Lelucan Ala CEO Ducati Claudio Domenicali Yang Menyalahkan "Tahun Depan Tidak Akan Bersama Pramac Lagi" Jorge Martin Sehingga Mendepaknya Tetapi Tidak Masalah Dengan "Pramac Bukanlah Opsi" Si Culas Marc Marquez...??
Ducati tampaknya terus-menerus mencoba mencari pembenaran atas keputusannya memungut si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez pasca semakin dikritik karena Enea Bastianini sang adipati yang tersingkir justru mencetak double win di #BrtisGP Sachsenring dan merebut posisi 3 klasemen dari si culas Marc Marquez. Ketika media pemuja Marc Marquez sibuk membela si culas itu karena ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi dinilai benar mengenai keputusanpengkaderan Ducati yang membuat para rider terbaiknya merasa dihianati. Itu media bilang kritik bebeb Vale jutr menambah kekuatan bagi si culas karena bebeb Vale terlihat takut. Lhaaa,, membela para rider muda dan mengatakan yang memang adalah isi hati para rider yang terhianati dibilang tajus sama si culas..>?? Lha bebeb Vale lho lagi enak-enaknya pensiun ngapain harus takut sama si culas..>? Wkwkwkkwk.. Semoga si crash perusahaannya g crash. Ekekekekek.
Sooo bilas Papi Peri Gigi mengatakan ikhlas dikritik soal keputusan adipati Dcatitahun depan, CEO Ducati Domenicali yang biasanya sepertirekaman rusak menyuarakan pembenaran (karena keliatan makin salah jadinya), justru kali ini menyalahkan perkataan #CalonIkanNiuResmiGagal Jorge Martin bahwa dia g mau bersama Pramac lagi musim depan karena dia harus ke team pabrikan. Klo bukan team pabrikan Ducati ya ke team pabrikan lain. Papi Domenicali seolah mengatakan bahwa perkataan Martin itu membuat Ducati merasa diancam tanpa pilihan.
"Jorge seharusnya tidak mengatakan bahwa dia tidak akan bertahan di Pramac... Ketika Anda mengatakan serangkaian kata tidak, maka siapa pun yang harus memutuskan memiliki kartu lebih sedikit" kata CEO Ducati itu menuding bahwa pernyataan Martin yang bahkan sudah dilontarkan sejak awal musim itu sebagai penyebab Domenicali sakit hati dan enggan memilih Martin. Pernyataan yang menurut gw g sepenuhnya bisa disalahkan karena tahun lalu dia runner up jurdun dan tahun india memimpin klasemen ketika penilaian Ducati sedang dilakukan. Apalagi ini adalah pernyataan pilih kasih karena di saat yang sama si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez bahkan di depan media mengatakan tidak akan bergabung ke Pramac.
"Kenyataannya. Semua orang telah membuat hal ini sangat sulit bagi kami, dan bagi saya pribadi bahkan menyakitkan... Dia lebih suka mengganti pabrikan, tapi mungkin dalam setahun dia akan berubah pikiran dan kami akan bertemu lagi. Tahun depan Marc pasti akan melakukan segalanya untuk memenangkan Kejuaraan Dunia dan kami memilihnya untuk itu. Dia akan bermain melawan semua orang" kata Claudio Domenicali seolah-oleh sakit hatinya pada Jorge Martin dilampiaskan dengan memilih si culas Marc Marquez untuk jadi adipati Ducati tahun depan.
Gw makin baca kok ya ini pernyataan makin bikin ngekek. Bisa-bisanya menyalahkan orang lain atas kesalahan diri sendiri. Jadi ingat podcast gw yang bilang alasan-alasan pembenaran Ducati justru kek dengar anak kecl yang sudah salah tapi masih ngeles cari alasan g jelas, yang kali inimalah nyalahin temannya yang sudah bantu dia. Wkwkwkwkwk. Ngingetin gw sama mantan teman kerja dan mantan bos gw. Ikikikik...
Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja
#MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

pengaderan ducati g seperti pabrik japan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusEntah kebanggaan mereka atas penciptaan jurdun dari kader sendiri yang dibangga-banggakan itu udah hilang atau memang ada kuaci cawe2.
HapusHaduh" Ducati uda mendingan diem ajalah, ga takut sama santan instan koar" apa?
BalasHapusKadang gw berharap semoga setiap orangnya mereka aka para petinggi yang udah kek rekaman rusak itu yang menanggung santan instan itu. Kasian klo fans dan rider Ducati lain kena imbasnya. Semoga gw salah bahwa mungkin 2 tahunn lagi kita tau siapa biang kerok dari keputusan ini selain karena manuver si culas.
Hapuskarena cawe2 udah semakin menjadi, kontrak hanyalah sebuah kertas tanpa arti
BalasHapus