Pedro Acosta Sang #CalonIkanNiuBaru Sadar Hanya Soal Waktu Sebelum Dia "Menyingkirkan" Marc Marquez: Dia Ada Di Fase Akhir Karir Sedang Saya Baru Memulai




Perekrutan #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta bisa dibilang langkah yang sangat didukung oleh khalayak MotoGP karena bahkan dengan motor bapuknya yang tukang mogok itu dia santai aja battle dengan #JurdunOTWPensi Marc Marquez. Tetapi di sisi lain ini ditentang oleh #ABR penyembah Marc Marquez yang merasa seat itu lebih layak untuk Alex Marquez yang adalah kandidat jurdun tahun lalu. Lhaboro-boro kandidat jurdun, lu jurdun aja klo menurut Ducati lu g bawa duit yang dilepeh mah apalagi cuma kandidat jurdun. Ditambah lagi Acosta yang sejak masih unyu dikenal sebagai fans berat musuh buyut "tuhan" mereka, ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi. jadi memang Acota sejauh ini dikenal sebagai "anti dot" Marc Marquez. Mantan rider MotoGP yang sekarang balapan di BMW Superbike bilang sampai sekarang dia g melihat ada lawan tangguh untuk Marc di masa depan kecuali Acosta. 


Logikanya dengan motor sering mogok aja dia bisa ngeribetin Marc Marquez apalagi klo pakai motor yang sama. Pirtinyiinyi idilih: Ducati memilih mengembangkan motor berdaarkan rider yang mana tahun depan...?? Tetapi nampaknya itu bukan hal yang menguatirkan dia. Dia punya excuse untuk gagal di tahun pertama berama Ducati: anak baru. Dia sadark ni adalah dua tahun pertama dia dengan Ducati sedang bagi siculas #JurdunOTWPensi ini kemungkinan adalah dua tahun terakhir dia. Jadi cepat atau lambat, dia sebagai "generasi muda" akanmengambil alih kendali.



“Marc berada di fase akhir kariernya dan saya baru memulai karier saya. Marc mengenal semua orang di pabrikan, sementara saya butuh waktu untuk beradaptasi dengan garasi yang sepenuhnya Italia setelah menghabiskan enam tahun di KTM. Saya menghadapi babak baru sepenuhnya, jadi saya tidak merasa tertekan. Untungnya, saya akan berada di sana setidaknya selama dua tahun. Dengan begitu, saya akan punya waktu untuk beradaptasi di tahun pertama dan melihat apa yang terjadi di tahun kedua. Saya sangat berterima kasih kepada Ducati karena mengizinkan saya menjadi bagian dari proyek mereka, meskipun saya belum pernah memenangkan balapan MotoGP" katanya berterimakasih karena meski dia g pernah menang sedangkan para rider yang dibuang Ducati sudah pernah menang balaapan, dia tetap didapuk untuk menduduki seat team pabrikan.

Well, ya bukan tanpa alasan julukan dia belum berubahdari gw: #CalonIkanNiuBaru. Kenapa dia langsung kehilangan julukan itu ketika bertahun-tahun gagal di KTM sedangkan Martin langsung kehilangan julukan itu...??? Karena Martin langsung dapat motor Ducati yang adalah motor terbaik di track ketika bergabung di MotoGP.

Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Nah kalo martin ngikut pengkaderan ktm entah setelah itu bakal kemana.
    Ohya mbakyu itu rumor rb ke ducati di tahun 2028 bukan 2027 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kontrak ME sama Ducati memang sampai 2027. Tapi sejak Mugello kemarin gosipnya Ducati mau putus kontrak 2027 dan bayar penalti ke ME (ditalangin sebelum RB masuk) makanya ME langsung masuk ke Aprilia dengan Martim lepas RB pasca merusak image RB di Barcelona.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...