Enea Bastianini Yang Akhirnya Bisa Menikmati Ngetrack Lagi: Ini Pertama Kalinya Saya Menikmati Balapan Musim Ini. Team Order? Itu Perkara Nanti
"Hari ini menyenangkan, saya rasa saya melakukan pekerjaan dengan baik pagi ini. Kami meningkat lap demi lap dan untuk kualifikasi saya melakukan sesuatu yang lebih dan kolos ke Q2. Kemudian saat Q2 saya tidak mendapatkan lap yang bagus dan saya hanya start di posisi ke-11. Saya pikir saya menjalani balapan yang bagus, dari sudut pandang fisik. Itu bagus, mungkin sedikit sulit tetapi saya tahu besok akan lebih menuntut lagi. Mari kita lihat apa yang bisa saya lakukan, tapi sementara itu saya ingin menikmati hari ini" kata Enea yang mengakui masih kesakitan.
“Saya merasakan sakit ketika berbelok di beberapa tikungan, tapi tidak semuanya. Saya tidak punya banyak tenaga dan setelah 7 lap saya mulai merasa lelah. Besok ada 27 lap yang harus diselesaikan dan itu bisa jadi masalah, tapi saya akan bersiap untuk melakukan yang terbaik" tambahnya yang mengakui bukan sengaja menahan Pecco di belakangnya.
“Sejujurnya saya tidak melihat Pecco di belakang saya, juga karena saya hanya berpikir untuk menemukan ritme saya dan menikmati balapan. Saya sudah lama meninggalkan track, saya ingin bersenang-senang dan saya tidak punya waktu untuk berpikir tentang semuanya. Saya pikir di Barcelona saya telah menemukan basis yang baik. Saya tidak mengubah apa pun, saya hanya mencoba melakukan beberapa lap di track dan sedikit demi sedikit catatan waktu yang bagus berhasil dan kemudian lolos Q2. Hari ini saya bisa tidur dengan lebih tenang, saya harus mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam tahun ini saya bersenang-senang" kata Enea tersenyum senang. Tentu saja dia g kekurangan 'ambisi' untuk mengalahkan Pecco.
“Saya akan lebih senang jika bisa mendahului Pecco, tapi paling depan (maksudnya menang sambil ngekek)..! Saya rasa Pecco sedikit kesulitan di track ini, setidaknya sampai saat ini. Dalam balapan dia menemukan ritme yang bagus, Saya pikir bahwa saya, dia dan Fabio Di Giannantonio memiliki kecepatan untuk menyelesaikan balapan lebih baik. Tapi posisi start sejauh ini (start dari belakang) tidaklah mudah. Saya senang dengan balapan saya, itu saja" tambahnya yang belum memikirkan peluang diberi team order dari Papi Tardozzi untuk membantu Pecco sebagai team mate.
"Saya tidak tahu. Saya yakin jika mereka bersaing untuk gelar Juara Dunia hingga akhir, wajar jika ada yang meminta sesuatu kepada saya dari team, menurut saya itu sangat normal. Tapi itu bukan sesuatu yang ingin saya pikirkan saat ini. Saya hanya ingin mencoba melakukan yang terbaik dan kembali menjadi diri saya sendiri" tutupnya.
Well di atas kertas karena ini adalah pada-pada Ducati maka wajar ini jadi persaingan antar team. Papi Tardozzi jelas ingin gelar bertahan di teamnya maka akan ada kemungkinan Enea diminta g usah ngerecokin Pecco klo g bisa ngebantu. Yaaaa itu juga menyangkut perkara seat dia yang diincar calon ikan niu (batal) gagal ye kan...?? Tapi yah you know lah Enea, keknya teteup jadiin Pecco target. Karena dia bilang g tau Pecco di belakang, wong jelas-jelas pit board dia menulis gap Pecco 0,1 detik doang kok. Biarlah santan instan masing-masing yang bicara. Yang penting utang santan instan Pecco ke Enea lunas. Pecco sudah bilang, dia g mau menyalip orang lain dengan egois, karena salah salip di Mandalika akan bikin rider lain crash dan dia g mau melakukan itu ke Enea karena dia bukan rider seperti itu.

Keren banget didikannya vr46 academy, klo nyalip itu harus clean. Ga kek yg onoh tuh, grasak grusuk, gpp klo nyenggol orang lain ampe jatoh, selama doi bisa nyalip
BalasHapusEnea ini ktpi tapi sifatnya mirip ktp S ekekekekek
BalasHapus