Pecco Bagnaia Mengakui "Ketegangan Pasca Race" Soal Pernyataannya Juga Menanggapi Permintaan Maaf Ducati Dan Pernyataan Peri Gigi: Ducati Tidak Perlu Meminta Maaf Karena Kami Team.
Setelah si kinyis Pecco Bagnaia mencak-mencak di meeting Senin Ducati karena merasa dibuat seperti test rider dan menuding Peri Gigi bekerja tidak seperti tahun lalu. Tardozzi sempat meminta maaf mengatakan bahwa itu adalah salah Ducati bukan salah Pecco. Di podcast terakhir gw, gw bilang Ducati sama sekali g salah, yang salah justru Pecco. Peri Gigi yang digosipkan tersinggung dengan pernyataan Pecco di media, dua hari lalu justru g minta maaf dan menyatakan adalah wajar bagi rider untuk menguji hal-hal baru karena merkea menggunakan motor yang baru. Nampaknya pernyataan ini cukup telak untuk Pecco.
"Ducati tidak perlu meminta maaf kepada saya, kami adalah team dan kami bekerja sama. Kami berbicara satu sama lain dan sekarang semuanya beres, akhir pekan ini akan lain cerita. Saya sempat bersantai setelah Grand Prix yang sulit, saya berlatih di Mugello dan di Ranch, saya bersama pacar saya, anjing saya, teman-teman saya. Saya bisa merenung. Memang benar bahwa di Qatar saya mengatakan saya melakukan terlalu banyak pengujian, tetapi pesan yang salah terlanjur keluar. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya tidak menyukainya, saya tahu itu tugas ketika Anda berada di team pabrikan. Mungkin setelah balapan saya agak tegang" kata si kinyis mengakui kesalahannya.
"Kami memiliki terlalu sedikit hari test selama pra musim untuk berkonsentrasi pada hal-hal baru. Di Qatar, secara keseluruhan, kami telah menemukan grid yang tepat: Saya start dengan buruk, tetapi kemudian saya berbelok dengan cepat. Sayangnya saya membuat kesalahan yang buruk, karena saya merusak balapan bahkan juga balapan rider lain (Martin). Itu yang paling saya sesali" katanya mengungkap penyesalannya. Di #IndonesianGP #Mandalika, track baru, #BanGhoib khusus, maka perlakuan akan berbeda akan digunakan meski di atas kertas track ini pro-Ducati.
“Saya tidak akan menggunakan setup motor Qatar karena kami telah memecahkan begitu banyak masalah di FP4. Tentu saja, kami masih perlu memahaminya dengan lebih baik sebelum menggunakannya hingga 100%, kami akan melihat bagaimana hasilnya di sini. Saya berharap sensasi yang lebih baik daripada saat test, tapi mungkin hanya pada hari Sabtu kita akan memahami level dengan pasti" kata Pecco soal 'hari yang baru' bersama Ducati. Meskipun dia merasa masih ada "gap" antar neng Desmo GP22 Hybrid dengan para rival.
“Saya tidak akan mengatakan, Yamaha dan Suzuki lebih baik pada sentuhan pertama gas, tetapi tahun lalu kami mampu mengejar (ketertinggalan). Seperti yang saya katakan, kami harus memahami banyak hal dan kami tidak punya cukup waktu. Tetapi sekarang saya tidak mendengar lagi bahwa Ducati adalah motor tercepat, sekarang di track lurus mereka semua melaju seperti kami" katanya tertawa.
Hmmm... Gosip berhembus sepoi-sepoi katanya pagi ini semua udah ngumpul saling bermaaf-maafan, eh salah, maklum sudah dekat Lebaran ekekekek. Semua sudah saling bicara termasuk si kinyis Pecco dengan sang Peri. Gosipnya dia minta maaf secara pribadi dan Gigi mengatakan that's OK. Seperti yang gw bilang OKnya Gigi ini masih belum tentu OK yang sebenarnya. Tapi mudah-mudahan beneran OK lah mereka berdua sekarang.
Jiwa muda ya mbak wkwk
BalasHapusWkwkwkwk 😂
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNgeri2 swdap sama kalo sama gigi
BalasHapus