Pasca Dikritik Rossi Soal Perubahan Filosofi Pengkaderan, Papi Peri Gigi Justru Menyeret Kembali Filosofi Lama Pengkaderan Ketika Memutuskan Hanya 3 Desmo Pabrkan Tahun Depan: Empat Motor Pabrikan Tidak Berpengaruh Pada Performa Para Pembalap Pabrikan
Ketika perubahan filosofi pengkaderan yang tiba-tiba berubah gegara rider tua si culas #MalinKundangPerebutHakOrang Marc Marquez ditunjuk jadi adipati Ducati tahun depan mendapat pertanyaan dari ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino rossi, justru Papi Pri Gigi menggunakan alasan "pengkaderan" untuk mengurangi jumlah Desmo pabrikan di track tahun depan. Dia mengatakan cukup rider pabrikan senior yang mendapat motor pabrikan dan para satelit termasuk rookie memang sebaiknya hanya dapat motor bekas.
"Dengan mengurangi jumlah tersebut, kami memperoleh kompromi terbaik untuk pabrikan kami . Dengan cara ini kami dapat mengandalkan tiga motor pabrikan dan jumlah yang sama dari musim sebelumnya. Aspek penting lainnya dari memiliki team satelit adalah kami akan dapat mengembangkan para ridernya. Rider rookie tidak memerlukan sepeda motor pabrikan, karena itu berarti lebih banyak tekanan. Terkadang lebih baik memulai dengan motor yang lama" kata Papi Peri Gigi yang justru menyeret pengkaderan sebagai alasan hanya ada 3 Desmo pabrikan tahun depan dan itu artinya Morbi bakal dapat motor bekas meski VR46 beruusaha keras minta motor pabrikan meski di tengah musim baru dikasih tapi Ducati teteup g mau. Uccio bahkan membandingkan pengurangan ini dengan penambahan motor pabrikan di pabrikan lain yang seluruh team satelitnya mendapat mtotor pabrikan.
"Sejauh yang kami kuatirkan adalah kami tidak boleh santai, karena kami ingin menang (gelar) lagi dan untuk itu kami harus memberikan yang terbaik untuk mempertahankan potensi yang ada. Meski begitu, saya rasa tidak adanya mereka (tambahan motor pabrkan di luar rider pabrikan) tidak berpengaruh pada performa para pembalap pabrikan. Bahkan dengan motor dari kejuaraan sebelumnya, akan memungkinkan untuk melanjutkan pengembangan dan memahami arah yang harus diambil untuk meningkatkan Desmosedici kami" tuup Papi Peri Gigi keukeuh banget.
Bt, ini yang jadi judul awal podcast colongan untuk member premium tadi siang yang entah gimana malah gw lupa bahas. Wkwkwkwkwkwk.... Tapi kan ada info lain yang dibahas. Ekekekekek

Padahal adiknya siculas tahun depan udah masuk senior di ducati dan yg junior itu morbi dgn fermen. Apakah ducati hanya ingin team pabrik yg bersaing untuk kejuaraan ?
BalasHapusG laaah. Si DiGia kan team satelit. Mungkin maunya hanya rider senior di bawah kontrak pabrikan yang bersaing gelar, itu baru masuk akal.
Hapus