“Akhir pekan Mandalika? Itu luar biasa bagi kami, kami melakukan pekerjaan luar biasa untuk meningkatkan balapan demi balapan. Phillip Island adalah sirkuit yang luar biasa dan ekstrem, saya pikir saya akan lebih cepat dari tahun 2022 dan bisa bersaing untuk 10 besar. Perpisahan dengan Gresini? Saya memiliki kelompok orang yang luar biasa di sekitar saya, mari kita berusaha untuk tidak kehilangan fokus. Tidak mudah untuk tetap kompetitif, tapi saya hanya ingin cepat di track. Peluang untuk tahun 2024? Saya pikir saya seorang pembalap MotoGP, saya telah membuktikannya pada diri saya sendiri dan orang lain. Saya merasa cukup cepat untuk bertahan di MotoGP. Ada peluang dan mari kita lihat bagaimana hal-hal akan berkembang. Honda atau Aprilia? Yang jelas saya ingin bertahan, kalau ada tempat di Honda kenapa tidak? Tampaknya ada beberapa kemungkinan, kita lihat saja apa yang terjadi. Moto2 atau Superbike? Bagi saya penting untuk tetap berada di MotoGP, namun jika hal ini tidak terjadi, kami akan mempertimbangkan solusi lain" kata DiGia di konferensi pers #AustralianGP yang nampak lebih tenang sekarang setelah sempat emosional dengan hasil P4 di #IndonesianGP.
Orang baik karmanya baik. Itu aja sih klo gw. Berhembus gosip spoi-spoi bahwa publik dan petinggi di Italia mulai meminta Ducati untuk tidak membagi setup si kinyis #JurdunKonspirasiGagal Pecco Bagnaia kepada siapa pun termasuk pesaing rebutan titelnya, calon ikan niu (batal) gagal Jorge Martin. Permintaan yang ditolak Ducati karena setup bisa dilihat oleh semua rider Ducati adalah kebijakanerrka sejak Pecco bergabung dan mereka mau semua berjalan adil di antara kedua orang ini saat head to head. Jadi yaaah kembali lagi, tergantung santan instan masing-masing.

Terakhir bebeb vale ktpi di honda setelah itu ktp S yg dominan, jika repsol menolak bijimana mbakyu ekekekekek.
BalasHapusYang terakhir KTP I di Repsol itu Dovi
Hapus