Cecchinello Buka Wacana Honda Kembali Ke Jaman Purba Konsesi: Kami Perlu Itu Bila Ingin Pulih Lebih Cepat

 


Masih ingat ketika tahun lalu rider sadar diri Pol Espargro buang wacana agar Honda kembali ke jaman purba konsesi...?? Waktu itu gw bilang dijamin dia g bakal diperpanjang pasca ngomong bahwa Honda perlu menelan harga diri untuk meminta kembali fasilitas konsesi agar bisa punya lebih banyak peluang untuk mengembangkan motor yang benar.Waktu itu papi peri Puig dan #JurdunDrakor Marc Marquez terlalu optimis bahwa RC213V masih bisa dibenerin kembali ke jalur yang benar. Sayangnya setelah bongkar pasang petinggi, "memaksa" sang ketua geng untuk kembali ke track, setelah seluruh tiga test pra musim #ValenciaTest, #SepangTest dan #PortimaoTest selesai, toh mereka masih jauh dari memuaskan kalau memang bahasa "g kemana-mana" terlalu jahat untuk diucapkan. Pada akhirnya kata-kata Pol Espargaro didengungkan kembali oleh manager LCR Honda, Lucio Cecchinello.

 

"Jika kita lihat, berapa tahun yang dibutuhkan Ducati untuk sampai ke level ini?  Atau Aprilia, butuh berapa tahun?  Honda memiliki struktur dan sejarah yang memungkinkannya memperpendek jarak dengan para pesaingnya. Apa yang juga mempengaruhi Honda adalah aturan, yang memang sudah ada (untuk pabrikan non konsesi), membatasi jumlah test untuk pabrikan dan test rider...  Semua aturan ini bagi pabrikan (non konsesi) ini wajib diterapkan, seperti membatasi jumlah ban (tahun ini). Semua ini semakin memperumit kehidupan (Honda).  Aturan menyatakan bahwa jika Anda memiliki poin konsesi, Anda dapat melakukan lebih banyak hal. Saya tidak mengatakan aturan itu salah karena menurut saya itu benar karena kita juga harus memikirkan biayanya, tidak semua pabrikan memiliki ketersediaan finansial untuk menguji di kapan saja di mana saja.  Tetapi kami terpengaruh oleh ini karena kami harus pulih" kata Cecchinello.

Memang pabrikan non konsesi sangat dibatasi ruang geraknya atas nama penghematan biaya. Konsesi hanya diberikan kepada pabrikan yang butuh waktu untuk pengembangan agar bisa "setara" dengan para pesaingnya. Poin konsesi akan habis bila pabrikan tersebut berhasil meraih performa yang kompetitif di podium dan menang. Dengan kondisi Honda yang krisis podium dan kemenangan, ya wajar mereka merasa konsesi perlu. Tapi apa g malu sama KTM...?? Kalau mau dibilang paceklik, KTM lebih paceklik dibanding Honda tapi g pernah sedikit pun mereka berani menyinggung konsesi baik kru, petinggi dan ridernya, malah jor-joran dengan proyek pengembangan mereka. Yaaah meskipun sejauh ini belum ada hasil yang memuaskan juga sih, tapi toh mereka g pernah menyinggung konsesi sama sekali. Kuaci kan...???

 

Follow Twitter #Mbak_Yu @mbakyuaja YouTube Channel at youtube.com/c/mbakyuaja Support at paypal.me/mbakyu #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar