Track Walk #IndonesianGP Mandalika Hari Ini Dengan Suhu Panas Ekstrim, Para Rider Kuatir Tidak Bisa Balapan



Apakah ada yang sadar cuaca panas hari ini adalah yang benar-benar panas...?? Gw tuh sampe senewen banget sama cuaca yang terik sampe sore. Wkwkwkwk. Ternyata para rider #MotoGP yang hari ini track walk memuji betapa bersihnya track sekarang. Namun mereka juga punya keluhan cuaca panas yang ekstrim. Suhu track 65°C yang lebih panas dari Sepang menjadi kekuatiran tersendiri. Bukan hanya karena mereka bule, tapi karena motor prototipe juga punya batas suhu agar mesin g overheat. Beberapa team bahkan meeting khusus mencoba mensiasati bila saat turun track ternyata suhu aspal masih ekstrim seperti itu.

"Balapan di sini akan menjadi gila untuk banyak hal, tetapi itu sama untuk semua orang dan semua orang harus mengelolanya dengan cara terbaik. Tapi apa yang akan kita temukan dalam balapan ini adalah gila. Maksud saya, ini adalah track baru, suhu yang bahkan tidak dapat Anda bayangkan. Hari ini hampir tidak mungkin untuk dikendarai, terlalu panas, lebih dari di Malaysia" kata #KaisarUndaUnited Dovizioso.

"Pada meeting saya hari ini dengan teknisi, saya mengatakan kami harus mencoba yang terbaik untuk menjaga motor tetap dingin. Kami memiliki prosedur yang berbeda ketika akhir pekan sangat panas dan banyak hal kecil dapat membuat perbedaan. Saya tidak pernah merasakan panas seperti hari ini di Mandalika, ini gila, gila. Kami mendapati aspal mencapai suhu 65 derajat, saya tidak pernah melihat sesuatu seperti itu. Jadi, ini akan menjadi sangat, sangat menuntut untuk motornya, tapi juga untuk semua material dan juga kekuatan fisik para pebalap. Ini suhu batas (untuk mesin), dengan suhu lebih dari 45 derajat itu mulai berbahaya bagi motor tetapi juga rider. Kita tidak bisa melupakan selain dari suhu lingkungan, motornya juga sangat, sangat panas. Kami juga memiliki setelan kulit, jadi jika Anda memasukkan semuanya jadi satu, itu adalah koktail yang enak (rider jadi berkeringat macam koktail maksudnya)" kata sang wakil ketua geng komisi keselamatan, Papa Kembar.

"Ya, panasnya di sini sangat ekstrim. Dan akan menjadi rumit karena berbagai alasan. Hal pertama adalah ban, tidak ada yang tahu kondisi ban (namanya juga #BanGhoib, semua tergantung arisan). Hal kedua adalah resurface di salah satu sektor lintasan. Dan hal lainnya adalah panas. Jadi, ya, kita harus bertahan katakanlah, di GP ini. Kami harus memahami bagaimana menjadi kompetitif dan cepat dan tidak membuat konsumsi besar pada ban dan cepat pada saat yang sama. Ini akan sulit, tantangan yang bagus. Saya suka tantangannya, jadi mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan" kata #JurdunTakDianggap Joan Mir.


Soooo, masalah baru nongol...?? Kondisi track baru akan diuji besok hingga puncaknya saat race apakah mampu bertahan. Gw liat sekilat kondisinya aspal resurface, emang agak beda sih. Sedikit lebih banyak aspal somehow gw merasa agak "kosong" agregatny tapi mungkin memang itu sudah syarat sesuai lab. Semoga aja kuat. Masalah lain adalah cuaca. Klo yang dengan podcast review #MandalikaTest gw udah bilang kenapa kondisi kekuatan aspal track itu sangat dipengaruhi oleh suhu cuaca, suhu mesin, berat motor dan load motor yang melintas dalam satu rentang waktu waktu. Ini mah serba salah. Minta ujan, ntar kotor becek tracknya. Minta panas, klo terlalu panas malah sulit untuk mesin motor bahkan teramcam overheat. Jadi...?? Minta panas 32 derajat aja lah yak. Biar yang nonton juga g angus dan g ada tragedi rider rebus ala racing suit 😂.

#Mbak_Yu #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP Live post blog at mbakyujalah.blogspot.com YouTube Channel at youtube.com/c/mbakyuaja

Komentar