Sumringah #JurdunMalinKundang Marc Marquez Yang Tidak Menyesali Jadi Malin Kundang Meninggalkan Honda Setelah Merasakan Bersaing Lagi Di Balapan: Itu Keputusan Tepat




Si cemen #JurdunMalinKundang Marc Marquez  memasuki paddock dengan senyum lebar pasca finish kelima di Sprint Race #QatarGP. Berhasil bersaing untuk posisi podium dengan para rider top tanpa susah payah di track jelas adalah impiannya setelah 4 tahun membapuk di Honda. Di sisi lain dia juga mulai ngerti kelemahan Desmo GP23 ketika balapan pendek.


"Saya bisa bilang saya senang karena saya finish di depan dengan pembalap tercepat, tapi kami harus realistis karena hari ini ada empat pembalap di track yang lebih kompetitif dari saya. Sayangnya saat balapan saya memakai ban terlalu banyak dan saya kesulitan di akhir, finish di posisi kelima. Di babak kualifikasi, di sektor terakhir, saya menggunakan naluri, melebar dan kehilangan sepersepuluh detik yang berharga. Namun dalam balapan, saya mengendalikan diri, saya melakukan beberapa kesalahan, seperti pada lap pertama, karena saya masih kurang percaya diri dan tidak menyerang sesuai keinginan. Namun, ketika saya melewati Di Giannantonio saya berhasil menjaga kecepatan saya meskipun battle itu membuat kami kehilangan sepersepuluh detik" katanya tersenyum puas.


"Saya menikmatinya, karena balapan terasa lebih mudah dan saya juga berhasil menyalip di lintasan lurus, hal yang sudah lama tidak terjadi. Dengan motor ini Anda melakukan pengereman sangat terlambat dan kemudian berhasil menyalip dengan mudah. Kami juga mencetak rekor lap dalam balapan meski ban menjadi aus di akhir balapan karena suhu yang sangat tinggi" tambahnya yang fix tidak menyesali keputusannya jadi Malin Kundang meninggalkan Honda.


"Saya pikir saya membuat keputusan yang tepat dan akan seperti ini sampai akhir. Seperti yang saya katakan pada hari Kamis, tujuan saya adalah memperebutkan posisi enam besar, karena itu berarti kuat dan kompetitif. Di MotoGP ini kesenjangannya sangat kecil dan hari ini kami punya buktinya. Karena itu, saya senang, karena saya bersenang-senang dengan motornya, dan di kualifikasi saya tidak perlu mengikuti siapa pun untuk mengatur waktu, saya masuk di Q2 dengan berkendara sendirian" nampaknya dia malu sudah curi kintil selama ini.


"Saat ini saya masih belum memiliki kepercayaan diri penuh terhadap motor dan belum lancar, namun saat Anda bertarung untuk posisi teratas, itu menyenangkan. Saya tahu lap pertama akan menjadi masalah, nyatanya saya melakukan kesalahan dan kehilangan banyak waktu. Setelah itu saya harus memberikan banyak tekanan pada ban untuk memperpendek jarak dengan grup di depan saya dan suhu meningkat drastis sehingga membuat ban menjadi aus. Namun, kami realistis dan menyadarinya" tambahnya yang lalu memuji Papa Kembar yang justru bagus dengan ban aus.


"Aleix mengatur ban dengan baik hari ini dan yang pasti dia menjadi favorit untuk besok. Jelas tidak akan mudah baginya di track lurus melawan Ducati, tapi di tikungan Aprilia-nya sangat kuat. Kita lihat saja apa yang harus dilakukan pada hari Minggu, karena 22 lap dan manajemen ban yang penting menanti kami. Saat ini situasinya jelas: di depan saya ada dua Ducati, satu KTM dan Aprilia" tutupnya.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Mbakyu kira2 ducati bisa gaji si cemen sama seperti paduka ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. meskipun bisa ducati tidak akan mau, dari pada buang2 anggaran mending dialihkan buat pengembangan, lagian ducati sudah tidak tertarik sama si cemen meskipun penyandang title terbanyak yg masih aktif dimotobiji, resiko brand image tercoreng lagi kalo sicemen kenapa2, public ktp s pasti bakal menyalahkan ducati,,cmiw

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...