Rider Cool Morbidelli Yang Baru Punya Pengalaman 20 Lap Di Atas Desmo GP24 Justru Bisa Menyalip Luca Marini Di Sprint Race: Saya Masih Mengikis Karat Saya, Belum Waktunya Mempush
Rider Cool Morbidelli nyemplung ke Sprint Race #QatarGP dengan modal hanya 20 lap adaptasi di akhir pekan bersama Desmo GP24 tanpa test musim dingin bahkan latihan naik motor di sirkuit atau di ranch sama sekali selama lebih dari sebulan. Dia jadi sumber kritik #ABR yang masih sakit hati si cemen g dipungut sama Pramac yang bilang Morbi mestinya disingkirkan. Tapi alih-alih meminta dia langsung cepat, dokter meminta dia mengutamakan sensasi kepalanya ketika di atas motor sambil mempelajari cara berkendara di aras Desmo karena dia memang pindah dari mesin inline Yamaha tanpa mempush untuk mencari sensasi dasarnya.
"Bagaimana rasanya kembali ke balapan? Saya harus mengatakan itu adalah pengalaman balapan pertama dengan setelah hanya melakukan 20 lap dan menghabiskan satu bulan untuk pemulihan bahkan tanpa latihan. Tapi itu adalah pengalaman yang bagus, saya bersenang-senang. Saya pikir saya akan melakukan balapan solo (tertinggal jauh di belakang) namun saya malah merasa cukup percaya diri untuk tetap bersama Luca Marini terlebih dahulu dan kemudian menyalipnya. Kemudian saya mencoba untuk mempush sedikit lagi untuk mencoba memahami paketnya lebih dalam dan besok kami akan mencoba membuat beberapa perubahan kecil pada setup untuk mencoba menyesuaikan motor dengan gaya saya" kata si rider cool dengan senyum cool. Puas karena dengan tanpa ngepush dan pengalaman jumlah lap yang sangat minim dia toh bisa nyalip rider lain di Sprint Race. Yang secara g langsung menunjukkan betapa lelet Luca Marini.
"Semuanya berjalan baik, tidak ada masalah. Saya berkembang pesat hari demi hari dan sesi demi sesi, dan saya juga senang dengan apa yang saya lakukan hari ini. Saya kira saya akan merasa lebih lelah, namun saya merasa biasa saja sekarang. Saya pikir saya akan berjuang lebih sulit dan dari sudut pandang ini, itu positit. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya dalam balapan panjang, yang pastinya akan sulit" tambahnya yang mengkonfirmasi bahwa dia cukup bugar untuk balapan pendek. Pirtinyiinnyi apakah dia bisa sama bugar di balapan panjang yang menuntut fisik dan strategi lebih. Ujungnya dia ditanya soal perbandingan dengan Yamaha M1.
"Jika kita melihat catatan waktu, saya sudah melaju lebih cepat, namun semua orang lebih cepat tahun ini. Sejujurnya, saya tidak memberikan banyak tekanan pada motor dan ban saat balapan karena karat saya (saking sebulan g pernah sentuh motor bahkan g pernah latihan sama sekali dia bilang sampe berasa karatan wkwkwkwk) masih harus dihilangkan, mengingat saya tidak mengendarai MotoGP selama empat bulan dan saya menghabiskan satu bulan tanpa mengendarai apa pun. Saya merasa nyaman dalam balapan dan merasa memiliki margin yang besar dan banyak potensi. Paket Ducati tentu saja merupakan paket yang luar biasa dan saya belajar setiap kali saya berada di track" tambahnya yang angkat jempol pada sang team mate yang memenangkan Sprint Race #QatarGP
"Dia sangat cepat dan mampu melakukannya hal-hal luar biasa di atas sepeda motor. Pembalap top Ducati benar-benar selaras dengan paket tersebut dan berhasil melakukan hal-hal hebat dengan motornya karena itulah yang dapat Anda lakukan di atas Ducati" tutupnya memuji Martin dan para rider motor pabrikan Ducati yang adalah para seniornya sekarang (klo dari segi panjang karir dia justru lebih senior ekekekek).
Sekarang Morbidelli sudah mendapatkan sensasi pertamanya dalam balapan, menurut Anda kapan dia bisa mulai berusaha dengan serius?
“ Prosesnya bertahap . Saya tidak berencana mengatakan kapan waktunya tiba untuk melakukan sesuatu karena saya tidak punya rencana apa pun: Saya bergerak maju selangkah demi selangkah dan langkah selanjutnya adalah meningkatkan set-up motor, terus belajar. gaya Ducati dan usahakan semakin cepat setiap kali saya berada di lintasan” jawab yang bersangkutan, yang tidak ingin terburu-buru. “ Ini bukan waktunya untuk melakukan sesuatu yang berisiko , tetapi untuk memperhatikan apa yang saya lakukan, mencoba bekerja dengan baik dengan tim - dia menegaskan kembali - Yang penting dalam dua atau tiga balapan pertama ini adalah memperoleh pengalaman yang tepat dan melakukan langkah-langkah yang tepat bersama tim untuk bekerja paling baik ketika pertunjukan tiba . Akan tiba waktunya untuk melakukan sesuatu yang gila, tapi bukan ini saatnya."

Sempat liat salah satu kru yamaha cengar cengir saat morbi jalan lewat paddock pada sesi foto
BalasHapus