Enea Bastianini Membeberkan Alasan Dia Mengalah Di Sprint Race Sepang: Tidak Penting Bagi Saya Untuk Menyalip Pecco
Di podcast terbaru gw sempat bahas soal betapa patuhnya Enea Bastianini pada team order di Sprint Race #MalaysianGP. Berbeda dengan race Minggu di mana dia bebas dari team order karena sudah ngacir duluan untuk kemenangan, di race Sabtu dia kadung stuck di belakang Pecco. Menyalip Pecco tanpa ngerecokin jelas bukan gaya dia.
“Saya bekerja untuk sebuah team, saya bekerja untuk Ducati. Pada hari Sabtu, tidak penting bagi saya untuk menyalip Pecco. Saya memilih untuk tetap berada di belakangnya, karena dia berjuang untuk Piala Dunia, saya tidak berjuang untuk apa pun. Tapi ketika saya melihat pada hari Minggu bahwa saya cukup kompetitif untuk memenangkan perlombaan, itulah (kemenangan) yang saya pikirkan. Saya di sini untuk menjadi cepat, tapi terkadang juga untuk bekerja bagi team. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi sekarang saya berada di team Ducati Lenovo dan saya juga bekerja untuknya" katanya yang mengatakan kemenangan Sepang mengangkat bebannya yang ada di bawah kritik fans #KtpS yang pengen dia terdepak dari seatnya demi calon ikan niu (yang ngarep batal) gagal Jorge Martin.
“Di Sepang, beban di pundak saya terangkat, sekarang saya merasa lebih bebas. Saya bersenang-senang di atas motor lagi dan hasilnya saya juga cepat. Saya pernah tampil cepat di Qatar pada masa lalu; saya memenangkan balapan MotoGP pertama saya di sini tahun lalu (ketika dia kena undian ori). Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukannya lagi, tapi saya pasti ingin mencobanya" katanya tersenyum.
Dia sekarang lebih rendah hati yak...?? Perlu sebuah SP dan buzzer #KtpS untuk bisa membuat dia berpikir lebih baik untuk masa depannya.

Semoga next race dia posisi 1 lagi hehe
BalasHapusBaguslah doi sudah mendapat hidayah hehe
BalasHapusApakah dia kudu ganti manager mbakyu.?
BalasHapus