Ketika para saingannya ngegeber motor di sesi latihan hari pertama, Pecco lebih memilih ngider nyari setup yang tepat dengan memakai setup berbeda-beda. Hal yang menurut gw sekarang jadi bagian dari strateginya menyembunyikan kartu mengingat setup di Ducati adalah open source. Tapi dia sendiri mengakui belum dapat setup yang tepat dari sekian yang dia uji.
"Ini jelas bukan awal musim yang saya harapkan. Perasaan saya dengan motornya sama seperti saat test, tapi ada hal lain yang tidak berhasil. Itu terjadi dan sudah terjadi selama ini, tapi besok semuanya akan teratasi. Solusi itu seharusnya dilakukan sore ini, jika hujan tidak turun di gurun pasir. Itu bukan masalah besar, karena kami tinggal mencari tahu (setup) motor mana yang paling saya sukai karena ada sedikit modifikasi. Kami berhasil melakukannya jadi saya cukup nyaman, tapi kami kehilangan waktu. Kami masih berhasil bertahan di sepuluh besar meskipun ada perasaan yang belum tepat, tapi saya berharap FP2 berjalan normal untuk kembali ke kecepatan tertentu. Sejujurnya saya tidak menyangka akan turun hujan. Saya lebih suka sesi normal, mengingat pagi ini bukanlah situasi terbaik, tapi ini juga terjadi" kata Pecco yang nampaknya tetap tenang meski tampak kesulitan di catatan waktu.
"Setidaknya kami berhasil berkendara di tengah hujan dan melihat apa yang terjadi, situasinya seperti itu dan itu tidak buruk. Lampunya agak mengganggu, tapi bukan masalah besar dan cengkeram gripnya tidak buruk. Yang menjadi pertimbangan penting adalah Anda tidak mengerti berapa banyak air yang ada di track dan track sudah terlanjur kotor. Jika Anda berada di belakang seseorang, setelah tiga tikungan Anda tidak dapat melihat lagi. Kami harus membicarakannya di Komisi Keselamatan karena, jika kami tidak memasang pelindung lumpur seperti di motorcross, itu bisa menjadi masalah ketika kami di track" tambahnya.
"Tidak ada rasa kuatir, tapi yang pasti saya tidak senang karena saya bertujuan untuk selalu berada di depan. Di FP2 saya merasa kurang nyaman, karena ini pertama kali saya berkendara di kondisi basah dengan motor ini dan perasaan saya kurang baik, terutama saat pengereman. Kami masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dan menurut saya kami mengambil arah yang tidak terlalu tepat" tambahnya mengakui dia g nyaman dengan kondisi basah. Tetapi dia salut pada seorang #CalonIkanNiuBaru Pedro Acosta. Meski dia tau Pedro bakal cepat tapi dia tetap kahum pada cara save naluriah Pedro d FP1. Dia meminta media jangan terlalu memberi tekanan dam ekspektasi terlalu tinggi karena menurutnya itu kurang baik untuk tekanan mental seorang rookie.
"Kami sudah memperkirakannya karena dia sangat cepat di segala situasi, dari Moto3 hingga Moto2, hingga saat ini. Kita lihat saja besok dan balapan di hari Minggu. Tapi di sini Martin naik podium sebagai rookie, jadi ada beberapa rookie yang membuat perbedaan. Ada yang membutuhkan lebih banyak waktu dan ada yang membutuhkan lebih sedikit. Tapi seperti yang sudah saya katakan di test, lebih baik biarkan dia sendiri (jangan ganggu dan terlalu banyak disoroti) daripada mulai mengatakan bahwa dia menakutkan, karena menurut saya dia jadi mendapat banyak tekanan. Penyelamatannya dari crash di FP1? Secara pribadi, itu adalah hal lain yang membuat saya terkesan padanya, karena itu lebih naluriah"

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...