Clash In The House...?? Raja Ducati Pecco Bagnaia Tidak Sependapat Dengan Argumen Tak Cocok Dengan Kenyataan Papi Peri Gigi Soal Hanya 3 Desmo Pabrikan Tahun Depan: Justru Dengan 4 Motor Pabrikan Anda Mendapat Informasi Dan Data Lebih Banyak






Seperti kalian tau pasca dikritik oleh legenda #MotoGP dan salah satu ikon olahraga paling dikenal di Italia, ayank bebeb Valentino Rossi soal stretegi pengkaderan yang dilanggar sendir oleh Ducati ketika memutuskan memungut rider baru dan tua untuk jadi adipati Ducati tahun depan. Papi Peri Gigi justru menyeret perkara pengkaderan dengan bilang bahwa rider rookie dan rider baru niubi) harusnya pakai motor bekas. Tapi itu argumen g cocok karena Alex Marquez udah mulai bangkotan di Ducati sama sekali bukan niubi atau rookie. Papi Peri Gigi juga bilang baha data pengembangan bisa diambil dari motor bekas untuk mengembangkan motor tahun berikutnya.

Ini yang gw agak ragukan. Karena 4 rider berbeda riding style dengan 4 motor pabrikan akan memberi 4 data berbeda dengan data yang diambil dari motor bekas yang sudah lengkap pengembangannya, kecuali itu adalah data untuk pngembangan musim berjalan. Memang untuk motor tahun depan, ini g akan berpengaruh karena saat ini mereka punya 4 motor pabrikan. Tetapi untuk data tahun 2026 Ducati hanya bsa mengambil data dari 3 motor pabrikan dan itu artinya penyediaan data pengembangan motor tahun berikutnya g akan sebanyak data moor pabrikan tahun sebelumnya. Raja Ducati #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia punya pendapat sama dengan gw dan meski g terang-terangan menentang argumen g masuk akal Papi Peri Gigi (yang makin rajin bikin argumen g masuk akal tahun ini) tetapi seperti biasa dia punya argumen selalu lebih masuk akal.



"Empat motor (pabrikan) memberi Anda lebih banyak informasi, Anda memahami lebih banyak hal. Lebih baik dengan empat motor, karena dalam pengujian Anda bisa memberikan empat pembalap sesuatu untuk dilakukan. Meski memang bukan perbedaan besar dan bukan kerugian besar jika hanya memiliki tiga motor (pabrikan), tapi memiliki empat motor (pabrikan) lebih baik daripada tiga" kata si kinyis Raja Ducati yang nampaknya tau Ducati keukeuh g mau kasih Morbi motor pabrikan meski status VR46 sekarang adalah team satelit resmi Ducati. 



Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Apa mungkin 1 motor pabrikan ini jika dikasih bakal ke gresini buat alex yg bikin papi gigi g mau kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya klo perkara niubi atau g jadi alasan, jelas Alex keseret. Mestinya pakai argumen bahwa VR46 adalah team satelit resmi. Privilege team satelit resmi adalah 2 motor pabrikan. Itu tradisi sudah ada sejak jaman Pramac. Cukup kembali ke tradisi itu aja. Kan itu argumen Uccio: perlakuan sama dengan Pramac. Jadi argumen Papi Peri Gigi ini sama sekali g menjawab kenapa VR46 g diperlakuka seperti Pramac, ujungnya malah pake argumentasi pengkaderan yang denan mudah dibantah karena Alex udah nyaris bangkotan di Ducati meski hanya pay rider.

      Hapus
  2. Kayak melangkah mundur nih Ducati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejak memutuskan si Permen gabung awal musim emang keliatan mundurnya.

      Hapus
  3. mulai terlena gak sih dukati, tp memang ada masa nya sih, yamaha jg gitu, percaya diri berlebih keras kepala, tutup kuping dari masukan riders, blunder trus nyungsep begitu jg honda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yep.. .Segala sesuatu ada masanya... Sisa siapa yag masanya lebih awet aja... Ekekekekek...

      Hapus
  4. Udah bosen juga nonton MotoGP semejak Vale pensiun. Mau nonton Rosi bukan nonton MotoGP. Wkwkwwk. Serius deh setiap nonton TV bosen banyakan turing. Overtake kalo ada cuma dikit, membosankan. Udah kayak nonton balap mobil, bosan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gw sih suka sama drama si culas.Tiap ak8pekan balapan ada aja sabda dia yang bikin bego fans dia. 🤣

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...