Setelah Alex Marquez Terang-Terangan Mengkritik Cara Kerja Diskriminatif Honda, Giliran Pol Espargaro Buka Suara: Ketika Marc Cedera, Para Insinyur Terlalu Santai
Keputusan Meninggalkan Honda setelah bergabung dengan optimisme tinggi rupanya bukan tanpa alasan kuat. Setelah adik #JurdunDrakor Alex Marquez terus-terang soal buruknya kondisi kerja di Honda yang menurut gw diskriminatif karena hanya mengurus, mendengarkan dan mempedulikan Marc Marquez dan membuat rider lain merasa terabaikan bahkan ketika di kang drama harus absen dari track karena cedera.
Nyatanya memang kondisi itu bikin Honda cenderung "santai" karena satu-satunya rider yang mereka pedulikan tidak ada di paddock sehingga secara otomatis mereka tidak melakukan apa pun yang dibutuhkan oleh para rider Honda tersisa. Rider sadar diri Pol Espargaro mengenang kembali masa pahitnya di Honda yang ketika dia bergabung, punya harapan besar untuk menang dan jurdun, berakhir dengan perasaan g berguna.
“Dengan cederanya Marc Marquez, mereka memutuskan untuk menghentikan evolusi motor… Semuanya bermuara pada kurangnya keinginan dan kerja dari para insinyur, yang seharusnya menyelesaikan situasi pada waktu itu. Saya merasa terbelenggu. Saya melihat banyak ketenangan dan santai di situasi krisis dan situasi di luar kendali, dan ini sangat mengganggu saya. Saya akhirnya belajar untuk memahami siapa yang dapat Anda percayai dan siapa yang tidak” kata Pol Espargaro.
Klo kemarin papi peri Puig diam ketika Alex Marquez ngomongin aib Honda, kemungkinan karena dia menghormati sang kakak #JurdunDrakor Marc Marquez, gw pinisirin kekira apa tanggapannya dengan pendapat Pol Espargaro ini. Keknya enak dikunyahin kuaci nih...
Follow Twitter #Mbak_Yu @mbakyuaja YouTube Channel at youtube.com/c/mbakyuaja Support at paypal.me/mbakyu #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar
Posting Komentar
Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...