu menang saat ini, tetapi kami selalu berjuang untuk masuk 10 besar. Di satu balapan atau balapan lainnya, kami akan finis di lima besar, dan kemudian akan tiba saatnya kami meraih podium. Tapi saya tidak ingin memikirkan itu. Realitas saat ini adalah kami berjuang untuk masuk sepuluh besar dan kami terus maju setiap akhir pekan" tambahnya yang pada akhirnya ditanya soal masa depannya. Gosip terbaru mengatakan dia yang akan dipromosi oleh petinggi Jepang ke team pabrikan dengan rider #KtpC David Alonso bakal mengambil alih seat dia. Well promosi yang layak untuk aturan rookie karena Johann Zarco masih belum bisa dikorek kontraknya.
“Saya tidak tahu, pada akhirnya bukan saya yang seharusnya Anda tanya. Saya berada di team yang sangat ramah, keluarga dan saya menyukainya di sini. Memang benar bahwa orang selalu memikirkan team pabrikan, tetapi saat ini saya sangat fokus pada diri saya sendiri. Dari pihak saya, kami melakukan hal-hal dengan baik, tetapi saya tidak tahu" tutupnya. Well. Gosip terbaru per hari Sabru sebelum Sprint Race kemarin adalah Bulega sudah tanda tangan kontrak dengan team Ducati VR46 pasca kemenangan terbarunya di Aragon (pasca menang Superpole keknya).
Jadi ceritanya kontrak Bulega sudah ada di atas meja VR46 sejak Barcelona tapi belum ditandatangan sama bebeb Vale dan kemarin pasca Bulega memperpanjang rekor "sang maha kuat", kontrak itu akhirnya disetujui VR46. Pirtinyiinyi idilih, Luca Marini bakal kemana...?? Statusnya Luca Marini adalah rider terbaik Honda di klasemen saat ini. Kemampuannya sebagai rider pengembang dan sangat tenang lebih disukai petinggi Jepang dibanding #JurdunMenclaMencle Snack Taro yang Yamaha aja udah lelah mental menangani amukannya (karena memang dia wajar ngamuk). Jadi ada kemungkinan kontrak Zarco yang sedang dibujuk-bujuk untuk ke Honda WSBK meski di sisi lain Manu Gonzalez kitinyi juga akan ke sana menggantikan Dixon yang g habis-habis cedera (kemarin cedera lagi padahal baru comeback). Artinya dia bakal gantikan Somkiat Chantra...?? Chantra sendiri kitinyi harus bisa memenangkan Suzuka 8 Hours (menggantikan Zarco) klo mau pertahankan seat dia di WSBK, meski Suzuka faktanya adalah kerja team. Tapi toh tahun lalu Zarco bisa menang meski hanya berdua, selain itu Zarco dipandang bisa membantu pengembangan motor WSBK menemani Jonathan Rea mengingat ngembangin motor jalanan g seribet ngembangin motor MotoGP. Tentu gaji tetap akan tinggi karena gaji dia di LCR aja udah 5 jeti Euro dari Castrol kitinyi.



Kalau vr46 yakin bulega mungkin luca marini sudah aman seatnya
BalasHapusMestinya sih gitu. Karena VR46 jelas g diuntungkan apa pun dengan dipaksa ambil Bulega oleh Ducati
Hapus