Dovizioso Komplain Dengan Yamaha Yang Mulai Pakai Hirarki Honda: Motor Ini Harus Dikendarai Dengan Cara Quartararo




#KaisarUndaUnited Dovizioso pada dasarnya direkrut Yamaha lebih untuk menciptakan M1 yang ke Desmo-desmoan. Itulah alasan kenapa dia mendapat jatah motor pabrikan di tahun pertamanya bergabung kembali ke pabrikan garputala itu. Tapi test resmi pertamanya dengan M1 pabrikan ternyata g semulus itu. Dia mengakui ada hirarki Yamaha yang mulai mirip Honda: Motor hanya bisa bekerja bila dikendarai ala rider utama. Pun demikian masih ada cacat M1 yang dia dapati.

“Saya tidak bisa senang dengan kecepatan dan catatan waktunya. Saya merasa saat ini Yamaha hanya bisa dikendarai dengan gaya Fabio. Dia membuktikannya tahun lalu, tetapi juga dalam dua hari pengujian ini. Jika Anda tidak menggunakan motor seperti yang dia lakukan, sangat sulit untuk menjadi cepat. Motornya tidak begitu bagus di tikungan, jadi Anda tidak bisa mengandalkan exit cornering untuk menjadi cepat. Ini membuatnya sulit untuk menjadi secepat Fabio.

“Anda dapat meningkatkan catatan waktu, Anda dapat menganalisis dan memahami.  Tapi ini masalah pemahaman, menyalin data tidak akan berhasil. Anda hanya dapat meningkatkan sedikit di area di mana pengemudi lain lebih baik.  Tapi secara keseluruhan Anda harus berusaha menemukan cara Anda sendiri. Saya berharap untuk lebih jauh dalam proses beradaptasi dengan motor. Motor ini luar biasa untuk dikendarai, mengerem, dan menikung. Tetapi ada aspek lain di mana kami memiliki kesulitan besar. Jadi jika Anda tidak mengemudi seperti Fabio, semuanya menjadi sedikit lebih rumit" kata sang Kaisar menekankan.

Hmmm... Agak beda pendapat sama Morbi sih... Si cool sih g komplain apa pun soal motor. Yang dia komplain cuma lututnya masih g enak. 🙄


#Mbak_Yu #AndreaDovizioso #MotoGP Live post blog at mbakyujalah.blogspot.com YouTube Channel at youtube com/c/mbakyuaja

Komentar