Quick Update #MotoGP #SepangTest Day 2: Para Rider Crash Yang Bingung Kenapa Crash, Clash Di Paddock Honda




Hari kedua #SepangTest dipimpin oleh rider cool Morbidelli yang bilang bahwa menumpuknya para kru di paddocknya karena dia juga mengambil alih kru DiGia yang absen (Pirro yang mengisi garasi DiGia bawa team sendiri) membuatnya lebih semangat karena komitmen seluruh team untuk mendukungnya. Dia bilang memanfaatkan semua informasi yang dia terima dari para kru itu mengenai bagaimana menaklukan Desmo GP24 lebih baik.

Di balik itu terdapat kebagongan para rider crash. #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta yang merasa pagi itu aneh banget karena crash di T5 pas ketika dia lagi mode lambat. Bahkan ketika kembali ke paddock, pintunya g bisa dibuka sampai dia bilang ya sudah istirahat aja hanis makan siang baru balik.

Hal yang sama juga dikatakan oleh si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez yang bingung kenapa bisa crash di T2. Yang g bingung (mungkin males pusing) adalah Pecco yang crash di T15 karena dia lebih kesal soal itu crash bikin kerjaan ngadat karena dia harus nunggu motor diperbaiki g bisa pake motor lain larena setup dan testnya beda.

Si culas Marc Marquez kali ini sudah g mau nyombong soal catatan waktu karena dia sudah g bisa show off pakai Desmo GP24.  Dia sibuk ngurus pengembangan yang sedikit mulai terasa membebani karena banyaknya part dan daftar test yang sudah dikerjakan Pecco sejak hari pertama. Dia bilang di Gresini tahun lalu lebih bebas tapi dia senang bisa kembali ngurus pengembangan.

Pecco sendiri bilang dia suka mesin barunya karena itu adalah yang paling halus dari semua Desmo yang pernah dia kendarai. Tetapi misilihnyi idilih motor itu masih kurang unggul dalam hal pengereman dan masuk tikungan dibanding Desmo GP24. Ini adalah faktor penting baginya karena riding style dia sangat kuat di pengereman.

Di sisi lain #JurdunMenclaMencle Snack Taro menjawab kritik Papa Lucas soal beda strategi test. Dia bilang menguji semua part di Sepang karena ingin sudah menentukan part mana yang bekerja mengingat part akan dialihkan ke team Pramac. Selain itu menunda uji part ke test Buriram akan lebih menyulitkan. Hal ini senada dengan Papa Lucas yang ternyata emang g sempat terlalu lama menguji frame baru. Dia masih mau menguji tapi nampaknya part itu akan segera dialihkan ke team Pramac. 

Clash di Yamaha bisa diredam tetapi di Honda nongol clash. Rider sengak Zarco mengkritik banyaknya part yang harus diuji meski itu sudah disaring oleh para test rider. Banyaknya part membuat dia harus mengujinya dengan banyak kombinasi yang saking banyaknya dia sendiri bingung dan dia merasa keja seperti itu g efektif mengingat ada 2 test rider yang harusnya menyaring part lebih dahulu. 

Keluhan ini dibantah oleh Papa Joan yang g bisa turun di shakedown. Dia bilang tugasnya sebagai rider pabrikan adalah menguji semua part yang ada dan kombinasinya dan membuang part yang tidak berfungsi dan tidek diperlukan meski memang bikin bingung karena misilihnyi tetap sama: Chatter bagian belakang apapun part dan kombinasi part dan setupnya. Tapi dia senang karena bisa cepat meski motornya sempat mogok gegara habis bensin.

Papa Angel sendiri malah senang karena dari semua kombinasi itu dia menjadi teryakinkan kombinasi mana yang bekerja lebih baik dengan tiga motor berbeda. Jadi lu bayangin lah pusingnya rider, tiga motor, dengan sasis beda dan aero beda plus setup beda.

Bez sendiri di Aprilia lebih fokus pada adaptasi dengan motor spesifikasi terbaru RS-GP25 sedangkan untuk uji part dikerjakan oleh test rider Savadori. Dia mengakui kuatir dengan absennya #JurdunMangkage Jorge Martin yang menurutnya mengalami crash aneh. Absennya Martin membuat Bez akan menjadi penentu mesin dan part untuk memulai musim ini dan itu yang menjadi kekuatiran karena dia g mau salah pilih yang ujungnya pilihan itu g disukai Martin si rider nomor satu Aprilia jadinya dia disalahkan. Jadi dia akan mendengar masukan dan mempercayai Savadori soal motor dan part mana yang berfungsi dan memilih itu untuk dipakai balapan di awal musim. 


Sooo hari terakhir #SepangTest tujuan para rider adalah fokus untuk memastikan masalah dan part mana yang bekerja dan masalah yang ada diharapkan bisa selesai di #BuriramTest. Akhir hari klo cuaca bagus bakal time attack final. Kita lihat apakah si onoh mau show off pakai Desmo GP24 lagi demi harga diri atau mode gold my beer ala Pecco.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Saya baca di salah satu media ttg clash pabrikan sayap tunggal kata Mir seng dg ekor Honda yg polos tp Luca ga suka krn bagian blkg motor lbh bergetar n kirang grip. Apakah ini yg buat Honda siap 3 motor dg setup n part beda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena itu ekor bikin cepat cuma ya chatter. Honda adalah pabrikan konsedi. Mereka boleh pakain mesin, setup, part beda-beda selama pabrikan mengizinkan.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...