Marc Marquez Dua Kali Crash Di Hari Pertama Sepang Test: Motor Baru Sangat Berbeda, Saya Tidak Tau Kenapa Saya Jatuh Di Sore Hari dan Kenapa Saraf Mata Jadi Kelemahan Saya



2 bulan absen bawa motor gegara diplopia justru g mengendorkan semangat #PabrikanDrakor untuk menjadikan #JurdunDrakor mereka bagai romusha. Baru hari pertama #SepangTest dia sudah dijejali dengan 3 motor untuk diuji. Masih pagi udah makan batu, lalu sore hari juga makan batu. Beban besar yang lahir jadi wawancara panjang berisi uneg-uneg yang saking panjangnya gw jadi malas ngetik jadi kita rangkum aja.

1. 3 motor di paddocknya adalah 1 motor lama dan 2 motor baru.

2. Motor baru terasa jauh berbeda dengan motor lama.

3. Crash pertama adalah kesalahan dia, tetapi crash kedua dia bahkan g ngerti kenapa bisa crash.

4. Motor baru bikin dia kehilangan feel ban depan sehingga harus mengorbankan titik kekuatan dia: corner entry. Karena dia masih g tau gimana ngerem yang tepat.

5. Saat dia sempat perbaiki posisi, dia tau motornya cepat. Tapi dia g tau kenapa dia bisa cepat aka dia g tau sudah ngelakuin apa sampe bisa cetak waktu bagus saking dia g ada feel sama motornya.

6. Terlalu dini untuk menuding perubahan radikal RC213V 2022 yang lebih fokus pada ban belakang sebagai penyebab dia kehilangan feel karena menurut dia balance depan belakang sekarang hanya soal setup (karena bokong motor baru sudah lebih bahenol dengan adanya lunchbox ala Ducati).

7. Sekian lama absen bawa motor prototipe, dia akui lengannya masih g terlalu kuat karena latihan di gym ternyata g bisa mengantikan latihan kekuatan lengan saat membawa motor prototipe.

8. Goal dia saat ini bukan masalah diplopia yang g bisa dia prediksi tetapi lebih kepada gimana caranya lengannya g terlalu terbeban saat mengendarai motor karena sekali lengannya diserang kram, akan sulit bawa motor karena lengannya lemas.

9. Lengannya adalah alasan kenapa dia g melakukan long run hari ini. Itu pun lengannya sudah lemas. Dia bilang klo besok dia rasa bisa ya dia akan coba long run tapi dia minta pada team untuk g memaksa.

10. Masalah diplopia adalah masalah yang di luar kuasanya. Dia bertanya pada dokternya sebelum ke Sepang, kalau dia jatuh di Sepang apakah diplopianya akan kembali. Dokter menjawab, tidak ada yang tau. Diplopia itu bisa saja kembali kapan pun. Entah di Sepang atau 2 tahun lagi, kemungkinan itu akan tetap ada. Dan sekali lagi ditekankan bahwa itu saraf sudah RUSAK jadi g ada jaminan diplopia g akan kembali.

11. Dia bilang bahwa badannya sangat tangguh. Sejauh ini dia cuma matahin humerus dia. Tapi saraf mata adalah kelemahan dia yang menurut dokter akan selalu ada dan dokter juga g punya penjelasan kenapa bisa ada.


Panjang kan...?? Itu aja gw udah rangkum, lu bayangin panjangnya wawancara aslinya. Ekekekek. Karena gw udah rangkum, kesimpulannya kalian aja yang bikin. Gw dah mo tidur. Ekekekek. Nite nite eperibadeh.


#Mbak_Yu #MarcMarquez #MotoGP Live post blog at mbakyujalah.blogspot.com YouTube Channel at youtube com/c/mbakyuaja

Komentar