Si kinyis Pecco Bagnaia adalah orang paling berjasa pada ayank bebeb Valentino Rossi di hari Sabtu kemarin. Mesti tanpa direncanakan Pecco nampaknya sadar bebeb Vale ada dibelakangnya dan terus melakukan tine attack jadi bebeb Vale bisa ngintil dari belakang. Meskipun beberapa kali di podcast gw bilang, Pecco g pernah keberatan dikintil karena ngintil dia itu susah. Terbukti bebeb Vale keteteran di awal Q2.
“Pecco membantu saya di kualifikasi dan saya sangat senang. Saya tidak bisa mengatakan kami punya rencana. Aku mulai di belakangnya dan dia melihatku. Dia kemudian terus menyerang dan saya berterima kasih padanya karena dia mengizinkan saya untuk meningkatkan waktu putaran saya. Bagi saya sangat penting untuk mencoba menjalani akhir pekan yang baik dan mendapatkan hasil yang baik. Tujuannya adalah untuk mencapai 10 besar bahkan dalam balapan. Saya berharap besok cuacanya bagus seperti hari ini, menurut saya ban medium paling cocok. Mengenai FP1 saya tidak melakukan lap, dalam bahasa sehari-hari dikatakan bahwa Anda harus memiliki nyali. Sangat berbahaya melewati area basah dengan ban kering dan terus terang di usia 40 itu jauh lebih sulit daripada di usia 20" kata bebeb Vale yang mengakui hubungannya yang tak pernah akur dengan Michelin apalagi 2 tahun terakhir hal yang sama yang dikatakan Petrux.
"Saya suka ketika ban belakang memberikan dukungan yang baik, itulah sebabnya saya merasa sangat nyaman dengan Bridgestones. Sebaliknya saya mengalami lebih banyak kesulitan dengan Michelin karena yang terakhir jauh lebih lembut. Dalam dua tahun terakhir MotoGP, pemasok Prancis telah menciptakan kompon baru yang mampu memberikan grip lebih banyak sekaligus lebih empuk. Ini memaksa kami untuk mengubah set-up motor dan gaya berkendara saya. Jujur itu tidak mudah... Jadi saya setuju dengan apa yang dikatakan Danilo” kata bebeb Vale membenarkan pernyataan Petrux soal ban yang g cocok dengan mereka yang berpostur lebih tinggi atau beret badan di atas rata-rata rider umumnya (liat aja tuh Maro keteteran. Sudah motor belum klar adaptasi, ban pulak g pas sama jangkungnya).
Bebeb Vale lalu membahas banyaknya atlet yang pengumuman pensiun setelah dia sendiri pengumuman pensiun pertengahan musim ini. Termasuk Petrux yang tahun depan akan membalap di Dakar untuk KTM yang dianggap lebih pas untuk posturnya.
"Tahun ini banyak atlet penting yang pensiun. Tony (Cairoli), juga Raikonen dan Federica Pellegrini. Mungkin semua orang menunggu saya untuk melakukannya, saya memberi mereka dorongan terakhir (sambil ngekek). Danilo juga merupakan pembalap penting. Saya sangat penasaran untuk melihatnya di Dakar, mereka membutuhkan nyali di sana, ini adalah balapan yang sangat sulit. Tapi Danilo adalah babi hutan dan dia bisa melakukannya" kata bebeb yakin.
Kita liat surprise apa yang dipersiapkan para rider sebagai perpisahan untuk bebeb Vale. Gosip berhembus sepoi-sepoi mereka ngobrol diam-diam di group dimana bebeb Vale g ikut 😅😅. Kita liat ajalah nanti sambil ngunyah kuaci.
Yamaha sama petronas diem" bae dah , nggak ada spesial livery gitu kah?
BalasHapus